PDGIPDGI
Journal of Indonesian Dental AssociationJournal of Indonesian Dental AssociationPendahuluan: Gigi impaksi merupakan gigi yang mengalami erupsi tidak sempurna dalam rentang waktu erupsi normal. Keadaan tersebut dapat disebabkan karena terhalang oleh jaringan keras, lunak, maupun karena kurangnya lengkung rahang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pasien dengan kasus gigi impaksi molar ketiga rahang bawah berdasarkan usia, jenis kelamin, kelas, angulasi, tindakan dan tindakan anestesi di RSGM UNPAD pada tahun 2017-2019. Metode: Penelitian dilakukan pada 8 Februari 2020 sampai 8 Maret 2020. Penelitian ini merepresentasikan profil pasien dengan kasus gigi impaksi molar ketiga rahang bawah pada Instalasi Bedah Sentral dan Rawat Jalan. Penentuan klasifikasi berdasarkan Pell & Gregory dan Winter menggunakan aplikasi ImageJ, dan menggunakan Intraclass Correlation Coefficient (ICC) untuk validitas data. Hasil: terdapat 146 pasien kasus gigi impaksi dengan 62 (42,5%) laki-laki dan 84 (57,5%) perempuan. Kasus gigi impaksi paling banyak terjadi pada kelompok usia remaja 12-25 tahun sebanyak 72 (49,3%). Terdapat 177 gigi impaksi, paling banyak terjadi pada gigi 48 sebanyak 91 (51,4%). Gigi impaksi klasifikasi Pell dan Gregory kelas B 110 (62,1%) paling banyak ditemukan. Berdasarkan batas anterior ramus kelas II 164 (91,1%) menjadi yang terbanyak. Horizontal 79 (44,6%) menjadi angulasi paling sering. Tindakan yang dilakukan adalah odontektomi 177 (100%) dengan paling banyak menggunakan anestesi lokal 136 (93,2%) dibanding anestesi umum 10(6,8%). Kesimpulan: Kasus gigi impaksi molar ketiga rahang bawah di RSGM UNPAD pada tahun 2017–2019 paling banyak terjadi pada perempuan dan paling banyak pada kelompok usia 12-25 tahun. Dengan klasifikasi Pell & Gregory kelas IIB dan klasifikasi Winter angulasi horizontal. Seluruh tindakan dilakukan dengan odontektomi, mayoritas menggunakan anestesi lokal.
Kasus gigi impaksi molar ketiga rahang bawah di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Padjadjaran Bandung pada tahun 2017–2019 paling banyak terjadi pada perempuan dan paling banyak pada kelompok usia 12-25 tahun.Kasus terbanyak dengan klasifikasi Pell & Gregory kelas II B dan klasifikasi Winter angulasi horizontal.
Penelitian lanjutan perlu mempelajari perbandingan efektivitas anestesi lokal dan umum pada prosedur odontektomi berdasarkan tingkat kesulitan impaksi. Selain itu, analisis genetik untuk mengidentifikasi faktor keturunan yang berkontribusi pada kecenderungan impaksi gigi molar ketiga perlu dikembangkan, terutama dalam kaitannya dengan pola distribusi berdasarkan gender. Studi juga disarankan untuk mengevaluasi akurasi metode digital versus metode manual dalam validasi data klasifikasi impaksi, dengan memperhatikan tingkat reliabilitas dan keandalan hasil.
