UNTAGUNTAG
JPAP: Jurnal Penelitian Administrasi PublikJPAP: Jurnal Penelitian Administrasi PublikStudi ini dilakukan untuk mengetahui mekanisme pembuatan peraturan desa di Desa Konang, hubungan antara Badan Permusyawaratan Desa dengan Pemerintah Desa dalam penyusunan peraturan desa, dan hasil peraturan desa tahun 2015 yang telah disusun dan disahkan oleh Badan Permusyawaratan Desa bersama Pemerintah Desa. Berdasarkan hasil penelitian, mekanisme penyusunan peraturan desa di Desa Konang dibagi menjadi tahap persiapan yang meliputi perencanaan dan persiapan, serta tahap proses yang meliputi formulasi, diskusi, teknik penyusunan, dan pengesahan. Hubungan antara Badan Permusyawaratan Desa dengan Kepala Desa Konang sangat baik, karena masing-masing pihak telah melaksanakan tugas dan wewenang dalam penyusunan peraturan desa. Peraturan desa yang telah disusun dan disahkan oleh Badan Permusyawaratan Desa bersama Pemerintah Desa telah berjalan dengan baik.
Dalam penyusunan peraturan desa yang dilakukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Pemerintah Desa Konang, proses penyusunannya menggunakan mekanisme yang benar dan sesuai.Hubungan yang tercipta juga sangat baik antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dengan Pemerintah Desa Konang dalam proses pembuatan keputusan yang sangat diperlukan dalam proses penyusunan dan pengesahan peraturan desa agar apa yang menjadi keinginan masyarakat dapat terpenuhi.Kemitraan ini terjalin dengan baik karena Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Pemerintah Desa Konang menjalankan tugas dan wewenang masing-masing dengan baik.Hubungan yang tercipta dengan baik antara Pemerintah Desa dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tidak lepas dari komitmen masing-masing, Pemerintah Desa yang menempatkan kedudukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sejajar atau sebagai mitra kerja, Pemerintah Desa tidak lagi dominan dalam hal pembuatan Peraturan Desa.
Untuk mempertahankan hubungan kerja yang baik antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dengan Pemerintah Desa Konang, disarankan agar masing-masing pihak bekerja sesuai dengan tugas dan wewenang masing-masing. Selain itu, para anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) disarankan untuk lebih aktif lagi dengan membagi waktu antara pekerjaan utama mereka dengan tanggung jawab mereka sebagai anggota BPD. Hal ini penting agar proses penyusunan peraturan desa dapat berjalan dengan lancar dan melibatkan seluruh anggota BPD.
| File size | 215.56 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPARUMPAR Simpulan penelitian menunjukkan bahwa advokasi anggaran berbasis Gender‑Responsive Budgeting yang melibatkan multi‑stakeholder berhasil menghasilkanSimpulan penelitian menunjukkan bahwa advokasi anggaran berbasis Gender‑Responsive Budgeting yang melibatkan multi‑stakeholder berhasil menghasilkan
UNIVERSITASMBOJOBIMAUNIVERSITASMBOJOBIMA Penelitian ini didorong oleh budaya rimpu yang merupakan bagian dari masyarakat Bima, di mana perempuan mengenakan rimpu untuk menutup aurat sesuai ajaranPenelitian ini didorong oleh budaya rimpu yang merupakan bagian dari masyarakat Bima, di mana perempuan mengenakan rimpu untuk menutup aurat sesuai ajaran
OJSAPAJIOJSAPAJI Selain itu, pelatihan dan penguasaan teknologi informasi menjadi faktor krusial dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan. ImplikasiSelain itu, pelatihan dan penguasaan teknologi informasi menjadi faktor krusial dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan. Implikasi
UAIUAI Setiap kebijakan yang berkaitan dengan pendidikan akan berdampak pada pengambilan keputusan oleh para pembuat kebijakan dalam bidang pendidikan, baik diSetiap kebijakan yang berkaitan dengan pendidikan akan berdampak pada pengambilan keputusan oleh para pembuat kebijakan dalam bidang pendidikan, baik di
ESC IDESC ID Objek penelitian ini adalah 38 Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur tahun 2018-2022. Metode pengumpulan data penelitianObjek penelitian ini adalah 38 Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur tahun 2018-2022. Metode pengumpulan data penelitian
POLINEMAPOLINEMA Perilaku oportunistik politisi dalam pembuatan keputusan investasi publik karena capital spending is highly discretionary, para politisi membuat keputusan‑keputusanPerilaku oportunistik politisi dalam pembuatan keputusan investasi publik karena capital spending is highly discretionary, para politisi membuat keputusan‑keputusan
UNIMAUNIMA (3) Pelaporan Dana Desa secara teknis maupun administratif sudah baik, pemerintah desa telah melakukan pelaporan serta pertanggungjawaban terhadap masyarakat(3) Pelaporan Dana Desa secara teknis maupun administratif sudah baik, pemerintah desa telah melakukan pelaporan serta pertanggungjawaban terhadap masyarakat
AKRABJUARAAKRABJUARA (2). Memberikan solusi pemecahan permasalahannya kepada pemerintah melalui kegiatan seminar hasil penelitian, dan dipublikasikan melalui jurnal. Dengan(2). Memberikan solusi pemecahan permasalahannya kepada pemerintah melalui kegiatan seminar hasil penelitian, dan dipublikasikan melalui jurnal. Dengan
Useful /
UNTAGUNTAG Kinerja pelayanan publik tentang Prona di Kantor BPN Kabupaten Tuban belum optimal karena kurangnya sumber daya manusia, kurangnya peralatan pendukung,Kinerja pelayanan publik tentang Prona di Kantor BPN Kabupaten Tuban belum optimal karena kurangnya sumber daya manusia, kurangnya peralatan pendukung,
UNTAGUNTAG Oleh karena itu, untuk meningkatkan kinerja manajemen puskesmas, perlu dilakukan perencanaan yang baik di tingkat puskesmas, koordinasi antar puskesmas,Oleh karena itu, untuk meningkatkan kinerja manajemen puskesmas, perlu dilakukan perencanaan yang baik di tingkat puskesmas, koordinasi antar puskesmas,
UNTAGUNTAG Penelitian ini menyarankan perlunya integrasi yang melibatkan pemerintah, Administrasi Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dan layanan administratif PelabuhanPenelitian ini menyarankan perlunya integrasi yang melibatkan pemerintah, Administrasi Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dan layanan administratif Pelabuhan
HABIBURRAHMANHABIBURRAHMAN Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman teknis sebesar 38%, menjadi 82% peserta mampu menerapkan sintaks Python secara mandiri.Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman teknis sebesar 38%, menjadi 82% peserta mampu menerapkan sintaks Python secara mandiri.