AKPERALKAUTSARAKPERALKAUTSAR

Jurnal Ilmiah Keperawatan dan Kesehatan Alkautsar (JIKKA)Jurnal Ilmiah Keperawatan dan Kesehatan Alkautsar (JIKKA)

Stres merupakan kondisi umum yang dialami individu usia produktif dan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental jika tidak ditangani dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh olahraga futsal terhadap penurunan tingkat stres. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimental dengan model one group pretest-posttest. Sebanyak 30 anggota aktif Komunitas Futsal X di Kabupaten Cirebon mengikuti intervensi berupa futsal selama satu minggu, tiga kali per pertemuan, masing-masing 60 menit. Tingkat stres diukur menggunakan instrumen DASS-42. Hasil menunjukkan adanya penurunan signifikan skor stres dari rata-rata 22,43 menjadi 10,20. Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000. Hasil ini menunjukkan bahwa olahraga futsal efektif dalam menurunkan tingkat stres pada individu usia produktif. Futsal dapat dipertimbangkan sebagai intervensi non-farmakologis dalam upaya peningkatan kesehatan mental.

Penelitian ini menunjukkan bahwa olahraga futsal yang dilakukan selama satu minggu dengan tiga kali pertemuan mampu menurunkan tingkat stres pada anggota Komunitas Futsal X di Kabupaten Cirebon.Temuan ini menegaskan bahwa aktivitas fisik berperan penting dalam regulasi psikologis dan ritme biologis sebelum olahraga mampu memperbaiki kondisi emosional melalui mekanisme neurofisiologis.Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah terhadap penguatan pendekatan non-farmakologis berbasis aktivitas fisik sebagai intervensi yang efektif dalam menangani masalah stres di masyarakat usia produktif.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar olahraga futsal dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari program intervensi komunitas yang ditujukan untuk mengurangi stres khususnya pada individu dengan tekanan psikologis akibat pekerjaan atau studi. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat dilakukan dengan durasi intervensi yang lebih panjang dan melibatkan variabel tambahan seperti tingkat aktivitas harian, pola makan, dan faktor lingkungan, guna lebih memperoleh gambaran komprehensif mengenai efektivitas jangka panjang olahraga terhadap kesehatan mental. Selain itu, pengembangan kolaborasi antara tenaga kesehatan dan komunitas olahraga yang dapat menjadi pendekatan strategis dalam menciptakan lingkungan yang mendukung psikologis dan kesejahteraan sosial.

Read online
File size320.06 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test