UNUGHAUNUGHA
PROCEEDING AL GHAZALI International ConferencePROCEEDING AL GHAZALI International ConferencePenelitian ini menginvestigasi pragmatik deiksis dalam percakapan yang dilakukan melalui aplikasi pesan instan, dengan fokus pada WhatsApp. Deiksis merujuk pada ekspresi linguistik yang memerlukan informasi kontekstual untuk dipahami, seperti pronomina, penanda temporal, dan referensi spasial. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana elemen-elemen tersebut memengaruhi dinamika komunikasi dan merefleksikan interaksi sosial dalam lingkungan digital, berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam mengenai penggunaan bahasa dalam pesan instan. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif, mengumpulkan data dari obrolan individu dan kelompok di WhatsApp. Temuan menunjukkan bahwa deiksis wacana (discourse deixis) memainkan peran dominan dalam menyusun interaksi di WhatsApp. Deiksis sosial juga menonjol dalam menjaga kesantunan dan menunjukkan rasa hormat, terutama dalam percakapan akademik. Studi ini menyoroti pentingnya deiksis dalam memfasilitasi komunikasi yang efektif melalui platform digital dan menyarankan implikasi untuk pemahaman yang lebih baik tentang praktik bahasa di lingkungan yang dimediasi teknologi.
Analisis pragmatik deiksis dalam percakapan WhatsApp memberikan wawasan penting tentang penggunaan bahasa, interaksi sosial, dan dampak teknologi dalam komunikasi digital.Pemahaman konsep deiksis sangat krusial untuk memfasilitasi komunikasi yang lebih jelas di era digital, sehingga meningkatkan efektivitas komunikasi dan pemahaman fungsi bahasa di lingkungan teknologi.Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk memperluas kerangka teori, menggunakan sampel percakapan yang lebih beragam, serta mempertimbangkan aspek sosial dan teknis platform pesan instan dalam analisis mereka.
Penelitian mendatang dapat mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana penggunaan deiksis, terutama deiksis orang, sosial, dan wacana, beradaptasi dan bervariasi di berbagai konteks sosial yang berbeda dalam aplikasi pesan instan. Misalnya, studi dapat membandingkan dinamika deiksis dalam obrolan keluarga yang informal, grup kerja profesional, atau forum komunitas daring untuk mengidentifikasi pola-pola spesifik yang muncul dari tingkat formalitas, keakraban, dan hierarki sosial yang berbeda. Selain itu, penting untuk menyelidiki interaksi antara ekspresi deiktis dengan elemen-elemen non-linguistik atau multimodal yang unik di lingkungan digital, seperti penggunaan emoji, stiker, GIF, atau bahkan pesan suara, dan bagaimana elemen-elemen ini memengaruhi konstruksi makna serta interpretasi deiksis ruang, waktu, dan orang. Pertanyaan penelitian dapat diajukan mengenai apakah elemen-elemen visual ini berfungsi sebagai pengganti atau pelengkap deiksis verbal. Akhirnya, sebuah studi komparatif antar-platform pesan instan yang berbeda (misalnya WhatsApp, Telegram, Signal, atau bahkan fitur obrolan di media sosial) dapat memberikan wawasan tentang apakah desain antarmuka, fitur-fitur yang tersedia, atau audiens pengguna spesifik dari masing-masing platform memengaruhi pilihan, frekuensi, dan interpretasi jenis-jenis deiksis yang digunakan dalam komunikasi digital. Dengan demikian, kita dapat memahami secara lebih mendalam bagaimana lingkungan teknologi membentuk dan memodifikasi praktik-praktik deiktis dalam interaksi manusia.
