MPUKUTURANMPUKUTURAN

Purwadita : Jurnal Agama dan BudayaPurwadita : Jurnal Agama dan Budaya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggali nilai-nilai pendidikan agama Hindu yang terkandung dalam pementasan tari Gambuh. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis pada pelaksanaan upacara pujawali atau piodalan di desa Anturan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Menggunakan teknik purposive sampling, penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi dalam memenuhi data penelitian. Serta dianalisis menggunakan teknik Miles & Huberman yaitu data collection, reduction, data display dan conclusion drawing. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pementasan tari Gambuh memiliki berbagai bentuk atribut yang mencerminkan berbagai nilai dalam kehidupan masyarakat baik itu tempat, sarana, lakon (tokoh), pakaian dan iringan. Sebagai pementasan yang sarat makna, tari Gambuh memiliki berbagai makna yaitu sebagai tari sakral, penolak bala dan jembatan interaksi sosial masyarakat. Nilai-nilai pendidikan agama Hindu yang terdapat dalam sebuah pementasan tari Gambuh juga beragam meliputi nilai sikap spiritual, sopan santun, keberanian, hukum karmaphala, sikap sosial dan kompetensi. Penghayatan nilai-nilai yang terkandung dalam pementasan tari Gambuh diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang santun, sejahtera, religius dan berbudaya.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa tari Gambuh memiliki peran penting dalam ritual keagamaan dan kehidupan masyarakat Desa Anturan.Tari Gambuh bukan hanya sekadar pertunjukan seni, melainkan juga sarat dengan nilai-nilai pendidikan agama Hindu, seperti nilai spiritual, hukum karmaphala, sopan santun, keberanian, dan sikap sosial.Penghayatan nilai-nilai tersebut diharapkan dapat membentuk masyarakat yang harmonis, religius, dan berbudaya.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih mendalam mengenai pengaruh pementasan tari Gambuh terhadap pembentukan karakter generasi muda di Desa Anturan, dengan fokus pada internalisasi nilai-nilai spiritual dan moral. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan nilai-nilai pendidikan agama Hindu yang terkandung dalam tari Gambuh dengan seni pertunjukan tradisional lainnya di Bali, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan serta potensi sinergi. Ketiga, penelitian mengenai peran tari Gambuh dalam melestarikan kearifan lokal dan memperkuat identitas budaya masyarakat Desa Anturan, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan modernisasi. Penelitian ini dapat menggali lebih lanjut bagaimana tari Gambuh dapat menjadi media untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap budaya sendiri, serta bagaimana tari Gambuh dapat diadaptasi dan dikembangkan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan esensi dan nilai-nilai tradisionalnya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang agama, budaya, dan pendidikan.

  1. KOMUNIKASI KEBERAGAMAN TENTANG MAKNA UCAPAN SALAM OM SWASTIASTU ANTAR UMAT BERAGAMA | Alhadharah: Jurnal... jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/alhadharah/article/view/3859KOMUNIKASI KEBERAGAMAN TENTANG MAKNA UCAPAN SALAM OM SWASTIASTU ANTAR UMAT BERAGAMA Alhadharah Jurnal jurnal uin antasari ac index php alhadharah article view 3859
Read online
File size270.16 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test