UNAIUNAI
11th International Scholars Conference11th International Scholars ConferenceGen Z has several shortcomings and advantages that, if not addressed properly, can cause problems. This study aims to find simple ways to help Gen Z in making decisions that will always be associated with moral values and faith in the three stages of human existence according to Søren Aabye Kierkegaard. This study uses a qualitative method by looking at written data, describing and concluding to gain additional insights. The study shows that instilling moral values and faith in oneself is very important, involving collaboration between family, education, religion, society and the state. Its implementation requires exemplary behavior and consistency from the relevant parties. Kierkegaard said that humans make their existential leaps in three stages, namely: aesthetic, ethical and religious. The aesthetic stage ignores moral and religious values because it focuses on self-satisfaction. The ethical stage accepts and carries out moral or legal demands and remains steadfast even though life is at stake. The religious stage does what God commands even though it is contrary to moral or legal values. Gen Z must be given the opportunity to make important decisions in life so that those decisions are not at the aesthetic stage but at the ethical and even religious stage. There are not much researches related to the strengths or weaknesses of Gen Z in maintaining moral values and faith. Through more up-to-date approach patterns and personal experiences, Gen Z will make an “existential leap to the ethical and even religious stage.
Instilling moral values and faith in Gen Z is crucial, requiring collaboration between family, education, religion, society, and the state, alongside exemplary behavior and consistency.Kierkegaards three stages of existence – aesthetic, ethical, and religious – highlight the importance of guiding Gen Z towards ethical and religious decision-making, rather than solely focusing on self-satisfaction.Further research is needed to understand Gen Zs strengths and weaknesses in upholding moral values and faith, enabling the development of more effective approaches to foster their ethical and spiritual growth.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi strategi yang efektif dalam menumbuhkan nilai-nilai moral dan keagamaan pada Gen Z, dengan mempertimbangkan karakteristik unik mereka sebagai digital native dan pengguna media sosial yang aktif. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai pendekatan pendidikan karakter di berbagai konteks budaya dan agama, guna menemukan praktik terbaik yang dapat diadaptasi secara luas. Terakhir, penelitian perlu menggali lebih dalam mengenai peran keluarga, sekolah, dan komunitas dalam membentuk identitas moral dan spiritual Gen Z, serta bagaimana kolaborasi antara ketiga elemen ini dapat dioptimalkan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan nilai-nilai positif pada generasi muda. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang bagaimana mempersiapkan Gen Z untuk menjadi individu yang bertanggung jawab, berintegritas, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
| File size | 196.09 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
FDIKJOURNAL UINMAFDIKJOURNAL UINMA Dengan demikian, dakwah di ujung jari menjadi instrumen strategis dalam membentuk Generasi Z yang cerdas digital dengan karakter Islam yang penuh kasih.Dengan demikian, dakwah di ujung jari menjadi instrumen strategis dalam membentuk Generasi Z yang cerdas digital dengan karakter Islam yang penuh kasih.
UNIMAUNIMA Cerita pendek berbahasa Inggris untuk anak-anak yang ditulis oleh Harun Yahya mencakup tiga nilai pendidikan, yaitu nilai-nilai keagamaan, nilai-nilaiCerita pendek berbahasa Inggris untuk anak-anak yang ditulis oleh Harun Yahya mencakup tiga nilai pendidikan, yaitu nilai-nilai keagamaan, nilai-nilai
UIN SGDUIN SGD Metodologi kualitatif yang melibatkan observasi lapangan, wawancara mendalam, dan analisis konten di platform YouTube, Instagram, dan Facebook menunjukkanMetodologi kualitatif yang melibatkan observasi lapangan, wawancara mendalam, dan analisis konten di platform YouTube, Instagram, dan Facebook menunjukkan
YAYASANHAIAHNUSRATULISLAMYAYASANHAIAHNUSRATULISLAM Kegiatan ini membuktikan bahwa pembelajaran karakter dapat dilakukan secara menyenangkan dan alami melalui aktivitas kolaboratif dan budaya lokal. PenerapanKegiatan ini membuktikan bahwa pembelajaran karakter dapat dilakukan secara menyenangkan dan alami melalui aktivitas kolaboratif dan budaya lokal. Penerapan
IDEBAHASAIDEBAHASA Penelitian ini menggambarkan bagaimana studi etnografi dengan kesadaran dan respons terhadap kearifan lokal diimplementasikan oleh guru Bahasa InggrisPenelitian ini menggambarkan bagaimana studi etnografi dengan kesadaran dan respons terhadap kearifan lokal diimplementasikan oleh guru Bahasa Inggris
ASIANPUBLISHERASIANPUBLISHER Generasi Z memegang peran strategis dalam mendukung tercapainya potensi bonus demografi Indonesia pada 2030–2040. Sebagai digital-native, Gen Z memilikiGenerasi Z memegang peran strategis dalam mendukung tercapainya potensi bonus demografi Indonesia pada 2030–2040. Sebagai digital-native, Gen Z memiliki
UNWAHAUNWAHA Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur syariah berperan penting dalam menciptakan kenyamanan transaksi sesuai nilai Islam, sementara kepercayaan menjadiHasil penelitian menunjukkan bahwa fitur syariah berperan penting dalam menciptakan kenyamanan transaksi sesuai nilai Islam, sementara kepercayaan menjadi
STAI ALHIDAYAHSTAI ALHIDAYAH Artikel ini bertujuan untuk mengkaji indikator-indikator akhlak yang sesuai dengan kebutuhan generasi digital, menganalisis tantangan yang dihadapi dalamArtikel ini bertujuan untuk mengkaji indikator-indikator akhlak yang sesuai dengan kebutuhan generasi digital, menganalisis tantangan yang dihadapi dalam
Useful /
STIEAMMSTIEAMM Data kuantitatif dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM), sedangkan data kualitatif dianalisis dengan analisisData kuantitatif dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM), sedangkan data kualitatif dianalisis dengan analisis
IDEBAHASAIDEBAHASA Kajian ini menunjukkan bahwa para peneliti sebagian besar fokus pada pemeriksaan TPACK guru melalui pelaporan mandiri menggunakan pengetahuan umum. TrenKajian ini menunjukkan bahwa para peneliti sebagian besar fokus pada pemeriksaan TPACK guru melalui pelaporan mandiri menggunakan pengetahuan umum. Tren
IDEBAHASAIDEBAHASA Analisis data mencakup kategorisasi kesalahan tata bahasa berdasarkan teori Krashen (1982) di mana kesalahan tata bahasa dikategorikan sebagai bentuk kataAnalisis data mencakup kategorisasi kesalahan tata bahasa berdasarkan teori Krashen (1982) di mana kesalahan tata bahasa dikategorikan sebagai bentuk kata
STAI ALHIDAYAHSTAI ALHIDAYAH Pembelajaran bahasa Arab di pesantren Persis tingkat Madrasah Aliyah di Garut lebih difokuskan pada penguasaan keterampilan membaca (maharah qiroah) untukPembelajaran bahasa Arab di pesantren Persis tingkat Madrasah Aliyah di Garut lebih difokuskan pada penguasaan keterampilan membaca (maharah qiroah) untuk