UNIKOMUNIKOM

Jurnal Wilayah dan KotaJurnal Wilayah dan Kota

Paper ini disusun sebagai bentuk implementasi di Indonesia terkait artikel yang ditulis oleh Zandvoort et. al (2018) tentang Navigating amid uncertainty in spatial planning. Dalam artikel tersebut, peneliti menjelaskan ketika mengambil keputusan atau mempersiapkan kemungkinan intervensi, perencana akan selalu dihadapkan dengan ketidakpastian. Salah satu bentuk ketidakpastian yang dihadapi perencana adalah risiko perubahan iklim. Para perencana diharuskan untuk menilai dampak perubahan iklim untuk merancang intervensi spasial sebagai upaya adaptasi iklim. Sebagaimana di Pulau Liki, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua yang sedang dicanangkan sebagai kampung iklim sebagai respon terhadap dampak perubahan iklim yang mengancam keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat Pulau Liki yaitu adanya ancaman abrasi yang terjadi akibat naiknya permukaan air laut. Sehingga Pemerintah Kabupaten Sarmi menginisiasi Kampung Iklim Pulau Liki sebagai upaya pengendalian dampak perubahan iklim khususnya dengan melakukan upaya adaptasi dan mitigasi untuk mewujudkan Pulau Liki sebagai Kampung Ramah Iklim tahun 2019.

Upaya-upaya yang dilakukan tersebut masih terus berjalan dan masih perlu ditingkatkan dan disebarluaskan kepada seluruh pihak agar dapat secara cepat dan efektif mendorong penguatan aksi atau upaya pengendalian perubahan iklim khususnya menanggulangi ancaman abrasi yang terjadi di Pulau Liki.Pelaksanaan program kampung iklim di Pulau Liki ini perlu mendapat dukungan dan partisipasi masyarakat dan organisasi perangkat daerah serta mitra pembangunan terkait yang harus terlibat aktif karena program ini merupakan program integrasi dari berbagai bidang/aspek pembangunan masyarakat.

Berdasarkan kajian yang telah dilakukan, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk mendukung keberlanjutan program Kampung Iklim di Pulau Liki. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai strategi adaptasi dan mitigasi yang telah diterapkan, dengan fokus pada pengukuran dampak terhadap penurunan risiko abrasi dan peningkatan ketahanan masyarakat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model partisipasi masyarakat yang lebih inklusif dan berkelanjutan, dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat, termasuk perempuan dan kelompok rentan lainnya, dalam proses perencanaan dan implementasi program. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi pemanfaatan teknologi inovatif, seperti sistem peringatan dini bencana berbasis masyarakat dan aplikasi pemantauan lingkungan, untuk meningkatkan kapasitas adaptasi dan respons terhadap perubahan iklim di Pulau Liki. Integrasi ketiga saran ini diharapkan dapat menghasilkan program Kampung Iklim yang lebih efektif, berkelanjutan, dan berdaya guna bagi masyarakat Pulau Liki dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

  1. Navigating amid uncertainty in spatial planning - Mark Zandvoort, Maarten J Van der Vlist, Frans Klijn,... doi.org/10.1177/1473095216684530Navigating amid uncertainty in spatial planning Mark Zandvoort Maarten J Van der Vlist Frans Klijn doi 10 1177 1473095216684530
Read online
File size260.6 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test