YANAYANA
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan SainsAlgebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan SainsTransformasi pendidikan abad ke-21 membutuhkan pendekatan pedagogis yang lebih adaptif, ilmiah, dan terintegrasi. Paradigma baru yang muncul adalah neuroeducation, yaitu integrasi interdisipliner antara neurosains, psikologi kognitif, dan pedagogi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses mengajar dan belajar. Penelitian ini secara sistematis meneliti peran neuroeducation dalam pendidikan kontemporer dengan mengidentifikasi strategi implementasi, tantangan, dan implikasinya terhadap kebijakan pendidikan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis (SLR) yang melibatkan 20 artikel terindeks yang dipublikasikan antara tahun 2015 dan 2025, yang diambil dari basis data Scopus, ScienceDirect, dan SINTA. Temuan menunjukkan bahwa neuroeducation berkontribusi signifikan dalam meningkatkan hasil belajar melalui pembelajaran multisensorik, penguatan neuroplasticity, dan pendekatan pedagogis restoratif. Namun, masih terdapat tantangan, terutama terkait dengan rendahnya pemahaman guru tentang neurosains dan kurangnya program pelatihan yang terstruktur. Penelitian ini merekomendasikan integrasi sistematis konsep neuroeducation ke dalam kurikulum pendidikan guru dan kebijakan pendidikan nasional.
Tinjauan literatur ini menunjukkan bahwa neuroeducation memainkan peran strategis dalam membentuk paradigma pedagogis yang lebih adaptif, ilmiah, dan responsif sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.Integrasi neurosains, psikologi kognitif, dan praktik pedagogis berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di berbagai ranah kognitif, afektif, dan sosial-emosional.Penerapan strategi pembelajaran berbasis otak seperti pembelajaran multisensorik, pendekatan restoratif, dan penguatan neuroplasticity terbukti efektif dalam meningkatkan perhatian siswa, daya ingat, dan partisipasi aktif dalam proses belajar.Namun, masih terdapat tantangan, terutama terkait dengan pemahaman terbatas guru tentang konsep neurosains, kurangnya integrasi neuroeducation dalam kurikulum pendidikan guru, dan keterbatasan literatur dan sumber daya pelatihan dalam bahasa Indonesia.Secara konseptual dan praktis, neuroeducation menekankan kebutuhan akan reformasi kebijakan pendidikan yang komprehensif, mencakup pengembangan kurikulum guru, pelatihan profesional, dan penciptaan bahan ajar berbasis neurosains.Indonesia memiliki peluang signifikan untuk mengadopsi pendekatan ini secara bertahap dan kontekstual, sehingga dapat membangun sistem pembelajaran yang lebih personal, holistik, dan berbasis otak.
Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan modul pendidikan neurosains dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), baik pra-jabat maupun dalam jabatan. Modul ini tidak hanya teoritis, tetapi juga praktis, dengan memasukkan pelatihan studi kasus dan penggunaan teknologi neuroeducation seperti eye-tracking, EEG portabel, dan aplikasi analisis emosi berbasis AI.. . 2. Menerapkan kebijakan pengembangan kurikulum nasional yang mempertimbangkan temuan dari psikologi neuro-pendidikan. Misalnya, pemetaan beban kognitif dalam kurikulum harus mempertimbangkan rentang perhatian dan kapasitas memori kerja siswa berdasarkan usia dan tahap perkembangan mereka. Reformasi kurikulum berbasis neurosains akan mempromosikan struktur pembelajaran yang lebih ritmis, adaptif, dan tersegmentasi secara kognitif.. . 3. Menyediakan sumber daya pembelajaran berbasis neurosains. Pemerintah dan institusi pendidikan perlu memfasilitasi pengembangan bahan ajar yang mendukung visualisasi konsep, integrasi multisensorik, dan memberikan pilihan istirahat reflektif dalam setiap sesi pembelajaran. Buku teks, misalnya, perlu didesain ulang untuk memasukkan keseimbangan visual-verbal, peta kognitif, dan aktivitas refleksi metacognitif berdasarkan prinsip spacing dan interleaving.
