UNUGHAUNUGHA

PROCEEDING AL GHAZALI International ConferencePROCEEDING AL GHAZALI International Conference

Penelitian ini membahas peran bimbingan konseling dalam meningkatkan kesejahteraan emosional siswa di SMA Ya Bakii Kesugihan. Metodologi yang digunakan adalah studi deskriptif dengan wawancara dan survei kepada siswa dan konselor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan konseling berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, memberikan pendidikan emosional, serta menawarkan konseling individu untuk mendukung siswa. Diskusi juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara konselor, guru, dan orang tua dalam mendukung kesejahteraan emosional siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa bimbingan konseling dapat meningkatkan kesejateraan emosional siswa, yang berdampak positif pada proses belajar mengajar. Manfaat penelitian ini memberikan pemahaman bagi sekolah dan orang tua tentang betapa pentingnya dukungan emosional.

Penelitian ini menegaskan peran krusial bimbingan konseling dalam meningkatkan kesejahteraan emosional siswa di SMA Ya Bakii Kesugihan melalui konseling individu dan kelompok, serta pendidikan emosional.Dukungan ini membantu siswa mengatasi tekanan akademik, masalah sosial, dan tantangan kesehatan, didukung oleh kolaborasi penting antara konselor, guru, dan orang tua untuk menciptakan lingkungan yang suportif.Oleh karena itu, penguatan program bimbingan konseling sangat esensial bagi kesetaraan emosional siswa di era modern, serta menjadi referensi bagi pengembangan kebijakan dan praktik yang lebih efektif di masa mendatang.

Untuk memperkaya pemahaman tentang peran bimbingan konseling, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada studi kuantitatif yang mengukur secara spesifik efektivitas berbagai intervensi bimbingan konseling terhadap peningkatan kesejahteraan emosional siswa. Misalnya, dapat dilakukan perbandingan dampak antara kelompok siswa yang menerima konseling individu, konseling kelompok, atau program pendidikan emosional tertentu, dengan menggunakan instrumen pengukuran psikologis yang valid untuk melihat sejauh mana perubahan positif terjadi. Selain itu, penting juga untuk melakukan penelitian longitudinal yang melacak dampak program bimbingan konseling dalam jangka panjang, misalnya selama beberapa tahun ajaran, guna memahami keberlanjutan manfaat yang dirasakan siswa setelah lulus atau seiring perkembangan usia mereka. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai durasi dan stabilitas peningkatan kesejahteraan emosional. Kemudian, mengingat perkembangan teknologi yang pesat, studi lanjutan dapat mengeksplorasi potensi pemanfaatan platform digital atau aplikasi seluler sebagai media baru dalam layanan bimbingan konseling. Penelitian ini bisa meninjau bagaimana penggunaan teknologi dapat meningkatkan aksesibilitas layanan bagi siswa, memberikan dukungan emosional secara lebih inovatif, serta mengevaluasi efektivitasnya dibandingkan dengan metode konseling tradisional, terutama bagi siswa yang mungkin merasa lebih nyaman berkomunikasi melalui media digital. Dengan demikian, kita bisa menemukan cara-cara baru yang relevan untuk terus mendukung kesehatan mental remaja di era modern.

Read online
File size184.63 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test