STT KADESISTT KADESI
Jurnal Teologi (JUTEOLOG)Jurnal Teologi (JUTEOLOG)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara online resilience dan perilaku cyberbullying pada remaja. Pendekatan pada penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain korelasional, dan pengambilan sampelnya dilakukan dengan menggunakan metode probabilitas. Partisipan penelitian berjumlah 62 remaja berusia 12-22 tahun yang aktif mengunakan media sosial dan pernah pengalami cyberbullying. Instrumen yang digunakan terdiri dari skala online resilience berdasarkan aspek digital literacy, Emotional literacy, dan coping stategy serta skala perilaku cyberbullying berdasarkan tujuh aspek dari Willard (2018). Hasil analisis data mengunakan Pearson Product Moment menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara online resilience dan perilaku cyberbullying (r= -0,622, p < 0,05). Hasil penelitian menujukkan bahwa remaja dengan tingkat online resilience yang lebih tinggi cenderung memiliki risiko yang lebih rendah untuk terlibat dalam atau mengalami cyberbullyng. Penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan online resilience sebagai stategi preventif dalam menghadapi tantangan dunia digital, khususnya dalam konteks perlindungan kesehatan mental remaja.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara online resilience dan perilaku cyberbullying pada remaja.Temuan ini menegaskan bahwa remaja dengan tingkat online resilience yang lebih tinggi cenderung memiliki risiko lebih rendah untuk terlibat dalam cyberbullying.Online resilience berperan sebagai faktor pelindung yang penting dalam mengurangi risiko perilaku agresif di dunia maya.
Penelitian lebih lanjut perlu mengembangkan intervensi berbasis sekolah untuk melatih kemampuan literasi digital dan regulasi emosi remaja. Selain itu, studi tentang perbedaan gender dalam respons mekanisme online resilience terhadap cyberbullying dapat memberikan wawasan baru. Penggunaan desain longitudinal untuk mengamati evolusi online resilience seiring waktu akan membantu memahami proses adaptasi remaja dalam lingkungan digital.
| File size | 726.5 KB |
| Pages | 15 |
| Short Link | https://juris.id/p-3iu |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UNUCIREBONUNUCIREBON Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi prevalensi. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis dengan menelusuri artikel ilmiah melaluiPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi prevalensi. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis dengan menelusuri artikel ilmiah melalui
STAINUSANTARASTAINUSANTARA Penyebaran ideologi ini melalui media sosial yang digunakan untuk menyebarkan propaganda serta narasi intoleran kepada masyarakat Indonesia, untuk mengatasiPenyebaran ideologi ini melalui media sosial yang digunakan untuk menyebarkan propaganda serta narasi intoleran kepada masyarakat Indonesia, untuk mengatasi
ITSCIENCEITSCIENCE Hal ini terjadi karena pankreas berhenti memproduksi hormon insulin (diabetes tipe 1), atau melalui kombinasi pankreas yang mengalami penurunan kemampuanHal ini terjadi karena pankreas berhenti memproduksi hormon insulin (diabetes tipe 1), atau melalui kombinasi pankreas yang mengalami penurunan kemampuan
ITSCIENCEITSCIENCE Angka lansia di dunia meningkat dari tahun 2015 yang mencapai 9,1 juta jiwa menuju tahun 2030 yang di proyeksi meningkat sekitar 56% menjadi 1,4 milyar.Angka lansia di dunia meningkat dari tahun 2015 yang mencapai 9,1 juta jiwa menuju tahun 2030 yang di proyeksi meningkat sekitar 56% menjadi 1,4 milyar.
UNAIUNAI Latar belakang: Lansia merupakan proses penuaan ditandai dengan adanya penurunan daya tahan fisik, dan rentang mengalami kesehatan. Pertumbuhan pendudukLatar belakang: Lansia merupakan proses penuaan ditandai dengan adanya penurunan daya tahan fisik, dan rentang mengalami kesehatan. Pertumbuhan penduduk
UNAIUNAI Latar belakang: Pengalaman berhenti merokok dari berbagai latar belakang individu dapat menjadi masukan untuk menyusun strategi keberhasilan berhenti merokok.Latar belakang: Pengalaman berhenti merokok dari berbagai latar belakang individu dapat menjadi masukan untuk menyusun strategi keberhasilan berhenti merokok.
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerentanan terhadap penyalahgunaan obat-obatan ditinjau dari perbedaan gender, pada wilayah beresiko tinggi berdasarkanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerentanan terhadap penyalahgunaan obat-obatan ditinjau dari perbedaan gender, pada wilayah beresiko tinggi berdasarkan
MAHARDIKAMAHARDIKA Uji Chi-square menunjukkan hubungan signifikan antara IMT dan siklus menstruasi (p=0,000) serta antara tingkat stres dan siklus menstruasi (p=0,031). Kesimpulan:Uji Chi-square menunjukkan hubungan signifikan antara IMT dan siklus menstruasi (p=0,000) serta antara tingkat stres dan siklus menstruasi (p=0,031). Kesimpulan:
Useful /
STT KADESISTT KADESI Masalah yang sering muncul dalam Bergereja adalah masalah Missions and mission, yang seharusnya menjadi dasar dan tujuan Bergereja, tetapi kenyataannya,Masalah yang sering muncul dalam Bergereja adalah masalah Missions and mission, yang seharusnya menjadi dasar dan tujuan Bergereja, tetapi kenyataannya,
STT KADESISTT KADESI Ayat ini menandai transisi dari konflik seputar hukum Sabat menuju konflik teologis yang lebih mendalam tentang identitas Yesus. 18 memperlihatkan bahwaAyat ini menandai transisi dari konflik seputar hukum Sabat menuju konflik teologis yang lebih mendalam tentang identitas Yesus. 18 memperlihatkan bahwa
STT KADESISTT KADESI Penelitian ini menunjukkan bahwa pemurnian spiritualitas Kristen—melalui revitalisasi ibadah komunal, peneguhan Kristus sebagai pusat iman, penghayatanPenelitian ini menunjukkan bahwa pemurnian spiritualitas Kristen—melalui revitalisasi ibadah komunal, peneguhan Kristus sebagai pusat iman, penghayatan
ADI JOURNALADI JOURNAL Selanjutnya beban kerja melalui burnout berpengaruh terhadap turnover intention. Kemudian beban kerja melalui Kepuasan kerja berpengaruh terhadap turnoverSelanjutnya beban kerja melalui burnout berpengaruh terhadap turnover intention. Kemudian beban kerja melalui Kepuasan kerja berpengaruh terhadap turnover