DAARULHUDADAARULHUDA

Media Hukum Indonesia (MHI)Media Hukum Indonesia (MHI)

Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menyeimbangkan kebutuhan energi dengan perlindungan lingkungan hidup. PLTU batubara masih menjadi sumber energi dominan, namun menimbulkan emisi tinggi dan risiko kesehatan masyarakat. Penelitian ini menerapkan metode yuridis normatif untuk menganalisis efektivitas kerangka hukum nasional dalam mendukung pencapaian Net Zero Emissions (NZE) dan melindungi hak lingkungan. Hasil menunjukkan bahwa regulasi mendukung transisi energi, tetapi implementasinya terkendala oleh dominasi batubara, lemahnya pengawasan, dan minimnya partisipasi publik. Penguatan hukum, integrasi kebijakan, dan akuntabilitas menjadi kunci untuk memastikan transisi energi yang berkelanjutan dan adil.

Indonesia telah membentuk landasan hukum yang mendorong pencapaian target Net Zero Emission (NZE) tahun 2060 melalui berbagai regulasi di bidang energi dan lingkungan.Namun, keberpihakan kebijakan yang masih mempertahankan batubara sebagai komoditas strategis, disertai dukungan hilirisasi dan lemahnya pengawasan lingkungan, menunjukkan adanya kontradiksi dalam implementasi yang berpotensi menghambat upaya dekarbonisasi sektor ketenagalistrikan.Pertentangan kebijakan ini secara langsung memengaruhi terpenuhinya hak masyarakat atas lingkungan hidup yang layak dan sehat, karena operasional PLTU batubara masih menimbulkan pencemaran dan risiko kesehatan sementara penegakan hukum lingkungan belum optimal.Penguatan tata kelola lingkungan yang konsisten dan berkeadilan menjadi hal yang sangat krusial agar proses transisi energi menuju NZE tidak hanya mengutamakan stabilitas energi dan laju pertumbuhan ekonomi, melainkan juga memastikan hak lingkungan masyarakat terlindungi secara berkesinambungan.

Untuk mempercepat transisi energi menuju NZE, diperlukan reformasi regulasi yang mendorong percepatan investasi energi terbarukan. Selain itu, perlu ada integrasi kebijakan energi dan lingkungan yang selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, serta peningkatan akuntabilitas dan efektivitas pengawasan kepatuhan lingkungan oleh PLTU batubara. Penguatan tata kelola lingkungan yang konsisten dan berkeadilan juga menjadi kunci untuk memastikan hak lingkungan masyarakat terlindungi. Dengan demikian, proses transisi energi dapat berjalan secara berkelanjutan dan adil, tidak hanya mengutamakan stabilitas energi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan hak lingkungan masyarakat terlindungi secara berkesinambungan.

Read online
File size295.49 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test