UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU

Madania: Jurnal Kajian KeislamanMadania: Jurnal Kajian Keislaman

Kesalahan dalam membaca bacaan tahlil di masyarakat perkotaan sering terjadi akibat kesalahan pengucapan, yang dapat mengakibatkan berubahnya makna karena lemahnya pemahaman tajwid dan pengucapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kesalahan bacaan yang sering terjadi di kalangan jemaah tahlil terkait dengan pemahaman mereka terhadap ibadah yang dijalankan dalam aktivitas sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumen. Penelitian ini berfokus pada Dusun Gasek, Kota Malang, Jawa Timur. Lokasi ini dipilih karena sangat strategis berada di pusat kota dan dikenal sebagai masyarakat yang aktif dalam kegiatan keagamaan. Diskusi dalam penelitian ini menunjukkan dua jenis kesalahan yang umum dijumpai: kesalahan ringan yang tidak memengaruhi makna (khafî), dan kesalahan berat yang dapat mengubah makna (jalî). Hasil dari berbagai faktor penyebab kesalahan ini disebabkan oleh ketergantungan pada lingkungan sekitar, yang mengakibatkan kesalahan dalam membaca tahlil. Dengan demikian, studi ini menunjukkan 12 jenis kesalahan, termasuk kesalahan tajwid seperti kesalahan panjang bacaan (mad) dan pengucapan huruf (makhrajul hurûf).

Penelitian menemukan 19 jenis kesalahan bacaan tahlil di komunitas Dusun Gasek, meliputi enam kesalahan makhârâj al‑hurûf, enam kesalahan tajwid, dengan 18 kesalahan berat (lahn jalî) dan satu kesalahan ringan (khafî).Faktor penyebab meliputi ciri lidah, kondisi lingkungan, dan kurangnya nutrisi, sehingga diperlukan pelatihan tajwid, ahwalul huruf, sifatul huruf, dan makhârij al‑huruf bagi jemaah.Namun, penelitian terbatas pada satu lokasi dan sampel informan yang sedikit, sehingga diperlukan studi lebih luas.

Penelitian selanjutnya dapat melakukan investigasi komparatif antara komunitas perkotaan dan pedesaan mengenai kesalahan bacaan tahlil, menggunakan metode campuran kuantitatif‑kualitatif untuk menguji pengaruh faktor lingkungan dan budaya terhadap jenis serta frekuensi kesalahan tajwid. Selain itu, perlu dikembangkan serta diuji modul pelatihan digital berbasis audio‑visual yang menargetkan ahwalul huruf dan makhârâj al‑hurûf, dengan desain eksperimen terkontrol untuk menilai peningkatan akurasi bacaan tahlil setelah intervensi. Selanjutnya, analisis longitudinal dampak program edukasi tajwid terhadap perubahan persepsi dan kebiasaan membaca tahlil selama setidaknya satu tahun, melibatkan variasi usia, tingkat pendidikan, dan tingkat keterlibatan religius, guna menilai keberlanjutan perbaikan dalam praktik tahlil.

  1. Analysis of Student’s Arabic Reading Pronunciation Characteristics on Discourse Text | International... e-journal.metrouniv.ac.id/IJALT/article/view/6819Analysis of StudentAos Arabic Reading Pronunciation Characteristics on Discourse Text International e journal metrouniv ac IJALT article view 6819
  2. Home Page. home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies... Doi.OrgHome Page home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies Doi Org
  3. Analysis of Errors Causing Changes in Meaning in Tahlil Readings: A Case Study of the Gasek Hamlet Community... doi.org/10.29300/madania.v29i1.7718Analysis of Errors Causing Changes in Meaning in Tahlil Readings A Case Study of the Gasek Hamlet Community doi 10 29300 madania v29i1 7718
  4. DOI Name 10.2991 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc atlantis press email... doi.org/10.2991DOI Name 10 2991 Values name values index type timestamp data serv crossref desc atlantis press email doi 10 2991
Read online
File size381.16 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test