PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA

Paediatrica IndonesianaPaediatrica Indonesiana

Latar belakang: Resistensi antibiotik merupakan ancaman kesehatan global. E-learning dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan staf medis dan efektivitas penggunaan antibiotik. Tujuan: Untuk mengevaluasi dampak intervensi e-learning bagi dokter anak dan residen terhadap penggunaan antibiotik pada pasien anak. Metode: Studi intervensi lengan tunggal ini melibatkan semua dokter anak dan residen dari Departemen Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-CMH). Staf dan residen menjalani intervensi e-learning tentang stewardship antimikroba (AMS) melalui situs web Sistem Manajemen E-learning Universitas Indonesia (EMAS UI), diikuti dengan perbandingan pengetahuan pra- dan pasca-intervensi. Penggunaan antibiotik yang tepat pra- dan pasca-intervensi dinilai menggunakan bagan alur Gyssen. Hasil: Total 135 (54,4%) penggunaan antibiotik pada periode pra-intervensi dan 170 (72,24%) pada periode pasca-intervensi dianggap tepat. Proporsi subjek yang menerima penggunaan antibiotik yang tepat setelah intervensi secara signifikan lebih besar dibandingkan sebelum (95%CI 0,363 hingga 0,795; P=0,002). 42 dari 56 dokter anak dan 119 dari 123 residen anak berpartisipasi dalam program e-learning. Terdapat peningkatan signifikan dalam tingkat pengetahuan antara periode pra- dan pasca-intervensi pada dokter anak, dengan lebih banyak yang lulus penilaian pasca-intervensi dibandingkan pra-intervensi (1 vs. 29, masing-masing; P=0,001). Demikian pula, peningkatan signifikan diamati pada residen anak (10 vs. 66, masing-masing; P=0,001). Kesimpulan: Terdapat peningkatan signifikan dalam penggunaan antibiotik yang tepat pada pasien anak di CMH setelah dokter anak dan residen menjalani intervensi e-learning.

Terdapat peningkatan signifikan dalam penggunaan antibiotik yang tepat pada pasien anak di CMH setelah dokter anak dan residen menjalani intervensi e-learning.Studi ini menunjukkan bahwa intervensi e-learning dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan praktik penggunaan antibiotik yang rasional di lingkungan rumah sakit.Peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku ini diharapkan dapat berkontribusi pada upaya pengendalian resistensi antibiotik dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan pada anak.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian kuantitatif dengan desain kohort prospektif dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi e-learning terhadap pola resistensi bakteri dan hasil klinis pasien anak. Kedua, penelitian kualitatif dengan pendekatan wawancara mendalam dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan hambatan dokter anak dan residen dalam menerapkan prinsip-prinsip stewardship antimikroba dalam praktik sehari-hari. Ketiga, pengembangan aplikasi mobile yang terintegrasi dengan sistem rekam medis elektronik dapat menjadi solusi inovatif untuk memberikan edukasi berkelanjutan dan dukungan pengambilan keputusan terkait penggunaan antibiotik yang tepat di lapangan. Pengembangan aplikasi ini dapat mencakup fitur seperti kalkulator dosis antibiotik, panduan pemilihan antibiotik berdasarkan hasil kultur, dan pengingat untuk melakukan evaluasi ulang terapi antibiotik secara berkala. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas intervensi stewardship antimikroba dan mengurangi risiko resistensi antibiotik pada pasien anak.

  1. Profil Penggunaan Antibiotik Pascapencanangan Penerapan Program Pengendalian Resistensi Antibiotik di... doi.org/10.15416/ijcp.2018.7.1.30Profil Penggunaan Antibiotik Pascapencanangan Penerapan Program Pengendalian Resistensi Antibiotik di doi 10 15416 ijcp 2018 7 1 30
  2. How Does Distance Education Compare With Classroom Instruction? A Meta-Analysis of the Empirical Literature... doi.org/10.3102/00346543074003379How Does Distance Education Compare With Classroom Instruction A Meta Analysis of the Empirical Literature doi 10 3102 00346543074003379
  3. The Impact of E-Learning on Adherence to Guidelines for Acute Gastroenteritis: A Single-Arm Intervention... doi.org/10.1371/journal.pone.0132213The Impact of E Learning on Adherence to Guidelines for Acute Gastroenteritis A Single Arm Intervention doi 10 1371 journal pone 0132213
  4. Antibiotic use in children before and after an e-learning intervention | Paediatrica Indonesiana. antibiotic... doi.org/10.14238/pi65.5.2025.373-81Antibiotic use in children before and after an e learning intervention Paediatrica Indonesiana antibiotic doi 10 14238 pi65 5 2025 373 81
Read online
File size429 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test