UNIKOMUNIKOM
Jurnal Wilayah dan KotaJurnal Wilayah dan KotaPariwisata merupakan sektor unggulan yang memberikan kontribusi cukup tinggi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di berbagai negara saat ini. Meningkatnya destinasi dan investasi pariwisata menjadikan pariwisata sebagai faktor kunci dalam pendapatan ekspor, penciptaan lapangan kerja, serta pengembangan usaha dan infrastruktur. Pariwisata telah mengalami ekspansi dan diversifikasi berkelanjutan, sehingga menjadi salah satu sektor ekonomi yang terbesar dan tercepat pertumbuhannya di dunia. Tidak terkecuali Indonesia, saat ini juga Indonesia sedang gencar-gencarnya melakukan perencanaan pengembangan pariwisata. Akan tetapi, perencanaan pengembangan pariwisata pun tidak hanya memberikan dampak positif saja, karena banyak juga dampak-dampak negatif yang dihasilkan dari perencanaan pengembangan pariwisata, terutama di masa new-imperialism atau imperialisme modern. Seperti munculnya kebocoran aliran uang yang dihasilkan dari kegiatan wisata ke negara-negara pemberi modal yang menandai dampak negatif pariwisata di masa new-imperialism atau imperialisme modern. Sehingga hal ini mengakibatkan dilema untuk para perencana di Indonesia dalam merencanakan pengembangan pariwisata.
Berdasarkan penjabaran di atas, dapat dilihat bahwa bentuk imperialisme secara ekonomi dapat menghasilkan dampak negatif terhadap kehidupan sosial-ekonomi masyarakat lokal.Dampak tersebut terutama dalam pengembangan pariwisata yang dikelola oleh KEK, seperti yang terjadi di Mandalika, dimana sepanjang kawasan pantai yang merupakan tempat berlokasinya hotel internasional menjadi lebih privat sehingga menimbulkan enclave.Selain itu juga terdapat homestay-homestay yang kepemilikannya bukan berasal dari masyarakat lokal.Ini dapat berpengaruh bagi kelangsungan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat lokal yang berada di sana sebagai objek yang terkena dampak langsung dari adanya kegiatan pariwisata.Seiring dengan semakin banyaknya aliran uang yang keluar ke negara asal pemberi investasi baik itu dari barang maupun jasa (tenaga kerja) yang diimpor dari negara asalnya.Sehingga, pada saat ini perencana mengalami dilema dalam merencanakan pegembangan pariwisata di Indonesia.
Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai dampak psikologis dan sosial terhadap masyarakat lokal yang tinggal di sekitar destinasi pariwisata, khususnya terkait dengan perubahan identitas budaya dan nilai-nilai tradisional akibat interaksi dengan wisatawan asing. Kedua, penelitian tentang efektivitas model pemberdayaan masyarakat lokal dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan, dengan fokus pada peningkatan kapasitas dan partisipasi aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait pengembangan pariwisata. Ketiga, penelitian komparatif mengenai kebijakan investasi pariwisata antara Indonesia dengan negara-negara lain yang berhasil mengembangkan pariwisata berkelanjutan, untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat diadopsi dan disesuaikan dengan konteks Indonesia. Ketiga saran ini perlu diintegrasikan dalam sebuah strategi pengembangan pariwisata yang holistik, yang tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah wisatawan dan pendapatan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, budaya, dan lingkungan. Dengan demikian, pariwisata dapat menjadi motor penggerak pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh masyarakat Indonesia.
