STISASABANGSTISASABANG

AL-ILMU : Jurnal Keagamaan dan Ilmu SosialAL-ILMU : Jurnal Keagamaan dan Ilmu Sosial

Kajian ini berfokus pada studi komperatif tentang model pengelolaan zakat antara Rumah Zakat dan Baitul Mal Aceh. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan zakat yang dilakukan oleh Baitul Mal Aceh, juga untuk mengetahui pengelolaan zakat yang dilakukan oleh Rumah Zakat Aceh dan serta untuk mengetahui perbedaan dan persamaan pengelolaan zakat antara kedua lembaga tersebut. Kajian ini qualitative research dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil Kajian menunjukkan bahwa pengelolaan zakat di Baitul Mal Aceh dilakukan dengan cara menerapkan manajemen yang terbaik, dengan melakukan pelatihan, baik didalam maupun diluar kota Banda Aceh bagi SDM, juga mengundang pihak ketiga dari Jakarta untuk mendampingi dan menilai kinerja dimana yang masih kekurangan sehingga selalu berbenah, melakukan evaluasi kepada setiap pegawainya guna mengetahui sejauh mana pekerjaan yang telah diberikan dapat dilaksanakan dengan baik, semua ini dilihat dari evaluasi tahunan. Pengelolaan zakat di RZ Aceh adalah dengan menerapkan manajemen yang dilakukan sesuai dengan komando pusat, semua yang akan dilakukan sudah ada SOPnya, dan ini berlaku ke seluruh RZ cabang di seluruh Indonesia, seperti muzakki yang selalu didaftarkan dalam sistem. Aturan yang diterapkan demikian membuat RZ pusat dan RZ cabang berhubungan yang sangat kuat, dimana selalu ada pengontrolan melalui sitem yang diterapkan, setiap sore selalu adanya rekap atau laporan data oleh karyawan. Sedangkan perbedaan dan persamaan pengelolaan zakat antara kedua lembaga dimana sama-sama bergerak dibidang pengumpulan, pengelolaan, dan penyaluran. Disamping itu persamaan lain adalah prinsip keterbukaan, suka rela, keterpaduan, profesionalisme, dan kemandirian, perbedaannya adalah di bidang program, dimana Baitul Mal Aceh menyalurkan zakatnya melalui perintah Allah dalam surat al-Quran Surat At-Taubah ayat 60 sedangkan RZ melakukan penyaluran dengan program Senyum Sehat, program ini bergerak di bidang kesehatan masyarakat, Senyum Juara bergerak dibidang pendidikan dan Senyum Mandiri bergerak dibidang produktif dengan usaha-usaha. Dalam BIG SMILE Indonesia ini Rumah Zakat juga menambahkan program Senyum Lestari sebagai bentuk kepedulian terhadap keadaan lingkungan hidup.

Pengelolaan zakat di Baitul Mal Aceh dilakukan dengan menerapkan manajemen terbaik, termasuk pelatihan SDM dan evaluasi kinerja tahunan.Sementara itu, Rumah Zakat Aceh mengelola zakat sesuai dengan komando pusat dan SOP yang berlaku di seluruh cabang.Kedua lembaga memiliki persamaan dalam prinsip pengelolaan zakat, namun berbeda dalam program penyaluran, di mana Baitul Mal Aceh mengikuti perintah Al-Quran, sedangkan Rumah Zakat memiliki program Senyum Sehat, Senyum Juara, Senyum Mandiri, dan Senyum Lestari.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas program penyaluran zakat oleh Rumah Zakat dan Baitul Mal Aceh, dengan fokus pada peran partisipasi masyarakat dan akuntabilitas lembaga. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak ekonomi dan sosial dari program zakat terhadap mustahik, dengan menggunakan metode evaluasi dampak sosial. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman mustahik terhadap program zakat, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan mereka. Dengan menggabungkan hasil dari ketiga penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang pengelolaan zakat di Indonesia, serta dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif untuk meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas program zakat.

Read online
File size412.24 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test