UNSIAUNSIA

Jurnal Ilmu Siber (JIS)Jurnal Ilmu Siber (JIS)

Penelitian ini menganalisis bagaimana host TikTok Shop menciptakan ruang afektif selama sesi live streaming, dengan menggunakan pendekatan Teori Dramaturgi dari Erving Goffman. TikTok sebagai platform live commerce membuka ruang interaksi langsung yang memungkinkan host menampilkan stage performance di hadapan audiens, dengan tujuan menciptakan impresi, kedekatan emosional, dan membangun kepercayaan.

Live commerce dapat dilihat sebagai panggung komunikasi simbolik yang menuntut performativitas dan kepekaan emosional tinggi dari host.Host secara sadar membangun persona, mengelola ekspresi, dan merancang interaksi agar menciptakan pengalaman tidak hanya bersifat transaksional, tetapi juga afektif.

Bagi pelaku UMKM, penting untuk membekali host dengan pelatihan komunikasi digital yang menekankan aspek performatif, empatik, dan interaktif agar dapat membangun keintiman dengan konsumen. Pendekatan berbasis komunitas perlu diutamakan untuk menciptakan loyalitas jangka panjang, bukan hanya peningkatan penjualan sesaat. Selain itu, perbandingan lintas platform seperti Shopee Live, Instagram Live, atau YouTube Live dapat memperkaya pemahaman tentang bagaimana konteks teknologis dan budaya tiap platform memengaruhi strategi komunikasi dan pembentukan identitas host.

Read online
File size386.84 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test