STIQISYKARIMASTIQISYKARIMA

Bunyan al-Ulum : Jurnal Studi IslamBunyan al-Ulum : Jurnal Studi Islam

Pentingnya komunikasi yang harus dilakukan oleh setiap manusia, sebagai tujuan untuk membangun hubungan antara sesama manusia melalui pertukaran informasi, menguatkan sikap dan tingkah laku orang lain dan sebagainya. Sebagai bukti perlunya komunikasi tersebut Allah swt. mengajarkan kepada hamba-Nya untuk dapat berbicara dan berisyarat. Al Quran menjelaskan bentuk-bentuk komunikasi terulang sebanyak 19 kali di dalam dengan 8 kata sifat yang mengikutinya. Dan bentuk-bentuk komunikasi pendidikan dengan kata Qaulan tersebut di antaranya adalah Qaulan maruufan, Qaulan sadiidan, Qaulan baliighan, Qaulan kariiman, Qaulan maysuuran, Qaulan adziiman, Qaulan layyiinan dan Qaulan tsaqiilan.

Komunikasi merupakan hal penting bagi manusia karena memungkinkan ekspresi diri, pembentukan jaringan sosial, dan pengembangan kepribadian, serta disebutkan dalam Al‑Quran sebagai fitrah manusia.Ayat‑ayat Surat Ar‑Rahman menegaskan bahwa Allah mengajarkan manusia untuk berbicara, menegaskan nilai komunikatif sebagai ajaran ilahi.Dengan demikian, mengintegrasikan konsep‑konsep komunikatif Al‑Quran, khususnya istilah‑istilah Qaulan, ke dalam praktik pendidikan sangat diperlukan untuk membina perilaku yang baik dan pertukaran informasi yang efektif.

Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris bagaimana penerapan istilah Qaulan dalam proses belajar mengajar memengaruhi motivasi dan pencapaian siswa di kelas, misalnya dengan desain eksperimen kuasi‑eksperimental di beberapa sekolah menengah. Selanjutnya, dapat dilakukan studi kualitatif untuk mengeksplorasi persepsi guru dan siswa terhadap penggunaan bahasa Qaulan yang lembut (layyinan) dan sopan (kariman) dalam interaksi kelas, sehingga mengidentifikasi faktor‑faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Terakhir, penelitian komparatif antara pendekatan komunikatif berbasis Qaulan dengan pendekatan komunikatif konvensional dapat mengungkap perbedaan efektivitas dalam meningkatkan keterlibatan peserta didik dan mengurangi konflik kelas, memberikan dasar bagi kebijakan kurikulum yang lebih berlandaskan nilai-nilai Qur‑ani.

Read online
File size538.57 KB
Pages33
DMCAReport

Related /

ads-block-test