STOK BINAGUNASTOK BINAGUNA

Journal Physical Health Recreation (JPHR)Journal Physical Health Recreation (JPHR)

Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara power tungkai, panjang tungkai, dan kelincahan terhadap kemampuan tendangan dalam pencak silat di Kabupaten Kubu Raya. Sebanyak 24 atlet pencak silat dari berbagai tingkat keterampilan dilibatkan dalam penelitian ini. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu atlet pencak silat Kabupaten Kubu Raya baik laki-laki maupun perempuan berjumlah 24 atlet. Metode pengumpulan data melibatkan pengukuran power tungkai dengan menggunakan alat dinamometer, pengukuran panjang tungkai dengan metode antropometri, dan evaluasi kelincahan dengan tes shuttle run. Kemampuan tendangan dinilai melalui tes spesifik pencak silat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik correlation design dengan Software SPSS versi 25. Dari Hasil Penelitian menunjukkan nilai Sig, F change 0,00 < 0,05 maka terdapat korelasi atau hubungan antara variabel panjang tungkai, power tungkai, dan kelincahan secara simultan terhadap variabel kemampuan tendangan dengan derajat hubungan power tungkai 0,951 yaitu sangat kuat. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara panjang tungkai, power tungkai, dan kelincahan terhadap kemampuan tendangan atlet pencak silat Kabupaten Kubu Raya dengan derajat hubungan yang paling kuat yaitu power tungkai. Temuan ini menjadi wawasan penting bagi pelatih dan atlet untuk meningkatkan latihan dan pemahaman dalam pengembangan kemampuan tendangan pencak silat.

Berdasarkan data dan pembahasan sebelumnya, hasil penelitian menunjukkan nilai Sig, F change 0,00 < 0,05 sehingga dapat dikatakan terdapat hubungan atau korelasi antara variabel panjang tungkai, power tungkai, dan kelincahan secara simultan terhadap kemampuan tendangan, dengan derajat hubungan power tungkai 0,961 yang sangat kuat.Penulis dapat menyimpulkan bahwa ada hubungan antara panjang tungkai, power tungkai, dan kelincahan terhadap kemampuan tendangan atlet pencak silat Kabupaten Kubu Raya, di mana power tungkai memiliki pengaruh paling signifikan.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh variabel fisiologis lain seperti kecepatan dan kekuatan otot inti terhadap kemampuan tendangan pada atlet pencak silat, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor penentu performa. Selain itu, sebuah studi longitudinal dengan sampel yang lebih besar dan melibatkan atlet dari berbagai daerah dapat menilai bagaimana perkembangan power tungkai, panjang tungkai, dan kelincahan berubah seiring waktu dan mempengaruhi kemampuan tendangan. Penelitian juga dapat membandingkan perbedaan dampak power tungkai antara atlet laki-laki dan perempuan, untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan yang lebih spesifik berdasarkan gender. Selanjutnya, uji intervensi program latihan khusus yang menargetkan peningkatan power tungkai dapat diuji efektivitasnya dalam meningkatkan skor tendangan pada kompetisi resmi. Akhirnya, analisis biomekanik menggunakan motion capture dapat memperjelas mekanisme gerakan tendangan terkait panjang tungkai dan power, memberikan dasar ilmiah bagi perancangan teknik pelatihan yang optimal.

  1. Merancang Penelitian Kualitatif Dasar/Deskriptif dan Studi Kasus | Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan... jurnal.staiddimakassar.ac.id/index.php/aujpsi/article/view/18Merancang Penelitian Kualitatif Dasar Deskriptif dan Studi Kasus Al Ubudiyah Jurnal Pendidikan dan jurnal staiddimakassar ac index php aujpsi article view 18
Read online
File size359.24 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test