| File size | 474.71 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
STMIKPLKSTMIKPLK PHT membantu mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia, meningkatkan kesehatan tanah dan air, serta menjaga keseimbangan ekosistem pertanian. SelainPHT membantu mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia, meningkatkan kesehatan tanah dan air, serta menjaga keseimbangan ekosistem pertanian. Selain
IPBIPB Rata-rata tutupan tajuk vegetasi di Jabodetabek adalah 14,48%, dengan nilai terendah di Jakarta (3%). Ruang terbuka hijau dan kepadatan vegetasi berkontribusiRata-rata tutupan tajuk vegetasi di Jabodetabek adalah 14,48%, dengan nilai terendah di Jakarta (3%). Ruang terbuka hijau dan kepadatan vegetasi berkontribusi
YAYASANASSYIFAYAYASANASSYIFA Hasil yang diperoleh meliputi terciptanya suasana yang segar, sehat, dan sejuk, alam menjadi terawat dan bersih, serta bertambahnya pengetahuan baru untukHasil yang diperoleh meliputi terciptanya suasana yang segar, sehat, dan sejuk, alam menjadi terawat dan bersih, serta bertambahnya pengetahuan baru untuk
UNRUNR Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) ini bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan DPRD Kabupaten Badung dalam implementasi Rencana Kota Mangupura.Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) ini bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan DPRD Kabupaten Badung dalam implementasi Rencana Kota Mangupura.
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Studi kelayakan renovasi Stadion Kota Medan Teladan menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan data yang digunakan adalah data primer dan dataStudi kelayakan renovasi Stadion Kota Medan Teladan menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan data yang digunakan adalah data primer dan data
UNKRISUNKRIS Untuk mencapai hal tersebut, langkah strategis yang dapat ditempuh dalam rangka penataan kawasan Kanal Banjir Timur Kecamatan Duren Sawit adalah denganUntuk mencapai hal tersebut, langkah strategis yang dapat ditempuh dalam rangka penataan kawasan Kanal Banjir Timur Kecamatan Duren Sawit adalah dengan
UNKRISUNKRIS Selain itu munculnya pusat – pusat kegiatan di wilayah Jakarta Timur diantaranya Pusat Grosir Cililtan (PGC), perdagangan dan jasa Jatinegara/Rawamangun/PerumnasSelain itu munculnya pusat – pusat kegiatan di wilayah Jakarta Timur diantaranya Pusat Grosir Cililtan (PGC), perdagangan dan jasa Jatinegara/Rawamangun/Perumnas
IPBIPB Indeks Kualitas Lingkungan (EQI) diperlukan untuk menggambarkan indikasi awal kondisi lingkungan suatu wilayah dalam periode tertentu. Kabupaten Bekasi,Indeks Kualitas Lingkungan (EQI) diperlukan untuk menggambarkan indikasi awal kondisi lingkungan suatu wilayah dalam periode tertentu. Kabupaten Bekasi,
Useful /
UNIKOMUNIKOM 000 dan status kepemilikan kendaraan berjumlah 1 mobil, serta alasan beralih moda didominasi dengan keinginan untuk menggunakan kendaraan yang bebas hambatan000 dan status kepemilikan kendaraan berjumlah 1 mobil, serta alasan beralih moda didominasi dengan keinginan untuk menggunakan kendaraan yang bebas hambatan
IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO Penelitian ini memberikan kontribusi yang berharga dengan menyoroti tantangan dalam mengembangkan pemahaman yang komprehensif, khususnya dalam lanskapPenelitian ini memberikan kontribusi yang berharga dengan menyoroti tantangan dalam mengembangkan pemahaman yang komprehensif, khususnya dalam lanskap
IPBIPB Salah satu tantangan manajemen dalam budidaya skala perkebunan nanas di Indonesia adalah masih adanya disparitas produksi di berbagai lahan, meskipun praktikSalah satu tantangan manajemen dalam budidaya skala perkebunan nanas di Indonesia adalah masih adanya disparitas produksi di berbagai lahan, meskipun praktik
UNYUNY Ibu memiliki peran besar dalam setiap aspek kehidupan anak. Selama periode pembelajaran dari rumah, perilaku negatif anak dapat berubah dan dipengaruhiIbu memiliki peran besar dalam setiap aspek kehidupan anak. Selama periode pembelajaran dari rumah, perilaku negatif anak dapat berubah dan dipengaruhi