UNTAG BANYUWANGIUNTAG BANYUWANGI
AMARAMARPermasalahan sampah plastik menjadi isu serius di Indonesia karena dampaknya terhadap pencemaran lingkungan, kesehatan, dan ekosistem. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang berfokus pada implementasi Surat Edaran Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuwangi Nomor 501/184/429.107/2023 tentang pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai. Tujuannya adalah untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan kebijakan tersebut di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasinya belum optimal karena rendahnya kesadaran masyarakat dan kurangnya dukungan pelaku usaha terhadap penggunaan kemasan ramah lingkungan. Namun demikian, terdapat faktor pendukung berupa meningkatnya kesadaran publik, komitmen sebagian pelaku usaha, serta sosialisasi yang mulai efektif. Surat edaran ini memiliki dasar hukum pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah sebagai landasan pengaturan kebijakan lingkungan berkelanjutan.
Kebijakan pembatasan plastik sekali pakai di Banyuwangi merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam mengurangi sampah plastik dan mendukung pembangunan berkelanjutan.Meskipun demikian, efektivitas implementasinya masih terkendala oleh rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan alternatif ramah lingkungan, dan pengawasan yang kurang optimal terhadap pelaku usaha.Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi yang berkelanjutan, penguatan regulasi, dan kolaborasi multisektor untuk mencapai keberhasilan pembatasan plastik yang optimal dan berkesinambungan.
Melihat tantangan dan peluang yang terungkap dalam implementasi kebijakan pembatasan penggunaan kantong plastik sekali pakai, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi untuk memperdalam pemahaman dan efektivitas kebijakan serupa di masa depan. Pertama, sangat penting untuk melakukan studi yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor psikologis dan sosiologis yang memengaruhi tingkat kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap kebijakan ini, tidak hanya di Banyuwangi tetapi juga di daerah lain dengan konteks sosial budaya yang berbeda. Penelitian ini dapat mengidentifikasi norma sosial, persepsi risiko lingkungan, serta jenis insentif perilaku yang paling efektif dalam mendorong perubahan kebiasaan jangka panjang terkait penggunaan plastik. Kedua, menimbang kendala terkait ketersediaan dan biaya alternatif kemasan ramah lingkungan bagi pelaku usaha, perlu dilakukan studi komparatif yang menganalisis dampak ekonomi dan kelayakan implementasi alternatif tersebut di berbagai skala usaha. Ini termasuk analisis biaya-manfaat bagi usaha mikro hingga menengah, eksplorasi rantai pasok produk ramah lingkungan, serta identifikasi potensi insentif fiskal atau non-fiskal dari pemerintah yang dapat mempercepat transisi ini. Terakhir, dengan adanya temuan mengenai lemahnya pengawasan dan kesenjangan komunikasi, penelitian lanjutan dapat berfokus pada evaluasi efektivitas mekanisme pengawasan dan penegakan hukum yang ada, serta perumusan model kolaborasi multisektor yang lebih adaptif dan inklusif. Model ini seharusnya mampu menjembatani kesenjangan informasi antara pemerintah dan pelaku usaha kecil, serta mengoptimalkan peran setiap pemangku kepentingan dalam mencapai kepatuhan kebijakan pembatasan plastik secara holistik dan berkelanjutan. Dengan demikian, upaya pengurangan sampah plastik dapat berjalan lebih efektif dan berdampak luas.
| File size | 368.98 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
POLITEKNIK KEBUMENPOLITEKNIK KEBUMEN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh label ramah lingkungan, iklan ramah lingkungan, dan kemasan ramah lingkungan terhadap keputusan pembelian:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh label ramah lingkungan, iklan ramah lingkungan, dan kemasan ramah lingkungan terhadap keputusan pembelian:
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Temuan ini memiliki implikasi strategis bagi perusahaan skincare lokal untuk dapat memanfaatkan strategi green marketing dalam menjangkau konsumen GenTemuan ini memiliki implikasi strategis bagi perusahaan skincare lokal untuk dapat memanfaatkan strategi green marketing dalam menjangkau konsumen Gen
LIFESCIFILIFESCIFI Hasil menunjukkan bahwa orientasi pasar hijau, kesadaran lingkungan, dan inovasi hijau masing‑masing memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadapHasil menunjukkan bahwa orientasi pasar hijau, kesadaran lingkungan, dan inovasi hijau masing‑masing memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap
STPI PAJAKSTPI PAJAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan green marketing sebagai strategi dalam meningkatkan keunggulan bersaing perusahaan yang melibatkanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan green marketing sebagai strategi dalam meningkatkan keunggulan bersaing perusahaan yang melibatkan
UNIBAUNIBA Selain itu, secara simultan ketiga variabel media sosial, edukasi sekolah pasar modal, dan self-efficacy secara signifikan memiliki pengaruh terhadap minatSelain itu, secara simultan ketiga variabel media sosial, edukasi sekolah pasar modal, dan self-efficacy secara signifikan memiliki pengaruh terhadap minat
STIE PENASTIE PENA Penelitian ini membahas pengaruh strategi pemasaran hijau dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terhadap perilaku pembelian hijau dengan variabelPenelitian ini membahas pengaruh strategi pemasaran hijau dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terhadap perilaku pembelian hijau dengan variabel
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Temuan ini mengonfirmasi bahwa semakin kuat ketiga faktor tersebut, semakin tinggi pula niat konsumen untuk membeli produk ramah lingkungan, yang sesuaiTemuan ini mengonfirmasi bahwa semakin kuat ketiga faktor tersebut, semakin tinggi pula niat konsumen untuk membeli produk ramah lingkungan, yang sesuai
IAIDUKANDANGANIAIDUKANDANGAN Tren konsumen untuk menggunakan produk ramah lingkungan semakin meningkat. Gerakan ini dikenal dengan istilah “konsumerisme hijau atau kesadaran hijau.Tren konsumen untuk menggunakan produk ramah lingkungan semakin meningkat. Gerakan ini dikenal dengan istilah “konsumerisme hijau atau kesadaran hijau.
Useful /
POLTEKNAKERPOLTEKNAKER Terdapat hubungan antara beban kerja mental dengan stres kerja dengan nilai p sebesar 0,025. Disarankan agar karyawan dapat mengelola stres melalui komunikasiTerdapat hubungan antara beban kerja mental dengan stres kerja dengan nilai p sebesar 0,025. Disarankan agar karyawan dapat mengelola stres melalui komunikasi
ABISATYAABISATYA Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara organisasi merancang dan menerapkan sistem pengendalian manajemen (SPM). Artikel ini bertujuan untukPerkembangan teknologi digital telah mengubah cara organisasi merancang dan menerapkan sistem pengendalian manajemen (SPM). Artikel ini bertujuan untuk
ABISATYAABISATYA Dengan adanya kualitas E-Learning yang baik akan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan mahasiswa. Perlu dilakukan perbaikan dan peningkatanDengan adanya kualitas E-Learning yang baik akan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan mahasiswa. Perlu dilakukan perbaikan dan peningkatan
IAIDUKANDANGANIAIDUKANDANGAN Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan Sistem Manajemen Informasi BAZNAS (SiMBA) dalam optimalisasi pengelolaanBerdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan Sistem Manajemen Informasi BAZNAS (SiMBA) dalam optimalisasi pengelolaan