AKRABJUARAAKRABJUARA

Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu SosialAkrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial

Perubahan pola relasi kerja dan keluarga dalam masyarakat modern memunculkan kebutuhan lebih responsif terhadap peran ayah dalam pengaturan ketenagakerjaan yang pengasuhan anak. Dalam praktik hukum ketenagakerjaan, hak paternity leave bagi pekerja laki-laki masih menunjukkan perlindungan yang terbatas dan belum sepenuhnya mencerminkan prinsip hak asasi manusia, khususnya kesetaraan gender dan perlindungan kehidupan keluarga.

Penelitian ini menegaskan bahwa paternity leave perlu dipahami sebagai bagian dari hak sosial dan hak keluarga yang berdimensi hak asasi manusia, sehingga memerlukan penguatan pengaturan agar mampu menjawab tuntutan kesetaraan gender dan keseimbangan kerja–keluarga secara nyata.Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlindungan hukum untuk ayah belum sepenuhnya mengadopsi prinsip hak asasi manusia.Masalah yang terkait dengan pengaturan dan implementasi paternity leave menunjukkan bahwa sebelum penerapan Undang-Undang No.4 Tahun 2024, hak ini dianggap sebagai izin kerja sementara dan administratif, bukan sebagai hak orang tua.

Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pengaturan paternity leave dalam meningkatkan keseimbangan antara kehidupan kerja dan keluarga. Selain itu, perlu dilakukan analisis komparatif dengan negara-negara lain yang telah mengadopsi kebijakan paternity leave yang lebih progresif. Penelitian ini juga dapat diperluas untuk mempelajari dampak paternity leave terhadap kesehatan mental dan kualitas hidup pekerja laki-laki. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pengembangan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih responsif terhadap kebutuhan pekerja laki-laki dan meningkatkan kesetaraan gender dalam konteks kerja dan keluarga.

  1. Fathers, Parental Leave Policies, and Infant Quality of Life: International Perspectives and Policy Impact... doi.org/10.1177/0002716209334349Fathers Parental Leave Policies and Infant Quality of Life International Perspectives and Policy Impact doi 10 1177 0002716209334349
  2. The International Covenant on Economic, Social and Cultural Rights and the right to health: is Australia... onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.5694/j.1326-5377.2007.tb01027.xThe International Covenant on Economic Social and Cultural Rights and the right to health is Australia onlinelibrary wiley doi abs 10 5694 j 1326 5377 2007 tb01027 x
  3. Manfaat dan Kesehatan - IAIN PWT. manfaat kesehatan iain menu featured alya ketahui leci solusi sehat... doi.org/10.24090/jk.v7i2.3517Manfaat dan Kesehatan IAIN PWT manfaat kesehatan iain menu featured alya ketahui leci solusi sehat doi 10 24090 jk v7i2 3517
Read online
File size427.34 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test