UNANDUNAND

Jurnal ArbitrerJurnal Arbitrer

Makalah ini meneliti makna yang terkandung dalam meme melalui analisis semiotik. Semiotik, menurut Chandler (2007), merupakan kajian tentang tanda dan simbol serta maknanya, khususnya dalam konteks komunikasi. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi mitos dan ideologi yang disampaikan melalui tanda‑tanda pada meme internet serta mengkaji pesan yang dikomunikasikan kepada audiens. Data dikumpulkan dengan metode observasi, memilih sampel meme internet yang banyak dibagikan di platform media sosial, dan dianalisis secara kualitatif menggunakan pendekatan semiotik untuk mengidentifikasi tanda dan makna yang terkait. Temuan menunjukkan bahwa meme berfungsi sebagai bentuk komunikasi yang memakai penanda untuk menyampaikan pesan, dimana makna konotatif penanda dapat mengungkap mitos dan ideologi di balik pesan tersebut. Meme menyampaikan nilai dan kepercayaan budaya serta dapat menantang atau memperkuat ideologi budaya dominan, sehingga pemahaman terhadap meme dapat memberikan wawasan tentang reproduksi budaya dalam masyarakat serta implikasinya bagi studi media, budaya, dan sosiologi di era digital.

Analisis semiotik menunjukkan bahwa meme internet merupakan sistem tanda yang kompleks, menyampaikan mitos dan ideologi serta berperan sebagai komentar budaya dan sosial.Temuan menegaskan bahwa analisis semiotik efektif untuk memahami konstruksi makna dalam meme, memberikan implikasi bagi kajian media, budaya, dan sosiologi.Namun, penelitian ini terbatas pada sampel meme yang terbatas dan fokus pada mitos serta ideologi, sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan sampel lebih beragam dan eksplorasi aspek diskursus meme lainnya.

Penelitian selanjutnya sebaiknya memperluas sampel meme dengan mencakup variasi platform media sosial dan jenis meme yang lebih beragam, untuk menguji apakah temuan tentang mitos dan ideologi konsisten di konteks yang berbeda. Selanjutnya, dapat dilakukan studi tentang persepsi dan interpretasi meme oleh kelompok audiens yang beragam, seperti perbedaan usia, latar belakang budaya, atau tingkat pendidikan, guna memahami bagaimana faktor demografis memengaruhi konstruksi makna meme. Selain itu, penelitian dapat meneliti dimensi lain dari wacana meme, misalnya penggunaan humor, satir politik, atau strategi retorika, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang fungsi sosial dan politik meme dalam masyarakat digital.

Read online
File size629.01 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test