UNIGOUNIGO

Gorontalo Development ReviewGorontalo Development Review

Abstrak. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Apung Cirata merupakan salah satu PLTS Apung terbesar di Asia Tenggara, pembangunan infrastruktur ini bertujuan menyediakan pasokan listrik yang bertempat di waduk Cirata Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini mengidentifikasi dampak pembangunan PLTS Apung Cirata tahun 2023 pada kondisi perekonomian di provinsi Jawa Barat. Penggunaan Analisis ini dapat mengidentifikasi mengenai dampak perekonomian dari keterkaitan antar sektor‑sektor di Provinsi Jawa Barat. Data utama yang digunakan dalam penelitian yaitu menggunakan Tabel Input-Output (IO) Provinsi Jawa Barat Transaksi Domestik Atas Dasar Harga Produsen (52 Industri), 2016. Penggunaan metode analisis pada penelitian ini adalah keseimbangan umum. Hasil analisis menjelaskan bahwa terdapat dampak investasi pembangunan PLTS Apung Cirata terhadap perubahan output, kompensasi tenaga kerja dan surplus usaha pada industri pertambangan minyak, gas dan panas bumi, industri ketenagalistrikan serta industri pengadaan gas dan produksi es di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Penelitian menunjukkan investasi pembangunan PLTS Apung Cirata memberikan dampak signifikan terhadap perubahan output pada sektor pertambangan minyak, gas, panas bumi (10,367%), sektor ketenagalistrikan (74,44%), dan sektor pengadaan gas serta produksi es (4,04%) di Provinsi Jawa Barat tahun 2024.Investasi tersebut juga meningkatkan kompensasi tenaga kerja, terutama pada sektor ketenagalistrikan (78,14%) dan sektor pertambangan (7,53%), serta sektor pengadaan gas dan produksi es (1,33%).Selain itu, surplus usaha masing‑masing sektor mengalami peningkatan, dengan sektor ketenagalistrikan paling tinggi (73,86%) dan sektor pertambangan (13,51%) serta pengadaan gas dan produksi es (3,54%).

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang pembangunan PLTS Apung Cirata terhadap kesejahteraan rumah tangga di sekitar wilayah proyek, misalnya dengan mengkaji perubahan pendapatan, pengeluaran, dan akses energi rumah tangga sebagai indikator kesejahteraan. Selain itu, diperlukan studi komprehensif mengenai dampak lingkungan, khususnya kualitas air dan keanekaragaman hayati di Waduk Cirata, yang dapat dilakukan melalui pemantauan ekosistem sebelum, selama, dan setelah operasional PLTS Apung untuk menilai potensi perubahan ekologis. Selanjutnya, perbandingan biaya‑manfaat antara PLTS Apung dengan alternatif energi terbarukan lain, seperti pembangkit tenaga angin darat atau biomassa, dapat dianalisis menggunakan model keseimbangan umum dinamis (CGE) untuk memberikan rekomendasi kebijakan investasi energi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

  1. "Analisis Dampak Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Energi Baru Terbarukan di Seluruh Indonesia... doi.org/10.21002/jke.2019.06Analisis Dampak Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Energi Baru Terbarukan di Seluruh Indonesia doi 10 21002 jke 2019 06
  2. ANALISIS PERANAN DAN DAMPAK INVESTASI INFRASTRUKTUR TERHADAP PEREKONOMIAN MALUKU: ANALISIS INPUT-OUTPUT... doi.org/10.30598/barekengvol10iss1pp25-36ANALISIS PERANAN DAN DAMPAK INVESTASI INFRASTRUKTUR TERHADAP PEREKONOMIAN MALUKU ANALISIS INPUT OUTPUT doi 10 30598 barekengvol10iss1pp25 36
  3. ANALISIS KETERKAITAN EKONOMI ACEH MENURUT PERSPEKTIF TABEL INPUT-OUTPUT (I-O) ACEH DAN INTERREGIONAL... doi.org/10.17632/jwkp8r58cd.1ANALISIS KETERKAITAN EKONOMI ACEH MENURUT PERSPEKTIF TABEL INPUT OUTPUT I O ACEH DAN INTERREGIONAL doi 10 17632 jwkp8r58cd 1
Read online
File size237.75 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test