| File size | 244.36 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
TAUTAU Nama-nama fluent tidak hanya lebih mudah dikenali, tetapi juga menjadi bagian dari ekspresi budaya digital yang membentuk kepercayaan konsumen. PenelitianNama-nama fluent tidak hanya lebih mudah dikenali, tetapi juga menjadi bagian dari ekspresi budaya digital yang membentuk kepercayaan konsumen. Penelitian
UGJUGJ Hasil penelitian menunjukkan adanya nilai-nilai sosial berupa ketahanan menghadapi tragedi, pengorbanan dan keberanian, spiritualitas/keyakinan, sertaHasil penelitian menunjukkan adanya nilai-nilai sosial berupa ketahanan menghadapi tragedi, pengorbanan dan keberanian, spiritualitas/keyakinan, serta
UINSATUUINSATU Penelitian ini menunjukkan bahwa diskursus digital tentang rajah menciptakan wadah dinamis di mana netizen tidak hanya bereaksi spontan, tetapi secaraPenelitian ini menunjukkan bahwa diskursus digital tentang rajah menciptakan wadah dinamis di mana netizen tidak hanya bereaksi spontan, tetapi secara
MADANIPUBLISHERINDONESIAMADANIPUBLISHERINDONESIA Menggunakan kerangka Analisis Wacana Multimodal (MMDA), penelitian ini menyelidiki interaksi dari mode semiotik seperti gerakan, arah pandangan, ekspresiMenggunakan kerangka Analisis Wacana Multimodal (MMDA), penelitian ini menyelidiki interaksi dari mode semiotik seperti gerakan, arah pandangan, ekspresi
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Namun, kelemahan dalam pengawasan dan implementasi kebijakan tetap menjadi penghambat utama dalam pemberantasan korupsi. Oleh karena itu, diperlukan upayaNamun, kelemahan dalam pengawasan dan implementasi kebijakan tetap menjadi penghambat utama dalam pemberantasan korupsi. Oleh karena itu, diperlukan upaya
ITTCITTC Konstruksi makna Al-Quran bergantung pada konteks fenomena dan intersubjektivitas, di mana pemahaman sekelompok orang lebih penting daripada kesimpulanKonstruksi makna Al-Quran bergantung pada konteks fenomena dan intersubjektivitas, di mana pemahaman sekelompok orang lebih penting daripada kesimpulan
ALJAMIAHALJAMIAH Penafsiran yang ideal ialah manakala mampu menangkap kedua makna tersebut secara sinergis. Dengan corak tafsir sufi isyari, Ṣāliḥ Darat sebenarnyaPenafsiran yang ideal ialah manakala mampu menangkap kedua makna tersebut secara sinergis. Dengan corak tafsir sufi isyari, Ṣāliḥ Darat sebenarnya
JAYABAYAJAYABAYA Pada intinya, literasi media baru harus meliputi: (1) literasi media; (2) literasi teknologi digital; (3) tanggung jawab sipil dan sosial; serta (4) imajinasiPada intinya, literasi media baru harus meliputi: (1) literasi media; (2) literasi teknologi digital; (3) tanggung jawab sipil dan sosial; serta (4) imajinasi
Useful /
UNUGHAUNUGHA Data dari setiap pihak diubah menjadi skala relatif menggunakan teknik normalisasi. Metode TOPSIS kemudian diterapkan untuk memperoleh peringkat relatifData dari setiap pihak diubah menjadi skala relatif menggunakan teknik normalisasi. Metode TOPSIS kemudian diterapkan untuk memperoleh peringkat relatif
TEFLINTEFLIN Dengan satu klik atau sentuhan pada layar, siapa saja yang terhubung ke internet dapat mengakses beragam informasi, mulai dari buku, puisi, artikel, grafis,Dengan satu klik atau sentuhan pada layar, siapa saja yang terhubung ke internet dapat mengakses beragam informasi, mulai dari buku, puisi, artikel, grafis,
ALJAMIAHALJAMIAH Dalam situasi sosial-politik global dewasa ini, ketika interpretasi agama yang rigid, ekstrim dan radikal meluas dan mudah dijumpai, kontribusi pendidikanDalam situasi sosial-politik global dewasa ini, ketika interpretasi agama yang rigid, ekstrim dan radikal meluas dan mudah dijumpai, kontribusi pendidikan
TEFLINTEFLIN Studi kasus kualitatif ini dimaksudkan untuk mengkontekstualisasikan penelitian dalam lingkungan kehidupan nyata kelas menengah Indonesia (Yin, 2003).Studi kasus kualitatif ini dimaksudkan untuk mengkontekstualisasikan penelitian dalam lingkungan kehidupan nyata kelas menengah Indonesia (Yin, 2003).