GREENPUBGREENPUB

Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian TerapanJurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman radiografer terhadap konsep komunikasi efektif dalam pelayanan radiologi. Berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar radiografer belum memiliki pemahaman yang utuh tentang prinsip komunikasi efektif, terutama dalam menjelaskan prosedur pemeriksaan dan menenangkan pasien. Untuk itu dilakukan penyuluhan dengan metode ceramah interaktif dan diskusi kelompok, yang diikuti oleh 20 orang radiografer di Instalasi Radiologi Rumah Sakit XYZ. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata‑rata dari 58,4 pada pre-test menjadi 86,7 pada post-test. Para peserta juga melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan pasien serta memahami pentingnya empati dan penggunaan bahasa sederhana dalam interaksi klinis. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi komunikasi radiografer dan diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan rumah sakit.

Kegiatan penyuluhan berhasil meningkatkan pemahaman radiografer tentang komunikasi efektif, terbukti dari peningkatan rata‑rata nilai pre‑test dari 58,4 menjadi 86,7.Radiografer kini menyadari bahwa komunikasi bersifat dua arah dan berperan penting dalam menciptakan rasa aman, kepercayaan, serta kenyamanan pasien.Selain meningkatkan kompetensi individu, kegiatan ini menumbuhkan budaya kerja yang lebih humanis dan berorientasi pada pasien, sehingga berkontribusi pada peningkatan mutu layanan radiologi di Rumah Sakit XYZ.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas penggunaan metode role‑play berbasis simulasi klinis dibandingkan ceramah interaktif dalam meningkatkan kompetensi komunikasi radiografer, dengan mengukur perubahan perilaku jangka panjang melalui observasi langsung di ruang pemeriksaan. Selanjutnya, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak pelatihan komunikasi terhadap kepuasan pasien dan efisiensi operasional rumah sakit selama minimal satu tahun, sehingga dapat mengidentifikasi faktor‑faktor yang mempengaruhi keberlanjutan perubahan perilaku. Terakhir, penelitian komparatif antara radiografer di rumah sakit dengan program pelatihan rutin dan yang tidak dapat mengevaluasi perbedaan tingkat empati, penggunaan bahasa non‑teknis, dan frekuensi kesalahan prosedur, guna memberikan bukti empiris bagi kebijakan pengembangan kompetensi komunikasi di lingkungan kesehatan.

  1. Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan (Oktober - Desember 2025) |... doi.org/10.38035/jpmpt.v3i4Vol 3 No 4 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan Oktober Desember 2025 doi 10 38035 jpmpt v3i4
  1. #rumah sakit#rumah sakit
  2. #efisiensi operasional#efisiensi operasional
Read online
File size254.31 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-35T
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test