STOK BINAGUNASTOK BINAGUNA
Journal Physical Health Recreation (JPHR)Journal Physical Health Recreation (JPHR)Penelitian ini bertujuan membuktikan: (1) kontribusi koordinasi mata‑kaki terhadap kemampuan sepak sila pada permainan sepak takraw siswa; (2) kontribusi kekuatan otot tungkai terhadap kemampuan sepak sila pada permainan sepak takraw; (3) kontribusi gabungan antara koordinasi mata‑kaki dan kekuatan otot tungkai terhadap kemampuan sepak sila pada permainan sepak takraw siswa SMP Negeri 1 Kota Ternate. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional yang melibatkan dua variabel independen, yaitu koordinasi pergelangan kaki dan kekuatan otot tungkai, serta satu variabel dependen yaitu kemampuan bermain sepaksila. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 Kota Ternate dengan sampel sebanyak 30 orang yang dipilih secara random sederhana. Teknik analisis data yang dipakai adalah koefisien korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat kontribusi signifikan antara koordinasi mata‑kaki terhadap kemampuan sepaksila (r = 0,776, p = 0,000 < α 0,05); 2) terdapat kontribusi signifikan antara kekuatan otot tungkai terhadap kemampuan sepaksila (r = 0,533, p = 0,000 < α 0,05); 3) terdapat kontribusi signifikan antara koordinasi mata‑kaki dan kekuatan otot tungkai secara bersama‑sama terhadap kemampuan sepaksila (R = 0,698, p < α 0,05).
Koordinasi mata‑kaki berkontribusi signifikan terhadap kemampuan sepak sila pada permainan sepak takraw siswa SMP Negeri 1 Ternate.Kekuatan otot tungkai juga berkontribusi signifikan terhadap kemampuan sepak sila pada permainan tersebut.Selain itu, kombinasi koordinasi mata‑kaki dan kekuatan otot tungkai secara bersama‑sama memberikan kontribusi signifikan terhadap kemampuan sepak sila siswa.
Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal untuk mengamati perubahan kemampuan sepaksila siswa seiring waktu dan menilai bagaimana koordinasi mata‑kaki serta kekuatan otot tungkai berkembang selama periode tertentu. Selain itu, diperlukan penelitian komparatif yang melibatkan siswa perempuan serta membandingkan perbedaan kontribusi koordinasi mata‑kaki dan kekuatan otot tungkai antara gender, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mungkin bersifat spesifik jenis kelamin. Penelitian intervensi juga penting, dengan merancang program latihan terstruktur yang menargetkan peningkatan koordinasi pergelangan kaki dan kekuatan otot tungkai, kemudian menguji secara eksperimental apakah peningkatan tersebut menghasilkan peningkatan signifikan pada kemampuan sepaksila. Untuk mengatasi keterbatasan sampel yang kecil dan berasal dari satu sekolah, studi selanjutnya sebaiknya memperluas populasi sampel ke beberapa SMP di wilayah berbeda, sehingga hasilnya lebih representatif dan dapat digeneralisasikan. Akhirnya, penggunaan metodologi campuran yang menggabungkan pendekatan kuantitatif dengan wawancara kualitatif dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang persepsi pemain terhadap faktor-faktor fisik yang memengaruhi performa sepaksila.
| File size | 159.67 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
MJIPUBLISHERMJIPUBLISHER Pembelajaran berbasis STEM lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP pada materi bilangan bulat dibandingkan denganPembelajaran berbasis STEM lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP pada materi bilangan bulat dibandingkan dengan
UNIBAUNIBA Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaituPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu
UNIBAUNIBA Penerapan metode demonstrasi terbukti efektif dalam mengubah pembelajaran yang sebelumnya bersifat pasif menjadi lebih aktif dan interaktif, di mana siswaPenerapan metode demonstrasi terbukti efektif dalam mengubah pembelajaran yang sebelumnya bersifat pasif menjadi lebih aktif dan interaktif, di mana siswa
UNIBAUNIBA Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar.Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar.
STOK BINAGUNASTOK BINAGUNA Berdasarkan hasil analisis data yang telah peneliti lakukan bisa disimpulkan bahwa keadaan Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani, Olahraga dan KesehatanBerdasarkan hasil analisis data yang telah peneliti lakukan bisa disimpulkan bahwa keadaan Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
STOK BINAGUNASTOK BINAGUNA Koordinasi mata-tangan memiliki kontribusi signifikan terhadap keterampilan servis pendek dalam permainan bulutangkis. Koordinasi mata-tangan memilikiKoordinasi mata-tangan memiliki kontribusi signifikan terhadap keterampilan servis pendek dalam permainan bulutangkis. Koordinasi mata-tangan memiliki
STOK BINAGUNASTOK BINAGUNA Oleh karena itu dapat dinyatakan valid dan layak untuk digunakan pada tahapan berikutnya. Validasi model pemanasan pasca cedera ankle bagi pemain sepakOleh karena itu dapat dinyatakan valid dan layak untuk digunakan pada tahapan berikutnya. Validasi model pemanasan pasca cedera ankle bagi pemain sepak
AFEKSIAFEKSI Hasil menunjukkan karakter religius dan sikap nasionalisme saling berkaitan; jika karakter religius baik, maka nasionalismenya juga baik. Pola pembinaanHasil menunjukkan karakter religius dan sikap nasionalisme saling berkaitan; jika karakter religius baik, maka nasionalismenya juga baik. Pola pembinaan
Useful /
STOK BINAGUNASTOK BINAGUNA Peningkatan pemahaman dan perkembangan motorik siswa serta meningkatnya minat siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani merupakan bentuk kontribusi positifPeningkatan pemahaman dan perkembangan motorik siswa serta meningkatnya minat siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani merupakan bentuk kontribusi positif
STOK BINAGUNASTOK BINAGUNA Temuan ini menjadi wawasan penting bagi pelatih dan atlet untuk meningkatkan latihan dan pemahaman dalam pengembangan kemampuan tendangan pencak silat.Temuan ini menjadi wawasan penting bagi pelatih dan atlet untuk meningkatkan latihan dan pemahaman dalam pengembangan kemampuan tendangan pencak silat.
STOK BINAGUNASTOK BINAGUNA Sampel data penelitian terdiri dari 6 sekolah dasar negeri dan sekolah dasar inpres. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana dan prasarana pendidikanSampel data penelitian terdiri dari 6 sekolah dasar negeri dan sekolah dasar inpres. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana dan prasarana pendidikan
AFEKSIAFEKSI Hasil penelitian menyimpulkan bahwa proses penerapan pembelajaran daring via Dragonlearn telah berjalan dengan baik, siswa dapat melaksanakan pembelajaranHasil penelitian menyimpulkan bahwa proses penerapan pembelajaran daring via Dragonlearn telah berjalan dengan baik, siswa dapat melaksanakan pembelajaran