RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA

International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS)International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemasaran makanan hijau dalam Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebagai instrumen untuk meningkatkan gizi masyarakat sekaligus memberdayakan ekonomi lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan tinjauan pustaka terhadap berbagai studi terkait MBG, pemasaran hijau, UMKM, serta inovasi makanan lokal terkini (2020–2025). Hasil menunjukkan bahwa integrasi prinsip pemasaran makanan hijau, inovasi produk dan kemasan, serta transformasi digital dapat meningkatkan nilai tambah, citra, dan branding ekonomi lokal. MBG tidak hanya memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi bagi anak sekolah, balita, dan wanita hamil, tetapi juga memperkuat UMKM, petani, serta pelaku usaha lokal melalui rantai pasokan berkelanjutan. Model konseptual integratif yang dikembangkan menggabungkan pemenuhan gizi, pemberdayaan ekonomi, pemasaran hijau, dan digitalisasi, sehingga menciptakan sinergi antara kesehatan masyarakat, pertumbuhan ekonomi lokal, dan keberlanjutan lingkungan. Temuan ini menjadi dasar rekomendasi bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan MBG sebagai strategi pembangunan lokal yang holistik dan berkelanjutan.

Program MBG terbukti efektif dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sekaligus memberdayakan UMKM, petani, dan pelaku usaha lokal, sehingga memperkuat ekonomi komunitas.Integrasi pemasaran makanan hijau, termasuk inovasi kemasan, pelabelan, promosi digital, dan narasi keberlanjutan, berhasil meningkatkan nilai tambah, citra, dan branding produk lokal.Transformasi digital dan inovasi produk berperan penting dalam memperluas pasar UMKM, meningkatkan efisiensi rantai pasokan, dan memastikan keberlanjutan usaha serta kualitas makanan yang disalurkan melalui MBG.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana adopsi platform digital oleh UMKM memengaruhi efisiensi rantai pasok MBG serta kualitas produk yang dihasilkan, dengan mengukur faktor-faktor seperti waktu distribusi, kontrol mutu, dan biaya operasional. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi persepsi konsumen terhadap produk MBG yang memiliki label hijau dan bagaimana label tersebut dapat meningkatkan permintaan di luar penerima manfaat program, melalui survei persepsi dan analisis perilaku pembelian. Terakhir, studi longitudinal tentang dampak ekonomi jangka panjang bagi petani yang berpartisipasi dalam MBG, termasuk stabilitas pendapatan, adopsi praktik pertanian berkelanjutan, dan peningkatan kesejahteraan keluarga, dapat memberikan insight penting bagi kebijakan pendukung produksi pangan lokal yang berkelanjutan.

Read online
File size234.07 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test