- Analysis of Learning Outcomes Module Material for Madrasah Ibtidaiyah Teachers of Teacher Professional... madrosatuna.umsida.ac.id/index.php/Madrosatuna/article/view/1570Analysis of Learning Outcomes Module Material for Madrasah Ibtidaiyah Teachers of Teacher Professional madrosatuna umsida ac index php Madrosatuna article view 1570
- 0. iw djdg wvo p8 sg og 9at fu yec 3l 7l doi.org/10.3389/feduc.2024.14374180 iw djdg wvo p8 sg og 9at fu yec 3l 7l doi 10 3389 feduc 2024 1437418
| File size | 265.11 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Maka, dapat disimpulkan bahwa aktivitas penyakit berhubungan dengan kualitas hidup total dan fisik pada pasien AR, sedangkan kadar CRP tidak menunjukkanMaka, dapat disimpulkan bahwa aktivitas penyakit berhubungan dengan kualitas hidup total dan fisik pada pasien AR, sedangkan kadar CRP tidak menunjukkan
YANAYANA Penggunaan video tutorial secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa pada ranah afektif dan psikomotor dengan efek yang sangat besar, sedangkanPenggunaan video tutorial secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa pada ranah afektif dan psikomotor dengan efek yang sangat besar, sedangkan
YANAYANA Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif masyarakat serta potensi pengembangan produk menjadi usaha mikro, kecil, dan menengah. Pendekatan ekoteologiHasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif masyarakat serta potensi pengembangan produk menjadi usaha mikro, kecil, dan menengah. Pendekatan ekoteologi
YANAYANA Hasil analisis regresi logistik biner menunjukkan bahwa hanya tiga dari enam variabel independen yang memiliki pengaruh signifikan terhadap penggunaanHasil analisis regresi logistik biner menunjukkan bahwa hanya tiga dari enam variabel independen yang memiliki pengaruh signifikan terhadap penggunaan
YANAYANA Therefore, the E-LKPD is deemed suitable for use in the learning process. Based on the research findings, the development of the E-Worksheet (E-LKPD) usingTherefore, the E-LKPD is deemed suitable for use in the learning process. Based on the research findings, the development of the E-Worksheet (E-LKPD) using
YANAYANA The research data are from the principal and 10 eighth-grade students who took the literacy test. Data collection techniques were obtained through interviews.The research data are from the principal and 10 eighth-grade students who took the literacy test. Data collection techniques were obtained through interviews.
YANAYANA Studi ini mengeksplorasi bagaimana dukungan orang tua memengaruhi kinerja akademik mahasiswa. Dengan pendekatan kuantitatif dan metode survei, data dikumpulkanStudi ini mengeksplorasi bagaimana dukungan orang tua memengaruhi kinerja akademik mahasiswa. Dengan pendekatan kuantitatif dan metode survei, data dikumpulkan
YANAYANA Oleh karena itu, diperlukan pelatihan dan pengembangan terkait public speaking untuk mendorong peningkatan kualitas presentasi mahasiswa dalam lingkunganOleh karena itu, diperlukan pelatihan dan pengembangan terkait public speaking untuk mendorong peningkatan kualitas presentasi mahasiswa dalam lingkungan
Useful /
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Dibandingkan litigasi di pengadilan yang cenderung memakan waktu dan biaya tinggi, arbitrase menawarkan proses yang lebih cepat, efisien, fleksibel, sertaDibandingkan litigasi di pengadilan yang cenderung memakan waktu dan biaya tinggi, arbitrase menawarkan proses yang lebih cepat, efisien, fleksibel, serta
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok umur responden didominasi oleh lansia berusia 60–65 tahun sebesar 43,1% dan mayoritas berjenis kelamin perempuanHasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok umur responden didominasi oleh lansia berusia 60–65 tahun sebesar 43,1% dan mayoritas berjenis kelamin perempuan
YANAYANA Program Tahfidz Al-Quran di SLB Negeri Seduri Mojokerto telah berhasil menyesuaikan diri dengan karakteristik siswa berkebutuhan khusus, terutama siswaProgram Tahfidz Al-Quran di SLB Negeri Seduri Mojokerto telah berhasil menyesuaikan diri dengan karakteristik siswa berkebutuhan khusus, terutama siswa
UNDIKMAUNDIKMA Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation).Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation).