UTPUTP

JURNAL ILMIAH AGRINECAJURNAL ILMIAH AGRINECA

Daun benalu merupakan tanaman yang menempel pada tanaman lain tetapi belum banyak mendapatkan perhatian dalam penanganannya. Urgensi penelitian ini adalah pengobatan secara kimia sangat mahal dan besarnya efek samping obat kimia maka benalu sebagai alternatif bahan alam dapat digunakan sebagai agen antikanker, antibakteri dan penyakit lain. Tujuan penelitian adalah mempelajari kandungan proksimat 3 jenis daun benalu dan kelayakan produk sebagai minuman kesehatan. Metode penelitian adalah uji kuantitatif proksimat dan kelayakan produk dengan metode SWOT. Bahan baku yang diuji adalah daun benalu jambu, daun benalu mangga dan kelengkeng. Penelitian dilaksanakan bulan Maret hingga Mei tahun 2025. Hasil yang diperoleh adalah sebagai berikut kadar proksimat meliputi kadar air, protein, lemak, karbohidrat, serat dalam % adalah daun benalu mangga : 11,13 ± 1,22 | 7,19 ± 0,84 | 8,58 ± 0,41 | 54,25 ± 2,14 | 17,59 ± 0,83 | ; daun benalu kelengkeng : 11,15 ± 1,05 | 14,25 ± 0,95 | 13,13 ± 0,34 | 51,25 ± 1,92 | 12,10 ± 0,72 |; daun benalu jambu air : | 12,58 ± 1,34 | 8,26 ± 0,63 | 11,30 ± 0,24 | 60,20 ± 2,31 | 14,65 ± 0,62 |. Kelayakan produk dari 3 jenis daun benalu menurut analisa SWOT memiliki potensi untuk minuman kesehatan. Daun benalu kelengkeng memiliki potensi mempunyai kadar protein, lemak yang paling tinggi dan seratnya paling rendah dibanding jenis lainnya.

Analisa kelayakan produk kandungan proksimat pada daun benalu mangga, jambu air, kelengkeng menunjukkan bahwa semua jenis daun benalu memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi minuman kesehatan walaupun kandungan proksimat berbeda kadarnya.Daun benalu kelengkeng memiliki protein dan lemak tinggi dibanding lainnya seratnya paling rendah.Namun, perlu dilakukan penelitian yang lebih spesifik dan mengembangkan produk pangan yang lebih efektif dan efisien.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan identifikasi dan kuantifikasi senyawa-senyawa bioaktif spesifik, seperti flavonoid dan antioksidan, pada masing-masing jenis daun benalu untuk memahami mekanisme aksi potensialnya sebagai minuman kesehatan. Kedua, studi lebih lanjut mengenai pengaruh metode pengolahan yang berbeda terhadap kandungan nutrisi dan senyawa bioaktif daun benalu perlu dilakukan untuk mengoptimalkan kualitas produk akhir. Ketiga, penelitian mengenai efektivitas daun benalu sebagai minuman kesehatan dalam studi klinis skala kecil dapat dilakukan untuk menguji manfaatnya secara langsung pada kesehatan manusia, termasuk efeknya terhadap peningkatan imun dan pencegahan penyakit tertentu. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai potensi daun benalu sebagai sumber bahan baku minuman kesehatan yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

  1. Mistletoe Infection in an Oak Forest Is Influenced by Competition and Host Size | PLOS One. mistletoe... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0127055Mistletoe Infection in an Oak Forest Is Influenced by Competition and Host Size PLOS One mistletoe journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0127055
  2. Review on the Extraction Methods of Crude oil from all Generation Biofuels in last few Decades - IOPscience.... doi.org/10.1088/1757-899X/330/1/012024Review on the Extraction Methods of Crude oil from all Generation Biofuels in last few Decades IOPscience doi 10 1088 1757 899X 330 1 012024
Read online
File size453.47 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test