UNWUNW

Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia DiniIndonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak berkebutuhan khusus di TK Islam Bintang Juara melalui kegiatan bermain sensorimotorik. Strategi yang digunakan guru dalam proses stimulasi meliputi penyusunan rencana pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anak, serta pemilihan ragam main yang menarik untuk meningkatkan motivasi belajar. Tahap awal penelitian, peneliti melakukan wawancara terhadap Kepala Sekolah dan Guru terkait strategi yang sudah diterapkan dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak. Pada tahap observasi atau pengamatan terdiri dari dua tahap yaitu tahap observasi terhadap anak dan tahap observasi terhadap pembelajaran guru. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan keterampilan motorik halus anak melalui bermain sensorimotorik. Strategi pembelajaran sensorimotorik yang diterapkan membawa dampak positif yang signifikan. Hal tersebut ditunjukkan dengan kemandirian anak dalam melakukan berbagai kegiatan yang melibatkan keterampilan motorik halus. Selain itu anak menunjukkan kemampuan kontrol diri pada kegiatan seperti mengambil atau mengatur benda, dapat mengendalikan dan mengkoordinasikan gerakan tubuh serta terampil dalam menggunakan spesifik peralatan yang digunakan anak-anak dalam kegiatan bermain mereka.

Berdasarkan penelitian, strategi guru dalam mengembangkan keterampilan motorik halus anak berkebutuhan khusus meliputi perencanaan kegiatan kelas yang komprehensif, mulai dari tema hingga pemilihan media main yang disesuaikan dengan perkembangan anak dan beragam untuk memotivasi.Penerapan strategi ini, termasuk melibatkan orang tua untuk melanjutkan stimulasi di rumah sesuai arahan guru, terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak secara optimal.Dengan demikian, kolaborasi antara guru dan orang tua menjadi kunci keberhasilan dalam mendukung perkembangan motorik halus anak berkebutuhan khusus.

Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman mengenai efektivitas strategi guru dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak berkebutuhan khusus melalui bermain sensorimotorik. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif yang membandingkan secara kuantitatif dampak metode bermain sensorimotorik ini dengan pendekatan stimulasi motorik halus lainnya. Hal ini bertujuan untuk mengukur seberapa signifikan perbedaan hasil yang dicapai, bukan hanya secara deskriptif, tetapi dengan data terukur yang dapat memberikan bukti empiris lebih kuat tentang superioritas atau keunikan metode sensorimotorik. Kedua, penting juga untuk menginvestigasi lebih lanjut faktor-faktor yang memengaruhi kualitas implementasi strategi oleh guru. Misalnya, bagaimana program pelatihan dan pengembangan profesional guru yang berfokus pada teknik bermain sensorimotorik dapat meningkatkan kompetensi mereka dalam merancang dan memfasilitasi kegiatan yang lebih efektif, serta bagaimana dukungan institusional dapat memperkuat penerapan strategi tersebut di berbagai lingkungan PAUD. Terakhir, mengingat pentingnya peran orang tua, penelitian dapat mengeksplorasi strategi paling efektif untuk meningkatkan keterlibatan aktif orang tua dalam melanjutkan stimulasi motorik halus anak di rumah. Ini bisa meliputi pengembangan modul panduan bagi orang tua, lokakarya interaktif, atau sistem komunikasi yang lebih terstruktur antara sekolah dan keluarga, serta menganalisis korelasi antara tingkat keterlibatan orang tua dan kemajuan motorik halus anak dalam jangka panjang. Pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi praktis untuk program intervensi yang lebih holistik dan berkelanjutan.

Read online
File size418.54 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test