- Does the Winter or Pell and Gregory Classification System Indicate the Apical Position of Impacted Mandibular... linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0278239119306330Does the Winter or Pell and Gregory Classification System Indicate the Apical Position of Impacted Mandibular linkinghub elsevier retrieve pii S0278239119306330
- Impacted Lower Third Molar Profile at Dental Hospital of Padjadjaran University | Journal of Indonesian... jurnal.pdgi.or.id/index.php/jida/article/view/902Impacted Lower Third Molar Profile at Dental Hospital of Padjadjaran University Journal of Indonesian jurnal pdgi index php jida article view 902
- Development of a New Index to Assess the Difficulty Level of Surgical Removal of Impacted Mandibular... linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0278239119302629Development of a New Index to Assess the Difficulty Level of Surgical Removal of Impacted Mandibular linkinghub elsevier retrieve pii S0278239119302629
| File size | 548.8 KB |
| Pages | 8 |
| Short Link | https://juris.id/p-2S7 |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESMAYAPADASTIKESMAYAPADA Deteksi dilakukan melalui parameter seperti frekuensi pernapasan, saturasi oksigen, pemberian oksigen, tekanan darah sistolik, nadi, kesadaran, dan suhuDeteksi dilakukan melalui parameter seperti frekuensi pernapasan, saturasi oksigen, pemberian oksigen, tekanan darah sistolik, nadi, kesadaran, dan suhu
STIKESMAYAPADASTIKESMAYAPADA Budaya sopan santun dalam perawatan mencerminkan nilai organisasi dan etika kepemimpinan, bukan hanya perilaku individu.membangun budaya sopan santun memerlukanBudaya sopan santun dalam perawatan mencerminkan nilai organisasi dan etika kepemimpinan, bukan hanya perilaku individu.membangun budaya sopan santun memerlukan
STIKESMAYAPADASTIKESMAYAPADA Hasil diuji menggunakan uji korelasi Pearson dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara dukungan keluarga danHasil diuji menggunakan uji korelasi Pearson dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara dukungan keluarga dan
STIKESMAYAPADASTIKESMAYAPADA Implementasi berkelanjutan, pelatihan rutin, dan dukungan organisasi merupakan faktor kunci untuk menjaga keberhasilan dan memastikan keselamatan pasien.Implementasi berkelanjutan, pelatihan rutin, dan dukungan organisasi merupakan faktor kunci untuk menjaga keberhasilan dan memastikan keselamatan pasien.
STIKESMAYAPADASTIKESMAYAPADA The Continuous Nurse Orientation Program (CNP) is a crucial part of the hospital to improve clinical competence, adaptation process for new nurses, aimingThe Continuous Nurse Orientation Program (CNP) is a crucial part of the hospital to improve clinical competence, adaptation process for new nurses, aiming
STIKESMAYAPADASTIKESMAYAPADA Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis temuan penelitian mengenai dampak Cubicle Nursing atau sistem keperawatan terdesentralisasiKajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis temuan penelitian mengenai dampak Cubicle Nursing atau sistem keperawatan terdesentralisasi
STIKESMAYAPADASTIKESMAYAPADA Integrasi teach-back ke dalam komunikasi perawat sehari-hari tidak hanya meningkatkan budaya keselamatan tetapi juga mengurangi jatuh yang bisa dicegahIntegrasi teach-back ke dalam komunikasi perawat sehari-hari tidak hanya meningkatkan budaya keselamatan tetapi juga mengurangi jatuh yang bisa dicegah
STIKESMAYAPADASTIKESMAYAPADA Penelitian ini menemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dan kepatuhan pendidikan pencegahan phlebitis dengan nilai p 0,016 (< 0,05).Penelitian ini menemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dan kepatuhan pendidikan pencegahan phlebitis dengan nilai p 0,016 (< 0,05).
Useful /
STIKESMAYAPADASTIKESMAYAPADA PROMs support the implementation of patient-centred care and facilitate data-driven clinical decision-making. This literature review was conducted systematicallyPROMs support the implementation of patient-centred care and facilitate data-driven clinical decision-making. This literature review was conducted systematically
STIPASSTIPAS Terutama pada decade terakhir maraknya budaya Korea yang masuk ke Indonesia melalui drama Korea bahkan idol Korea yang menarik banyak minat dari insanTerutama pada decade terakhir maraknya budaya Korea yang masuk ke Indonesia melalui drama Korea bahkan idol Korea yang menarik banyak minat dari insan
PDGIPDGI Sampel diinkubasi dengan mesin inkubator dengan suhu 37°C. Hasil: Uji Mann-Whitney menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan (p>0,05) pada dayaSampel diinkubasi dengan mesin inkubator dengan suhu 37°C. Hasil: Uji Mann-Whitney menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan (p>0,05) pada daya
PDGIPDGI Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan sampel seluruh rekam medis kasus klinis, data rujukan pemeriksaan CBCT-3D di RSKGMP UniversitasMetode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan sampel seluruh rekam medis kasus klinis, data rujukan pemeriksaan CBCT-3D di RSKGMP Universitas