AKPERALKAUTSARAKPERALKAUTSAR

Jurnal Ilmiah Keperawatan dan Kesehatan Alkautsar (JIKKA)Jurnal Ilmiah Keperawatan dan Kesehatan Alkautsar (JIKKA)

Hipertensi adalah penyakit penyebab kematian menyerang berbagai usia. Setiap tahun di seluruh dunia tercatat hampir 9,5 juta kasus hipertensi. Terjadi peningkatan sistem saraf simpatif dikarenakan kenaikan pembentukan katekolamin seperti adrenalin dan non adrenalin yang memicu penyempitan saluran darah. Tanda gejala sakit kepala bagian belakang, rasa berat tengkuk kepala, pandangan berkunang-kunang, buram, kesulitan tidur, kelelahan, dan nyeri leher belakang. Nyeri disebabkan sumbatan sistem peredaran darah jantung yang terdapat serangkaian pembuluh darah arteri dan vena saat mengangkut darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan terapi relaksasi otot progresif untuk menurunkan nyeri akut pasien hipertensi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan TROP selama lima hari, kedua responden mengalami penurunan tingkat nyeri dan tekanan darah. Pemberian relaksasi otot progresif dengan frekuensi 1x per hari berdurasi 10 menit selama 5 hari berturut-turut membantu menurunkan tekanan darah dan nyeri.

Pemberian relaksasi otot progresif dengan frekuensi 1x per hari berdurasi 10 menit selama 5 hari berturut-turut membantu menurunkan tekanan darah dan nyeri.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terapi relaksasi otot progresif dapat menjadi intervensi yang efektif untuk membantu pasien hipertensi mengelola nyeri akut dan menurunkan tekanan darah.Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas terapi ini pada populasi yang lebih besar dan dengan durasi intervensi yang berbeda.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas kombinasi terapi relaksasi otot progresif dengan intervensi lain, seperti edukasi gaya hidup sehat atau konseling psikologis, dalam menurunkan tekanan darah dan nyeri pada pasien hipertensi. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain randomized controlled trial (RCT) dapat dilakukan untuk menguji secara lebih sistematis pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah dan nyeri, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi respons pasien terhadap terapi ini. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari terapi relaksasi otot progresif terhadap kualitas hidup dan kejadian kardiovaskular pada pasien hipertensi. Dengan demikian, pemahaman yang lebih mendalam tentang efektivitas dan mekanisme kerja terapi relaksasi otot progresif dapat diperoleh, sehingga dapat dioptimalkan penggunaannya dalam penatalaksanaan hipertensi.

  1. Pelatihan Relaksasi Otot Progresif Pada Kader Posyandu Lansia di Posyandu Lansia RW 05 Desa Kalibagor... jceh.org/index.php/JCEH/article/view/39Pelatihan Relaksasi Otot Progresif Pada Kader Posyandu Lansia di Posyandu Lansia RW 05 Desa Kalibagor jceh index php JCEH article view 39
  2. Penerapan Teknik Relaksasi Otot Progresif terhadap Penurunan Nyeri Hipertensi pada Lansia di Wisma Seroja... doi.org/10.33650/trilogi.v5i1.7607Penerapan Teknik Relaksasi Otot Progresif terhadap Penurunan Nyeri Hipertensi pada Lansia di Wisma Seroja doi 10 33650 trilogi v5i1 7607
  3. TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora. trilogi jurnal ilmu teknologi kesehatan humaniora... ejournal.unuja.ac.id/index.php/trilogiTRILOGI Jurnal Ilmu Teknologi Kesehatan dan Humaniora trilogi jurnal ilmu teknologi kesehatan humaniora ejournal unuja ac index php trilogi
Read online
File size598.4 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test