UnsilUnsil
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training)Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training)Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas integrasi keterampilan hidup (lifeskills) ke dalam latihan bola voli dengan pendekatan bermain terhadap peningkatan keterampilan bermain atlet remaja, dengan membandingkan kelompok yang menerapkan transfer ke kehidupan sehari-hari, non-transfer, dan kelompok kontrol. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain pretest-posttest control group design. Sebanyak 36 atlet bola voli remaja (U15) dibagi menjadi tiga kelompok: X1 (integrasi lifeskills dengan transfer), X2 (integrasi lifeskills non-transfer), dan XC (kontrol tanpa integrasi). Intervensi dilakukan selama 16 pertemuan. Keterampilan bermain diukur menggunakan Game Performance Assessment Instrument (GPAI). Data dianalisis dengan uji ANOVA, t-test, dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara ketiga kelompok (p < 0,05). Kelompok XT1 menunjukkan peningkatan keterampilan bermain tertinggi (Mean = 78,13), diikuti XT2 (Mean = 67,04), dan XC (Mean = 57,66). Uji effect size menunjukkan perbedaan yang kuat antara XT1-XT2 (d=1,187), XT1-XC (d=3,067), dan XT2-XC (d=1,189), kategori Strong Effect. Integrasi lifeskills secara eksplisit ke dalam latihan bola voli berbasis bermain, terutama yang didukung oleh strategi transfer ke kehidupan sehari-hari, terbukti secara signifikan lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan bermain atlet remaja dibandingkan dengan integrasi non-transfer dan latihan konvensional tanpa lifeskills. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dalam pembinaan olahraga muda yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis-taktis, tetapi juga pada pengembangan keterampilan hidup.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi keterampilan hidup (lifeskills) ke dalam latihan bola voli dengan pendekatan bermain memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan keterampilan bermain atlet remaja.Terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara latihan yang mengintegrasikan lifeskills dengan transfer, tanpa transfer, dan latihan konvensional.Kelompok dengan integrasi lifeskills dan transfer ke kehidupan sehari-hari menunjukkan hasil yang paling unggul.Integrasi yang bersifat eksplisit dan dirancang untuk transfer merupakan faktor kunci keberhasilan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam untuk meningkatkan generalisasi temuan. Kedua, studi longitudinal diperlukan untuk mengkaji dampak jangka panjang dari integrasi lifeskills terhadap perkembangan psikososial dan performa atlet remaja, tidak hanya dalam konteks olahraga tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai metode dan strategi transfer lifeskills, seperti penggunaan refleksi terpandu, simulasi, atau mentoring, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal dalam memfasilitasi penerapan keterampilan hidup di luar lapangan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan program pelatihan olahraga yang holistik dan berorientasi pada pengembangan potensi atlet secara menyeluruh, tidak hanya sebagai pemain olahraga yang unggul tetapi juga sebagai individu yang berkarakter dan siap menghadapi tantangan kehidupan.
- 0. iv wa djy ix yq 4h wyr vrt n9 9a eu0 cxq ywzu qgap gu zy7j gm oo xk oc 5j xb zp 4c5 xg 3h qcmce f8... doi.org/10.3389/fpsyg.2023.12750940 iv wa djy ix yq 4h wyr vrt n9 9a eu0 cxq ywzu qgap gu zy7j gm oo xk oc 5j xb zp 4c5 xg 3h qcmce f8 doi 10 3389 fpsyg 2023 1275094
- Self-physical and emotional perception in volleyball for drop out. self physical emotional perception... doi.org/10.14198/jhse.2019.14.Proc4.64Self physical and emotional perception in volleyball for drop out self physical emotional perception doi 10 14198 jhse 2019 14 Proc4 64
| File size | 941.99 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
EDUPEDEDUPED Penerapan konsep pembelajaran menggunakan aplikasi Phet terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik, terlihat dari antusiasmePenerapan konsep pembelajaran menggunakan aplikasi Phet terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik, terlihat dari antusiasme
EDUPEDEDUPED Selain itu, persentase ketuntasan kelas XII sebesar 42%, sebaliknya yang belum tuntas sebesar 58%. Problematika pembelajaran daring pada mata pelajaranSelain itu, persentase ketuntasan kelas XII sebesar 42%, sebaliknya yang belum tuntas sebesar 58%. Problematika pembelajaran daring pada mata pelajaran
EDUPEDEDUPED Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakteristik pembelajaran PAI dan Budi Pekerti di kelas rendah Sekolah Dasar. Penelitian ini termasukPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakteristik pembelajaran PAI dan Budi Pekerti di kelas rendah Sekolah Dasar. Penelitian ini termasuk
EDUPEDEDUPED d Nopember 2021 dengan 2 siklus terdapat temuan-temuan berikut: 1) kinerja guru meningkat sebesar 25 % dari siklus 1 (62,50%) ke siklus 2 (87,50%); 2)d Nopember 2021 dengan 2 siklus terdapat temuan-temuan berikut: 1) kinerja guru meningkat sebesar 25 % dari siklus 1 (62,50%) ke siklus 2 (87,50%); 2)
EDUPEDEDUPED Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di kelas XI MIPA-1 MAN 2 Cirebon. Untuk tahun pelajaranPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di kelas XI MIPA-1 MAN 2 Cirebon. Untuk tahun pelajaran
EDUPEDEDUPED Perangkat pembelajaran praktis ditunjukkan dengan: (1) kemampuan guru mengelola pembelajaran pada kategori sangat baik dengan rata-rata skor 3,62 (2) responsPerangkat pembelajaran praktis ditunjukkan dengan: (1) kemampuan guru mengelola pembelajaran pada kategori sangat baik dengan rata-rata skor 3,62 (2) respons
EDUPEDEDUPED Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan siswa dalam melakukan passing bawah melalui penerapan latihan wall ball pada permainan bola voli.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan siswa dalam melakukan passing bawah melalui penerapan latihan wall ball pada permainan bola voli.
UNDIKSHAUNDIKSHA Temuan penelitian ini mendukung penggunaan pendekatan drill dalam pembelajaran bola voli, dan direkomendasikan untuk diadopsi oleh guru pendidikan jasmaniTemuan penelitian ini mendukung penggunaan pendekatan drill dalam pembelajaran bola voli, dan direkomendasikan untuk diadopsi oleh guru pendidikan jasmani
Useful /
UnsilUnsil Hambatan utama yang dihadapi antara lain guru masih berpikir konvensional, belum terbiasa adanya pengembangan. Solusi yang ditemukan mencakup kolaborasiHambatan utama yang dihadapi antara lain guru masih berpikir konvensional, belum terbiasa adanya pengembangan. Solusi yang ditemukan mencakup kolaborasi
UnsilUnsil Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian berjumlahJenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian berjumlah
UnsilUnsil Oleh karena itu, metode latihan ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu strategi pelatihan untuk mengembangkan kemampuan shooting dalam olahragaOleh karena itu, metode latihan ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu strategi pelatihan untuk mengembangkan kemampuan shooting dalam olahraga
UNDIKSHAUNDIKSHA Mahasiswa tidak mengalami kesulitan dalam mengakses fasilitas Google Classroom, sehingga mereka memperoleh manfaat dalam mengirim tugas tepat waktu, menerimaMahasiswa tidak mengalami kesulitan dalam mengakses fasilitas Google Classroom, sehingga mereka memperoleh manfaat dalam mengirim tugas tepat waktu, menerima