AKRABJUARAAKRABJUARA

Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu SosialAkrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial

Penelitian ini membahas tentang Misinterpretasi Redaksi Trans7 Pada Program Xpose Uncensored Terhadap Tradisi Pondok Pesantren : Kajian Teori Interaksi Simbolik. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian bahwasanya Setiap tempat, kelompok, lembaga, organisasi dan sejenisnya memiliki tradisi dan simbol-simbol yang tidak dapat di generalisasikan maknanya. Pondok Pesantren adalah salah satu model lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang memiliki kekhasan tersendiri dan memiliki beragam tradisi dalam proses pembelajarannya.

Setiap kelompok, organisasi, institusi, dan sejenisnya memiliki tradisi dan simbol yang maknanya tidak dapat digeneralisasikan.Pondok pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan tertua di Indonesia, memiliki karakteristik unik dalam mendidik dan membimbing siswa, masing-masing dengan tradisi yang berbeda.Oleh karena itu, tradisi pondok pesantren tidak dapat diinterpretasikan dari perspektif umum, apalagi hanya menggunakan interpretasi atau opini pribadi tanpa melakukan observasi mendalam terhadap tradisi yang ada di pondok pesantren.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model komunikasi yang lebih efektif antara media massa dan lembaga pendidikan, khususnya pondok pesantren, untuk mencegah terjadinya misinterpretasi dalam peliputan berita. Model ini dapat mencakup pelatihan jurnalis mengenai sensitivitas budaya dan tradisi lokal, serta pembentukan forum dialog antara media dan tokoh masyarakat. Kedua, penelitian dapat mengkaji lebih dalam mengenai peran teori interaksi simbolik dalam membentuk makna tradisi di pondok pesantren. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana interaksi sosial antara santri, guru, dan masyarakat sekitar berkontribusi pada pembentukan dan pemeliharaan tradisi, serta bagaimana makna tradisi tersebut dinegosiasikan dan diinterpretasikan ulang dari waktu ke waktu. Ketiga, penelitian dapat meneliti dampak dari peliputan media yang bias terhadap citra dan reputasi pondok pesantren di mata publik. Studi ini dapat menggunakan metode survei atau analisis konten media untuk mengukur persepsi publik terhadap pondok pesantren sebelum dan sesudah peliputan yang kontroversial, serta mengidentifikasi strategi yang efektif untuk memperbaiki citra pondok pesantren melalui komunikasi publik yang strategis. Dengan menggabungkan ketiga arah penelitian ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kompleksitas hubungan antara media massa, tradisi lokal, dan pembentukan opini publik, serta berkontribusi pada pengembangan praktik jurnalisme yang lebih bertanggung jawab dan beretika.

Read online
File size228.86 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test