UIRUIR

Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu PengetahuanAl-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan

Perkembangan teknologi di era Society 5.0 lebih terfokus pada konteks manusia sebagai sumberdaya unggul. Persaingan lebih diutamakan, baik pemahaman teknologi, kecakapan, maupun implementasinya dalam kegiatan sehari-hari. Terutama bagi mahasiswa yang memang tidak boleh tidak harus berusaha untuk memenangkan persaingan, karena peluang kerja yang terbatas. Soft skill merupakan pengembangan dari Kecerdasan Emosional atau Emotional Quotion (EQ), merupakan bagian dari kecerdasan sosial yang mencakup kemampuan memantau emosi sosial dan kemampuan orang lain. Kesempatan mendapatkan ilmu dalam waktu singkat pada program beasiswa MOSMA 2023, diharapkan mampu membentuk karakter mahasiswa setelah selesai belajar dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja berkelanjutan. Penelitian ini dilaksanakan dengan teknik survey dan metode deskriptif kualitatif, data yang diperoleh berasal dari data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan informan kunci yaitu mahasiswa penerima bantuan Beasiswa MOSMA 2023 Kementerian Agama Republik Indonesia. Hasil dari penelitian ini antara lain metode pembelajaran aktif dapat memberikan manfaat mahasiswa mudah memahami tujuan pengajaran serta lebih mandiri, interaktif dengan pengajar, menarik dengan media dan visualisasi dan mudah dalam melakukan evaluasi, mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki dan menanamkan moral yang kuat melalui softskill dan alumni rata-rata ingin langsung melanjutkan pendidikan kejenjang Master, lebih bersemangat, termotivasi untuk googling mendapatkan beasiswa pendidikan dan sangat mandiri.

Pertama, proses pembelajaran program beasiswa MOSMA 2023 dilakukan secara langsung di kelas dengan metode ceramah dan diskusi.Kedua, softskill menjadi nilai tambah bagi mahasiswa, meningkatkan kemandirian dan kemampuan seperti pemecahan masalah, komunikasi publik, kepemimpinan, manajemen waktu, dan berpikir kritis.Ketiga, mahasiswa menunjukkan peningkatan karakter dan integritas, serta motivasi untuk melanjutkan pendidikan dan berkontribusi pada masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis-jenis softskill spesifik yang paling relevan dengan kebutuhan dunia kerja di berbagai bidang keilmuan, sehingga program pengembangan softskill dapat disesuaikan dengan kebutuhan tersebut. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai metode pengembangan softskill, seperti pelatihan, mentoring, atau pembelajaran berbasis proyek, untuk menentukan pendekatan yang paling optimal. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada dampak jangka panjang dari pengembangan softskill terhadap kesuksesan karir dan kepuasan hidup alumni, termasuk bagaimana softskill membantu mereka mengatasi tantangan dan beradaptasi dengan perubahan di lingkungan kerja. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan lulusan untuk menghadapi persaingan global.

  1. Pengembangan Softskill Bagi Kesiapan Alumni Penerima Beasiswa Non Gelar Mosma 2023 Kementrian Agama |... doi.org/10.25299/ajaip.2025.vol22(2).20637Pengembangan Softskill Bagi Kesiapan Alumni Penerima Beasiswa Non Gelar Mosma 2023 Kementrian Agama doi 10 25299 ajaip 2025 vol22 2 20637
Read online
File size528.96 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test