HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG
Journal of Curriculum IndonesiaJournal of Curriculum IndonesiaStudi ini mengeksplor kritik postpositivisme terhadap validitas asesmen kuantitatif (positivisme) dalam pembelajaran moral siswa kelas VI SDN 8 Lahat Selatan. Penelitian berangkat dari kekhawatiran bahwa pendekatan positivistik tradisional—yang menekankan objektivitas, pengukuran, dan validitas numerik—mungkin gagal menangkap keseluruhan dan konteks proses perkembangan moral siswa. Tujuan studi adalah menganalisis bagaimana perspektif postpositivisme mereinterpretasi validitas asesmen dengan mempertimbangkan faktor subjektif, budaya, dan situasional dalam mengevaluasi sikap dan perilaku moral siswa. Hasil menunjukkan bahwa meskipun asesmen kuantitatif memberikan keluaran yang dapat diukur, mereka gagal merefleksikan proses dinamis internalisasi moral. Postpositivisme menawarkan kerangka kerja yang lebih komprehensif dengan mengintegrasikan asesmen interpretif dan reflektif yang selaras dengan pengalaman hidup siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas asesmen kuantitatif dalam pembelajaran moral terbatas jika digunakan sebagai satu-satunya ukuran pemahaman moral siswa.Melalui lensa postpositivisme, moralitas tidak dapat sepenuhnya diwakili oleh hasil numerik karena terkait dengan pengalaman sosial, emosional, dan konteks.Validitas asesmen moral harus didefinisikan sebagai konstruksi multidimensi yang menggabungkan keandalan empiris, interpretasi konteks, dan refleksi etis.
Fenomena ini memicu pertanyaan penelitian baru: a) Bagaimana menerapkan pendekatan postpositivisme dalam asesmen moral di tingkat pendidikan menengah yang memiliki kompleksitas moral lebih tinggi? b) Apakah integrasi asesmen kuantitatif dan kualitatif efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang nilai-nilai moral kontekstual? c) Bagaimana pelatihan guru yang berbasis paradigma postpositivisme dapat mengubah praktik asesmen tradisional di sekolah dasar?.
| File size | 283.31 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNZAHUNZAH Artikel ini berjudul Membangun Akhlak Mulia Melalui Ibadah: Studi dari Buya Yahya dan Ustadz Adi Hidayat mengkaji hubungan antara pertumbuhan moral dalamArtikel ini berjudul Membangun Akhlak Mulia Melalui Ibadah: Studi dari Buya Yahya dan Ustadz Adi Hidayat mengkaji hubungan antara pertumbuhan moral dalam
SGTSGT Penelitian ini didorong oleh terbatasnya studi Living Quran yang secara spesifik mengkaji praktik pembacaan ḥizb ṣagīr sebagai manifestasi nilai-nilaiPenelitian ini didorong oleh terbatasnya studi Living Quran yang secara spesifik mengkaji praktik pembacaan ḥizb ṣagīr sebagai manifestasi nilai-nilai
PENACCELERATIONPENACCELERATION Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, menggunakan studi pustaka dan analisis terhadap implementasiMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, menggunakan studi pustaka dan analisis terhadap implementasi
JOMPARNDJOMPARND Adapun kampanye secara offline dilakukan dengan mendatangi beberapa lembaga Pendidikan non-formal, seperti Taman Pendidikan Alquran (TPA) dan lembaga bimbinganAdapun kampanye secara offline dilakukan dengan mendatangi beberapa lembaga Pendidikan non-formal, seperti Taman Pendidikan Alquran (TPA) dan lembaga bimbingan
STAI YPBWISTAI YPBWI Penelitian ini berfokus pada berbagai kegiatan seperti qiroah, shalawat, kajian Islam, shalat Dzuhur berjamaah, shalat Dhuha, dan Pondok Ramadhan, yangPenelitian ini berfokus pada berbagai kegiatan seperti qiroah, shalawat, kajian Islam, shalat Dzuhur berjamaah, shalat Dhuha, dan Pondok Ramadhan, yang
DINUSDINUS Kisah Pangeran Purbaya dan Sejarah Kota Slawi adalah salah satu cerita rakyat yang minim bentuk literaturnya sehingga kurang dikenal oleh masyarakat, berpotensiKisah Pangeran Purbaya dan Sejarah Kota Slawi adalah salah satu cerita rakyat yang minim bentuk literaturnya sehingga kurang dikenal oleh masyarakat, berpotensi
ALMISHBAHALMISHBAH Karena itu, terdapat banyak tradisi sastra lisan lain yang dianggap tabu dan bahkan syirik selain Banjar pamali meskipun terdapat nilai-nilai dakwah diKarena itu, terdapat banyak tradisi sastra lisan lain yang dianggap tabu dan bahkan syirik selain Banjar pamali meskipun terdapat nilai-nilai dakwah di
ALMISHBAHALMISHBAH Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan
Useful /
UNANDUNAND Kesalahan umum termasuk miskomunikasi budaya, kehilangan gaya, omissi, dan kehilangan fungsi. Rekomendasi termasuk menjaga keseimbangan antara kesetiaanKesalahan umum termasuk miskomunikasi budaya, kehilangan gaya, omissi, dan kehilangan fungsi. Rekomendasi termasuk menjaga keseimbangan antara kesetiaan
STAI YPBWISTAI YPBWI Data yang terkumpul merupakan hasil dari observasi, wawancara dan dokumentasi melalui teknik purposive. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitianData yang terkumpul merupakan hasil dari observasi, wawancara dan dokumentasi melalui teknik purposive. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian
STAI YPBWISTAI YPBWI Hasilnya menunjukkan bahwa hermeneutik dapat digunakan selalu memperhatikan penafsiran yang sudah ada dengan menggabungkan metode tafsir Islam sepertiHasilnya menunjukkan bahwa hermeneutik dapat digunakan selalu memperhatikan penafsiran yang sudah ada dengan menggabungkan metode tafsir Islam seperti
UNANDUNAND Makalah ini meneliti makna yang terkandung dalam meme melalui analisis semiotik. Semiotik, menurut Chandler (2007), merupakan kajian tentang tanda danMakalah ini meneliti makna yang terkandung dalam meme melalui analisis semiotik. Semiotik, menurut Chandler (2007), merupakan kajian tentang tanda dan