UM SURABAYAUM SURABAYA
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan SastraStilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan SastraPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelanggaran prinsip kerjasama dalam debat Calon Wakil Gubernur Jawa Timur tahun 2018. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Analisis dilaksanakan dengan uturan proses yang sudah disusun oleh peneliti. Hasil penelitian menemukan bahwa pelanggaran maksim kuantitas terjadi saat Emil menjawab pertanyaan dari Puti dengan berlebihan. Pelanggaran maksim kualitas terjadi saat Puti menyebutkan desa yang ia kunjungi dengan penggunaan kata kalau tidak salah. Pelanggaran maksim relevansi terjadi saat Emil menanyakan mengenai rata-rata stanting Jawa Timur dan Puti tidak menjawab pertanyaan tersebut. Sedangkan pelanggaran maksim cara terjadi saat Puti bertanya tetapi ia terlalu bertele-tele dengan menjelaskan hal lain diluar pertanyaan yang ia sampaiakan. Berdasarkan analisis yang telah dilaksanakan diketahui bahwa didapatkan pelanggaran dalam semua maksim prinsip kerjasama dalam debat yang dianalisis meliputi maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim cara.
Berdasarkan analisis yang telah dilaksanakan mengenai pelanggaran prinsip kerjasama dalam debat CAWAGUB Jawa Timur 2018 ditemukan beberapa pelanggaran.Setiap maksim dalam prinsip kerjasama ditemukan bukti pelanggaran.Dapat dikatan pula dalam sebuah debat sering ditemua pelanggaran ptinsip kerjasama.Pelanggran yang terjadi meliputi pelanggaran maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim cara/pelaksanaan.Pelanggaran maksim kuantitas terjadi saat Emil menjawab pertanyaaan dari Puti dengan berlebihan.Pelanggaran maksim kualitas terjadi saat Puti menyebutkan desa yang dikunjungi dengan penggunaan kata kalau tidak salah.Pelanggaran maksim relevansi terjadi saat Emil menanyakan mengenai rata-rata stanting Jawa Timur dan Puti tidak menjawab pertanyaan tersebut.Sedangkan pelanggaran maksim cara terjadi saat Puti bertanya tetapi terlalu bertele-tele dengan menjelaskan hal lain di luar pertanyaan yang disampaiakan.
Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pelanggaran prinsip kerjasama dalam debat, seperti latar belakang sosial budaya, kesopanan, dan toleransi. Selain itu, dapat juga dilakukan studi komparatif antara debat kandidat di berbagai daerah untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam pelanggaran prinsip kerjasama. Terakhir, penelitian dapat fokus pada dampak pelanggaran prinsip kerjasama terhadap pemilih dan bagaimana hal ini dapat diatasi atau diminimalkan dalam debat-debat selanjutnya.
| File size | 320.22 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Dapat menajamkan sikap kritis dan inovatif mahasiswa, menjadi generasi yang telah siap menghadapi dan memerangi segala bentuk ketidakadilan gender.menanamkanDapat menajamkan sikap kritis dan inovatif mahasiswa, menjadi generasi yang telah siap menghadapi dan memerangi segala bentuk ketidakadilan gender.menanamkan
UM SURABAYAUM SURABAYA Sinkronisasi kurikulum ditingkat sekolah SMK telah mengubah paradigma yang selama ini dicetak untuk sukses ujian nasional menjadi sukses ujian nasionalSinkronisasi kurikulum ditingkat sekolah SMK telah mengubah paradigma yang selama ini dicetak untuk sukses ujian nasional menjadi sukses ujian nasional
IDEBAHASAIDEBAHASA Improvisasi menjadi strategi utama untuk menciptakan efek estetis, sementara naskah drama ini menekankan aspek teater sebagai media performatif. KesimpulanImprovisasi menjadi strategi utama untuk menciptakan efek estetis, sementara naskah drama ini menekankan aspek teater sebagai media performatif. Kesimpulan
UM SURABAYAUM SURABAYA Bahasa kasar tersebut tergolong menjadi lima jenis. kondisi, nama hewan, makhluk astral, objek, dan bagian tubuh manusia. Anak-anak remaja tersebut belumBahasa kasar tersebut tergolong menjadi lima jenis. kondisi, nama hewan, makhluk astral, objek, dan bagian tubuh manusia. Anak-anak remaja tersebut belum
UM SURABAYAUM SURABAYA Hal tersebut dapat disesuaikan dengan CP dan TP Kurikulum Merdeka karena sumber data berupa buku bahasa Indonesia karangan Kemendikbud. Jadi dapat disimpulkanHal tersebut dapat disesuaikan dengan CP dan TP Kurikulum Merdeka karena sumber data berupa buku bahasa Indonesia karangan Kemendikbud. Jadi dapat disimpulkan
UIN SUKAUIN SUKA Dengan pendekatan deskriptif-analitis, studi ini menelaah bagaimana kedua penafsir merespons fenomena sosial budaya setempat serta menyisipkan interpretasiDengan pendekatan deskriptif-analitis, studi ini menelaah bagaimana kedua penafsir merespons fenomena sosial budaya setempat serta menyisipkan interpretasi
UWIKAUWIKA Dalam hal hubungan sejarah dan budaya, meskipun ada kemiripan dalam teknik dan waktu kemunculan keduanya pada abad ke-16, Wayang Golek dan Wayang PotehiDalam hal hubungan sejarah dan budaya, meskipun ada kemiripan dalam teknik dan waktu kemunculan keduanya pada abad ke-16, Wayang Golek dan Wayang Potehi
JIPEDJIPED Hal ini dikarenakan belum tersedianya media pembelajaran aksara Jawa yang mendukung pembelajaran, siswa menganggap bahwa materi aksara Jawa sangat sulit,Hal ini dikarenakan belum tersedianya media pembelajaran aksara Jawa yang mendukung pembelajaran, siswa menganggap bahwa materi aksara Jawa sangat sulit,
Useful /
IDEBAHASAIDEBAHASA Pengetahuan Pedagogis Konten Teknologi (TPACK) telah diimplementasikan sebagai kerangka konseptual untuk domain pengetahuan yang perlu dikuasai guru agarPengetahuan Pedagogis Konten Teknologi (TPACK) telah diimplementasikan sebagai kerangka konseptual untuk domain pengetahuan yang perlu dikuasai guru agar
IDEBAHASAIDEBAHASA Penelitian ini menganalisis teknik penerjemahan dan kualitas terjemahan yang digunakan dalam tindak tutur dalam film A Wrinkle in Time oleh Disney Pictures.Penelitian ini menganalisis teknik penerjemahan dan kualitas terjemahan yang digunakan dalam tindak tutur dalam film A Wrinkle in Time oleh Disney Pictures.
IDEBAHASAIDEBAHASA Selanjutnya, penilai menunjukkan hasil penilaian kualitas penerjemahan menunjukkan bahwa kualitas tersebut berada pada tingkat akurat, tingkat dapat diterima,Selanjutnya, penilai menunjukkan hasil penilaian kualitas penerjemahan menunjukkan bahwa kualitas tersebut berada pada tingkat akurat, tingkat dapat diterima,
UNAIUNAI Pasal-pasal yang dibahas dalam konteks ini menunjukkan pentingnya mempertahankan praktik tradisional sambil tetap terbuka terhadap perubahan dan adaptasiPasal-pasal yang dibahas dalam konteks ini menunjukkan pentingnya mempertahankan praktik tradisional sambil tetap terbuka terhadap perubahan dan adaptasi