RISETILMIAHRISETILMIAH

Impression : Jurnal Teknologi dan InformasiImpression : Jurnal Teknologi dan Informasi

Penelitian ini secara sistematis mengevaluasi pengaruh pelatihan etika profesional terhadap integritas mahasiswa Teknik Informasi melalui tinjauan literatur terpilih yang mencakup publikasi tahun 2010–2025. Analisis menggabungkan pembahasan mengenai model pelatihan etika, standar etika profesional TI, serta teori perkembangan moral untuk mengidentifikasi pola konseptual yang menghubungkan pelatihan etika dengan integritas mahasiswa. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman, pembelajaran berbasis studi kasus, integrasi etika dalam proyek, dan simulasi etika digital merupakan pendekatan paling efektif dalam meningkatkan sensitivitas moral, serta tanggung jawab etis profesional mahasiswa. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi dengan mensintesis perspektif etika filosofis, kerangka etika profesional ACM–IEEE, dan teori perkembangan moral kognitif menjadi landasan konseptual komprehensif untuk memahami pembentukan integritas dalam domain TI. Insight ini memberikan implikasi akademik bagi pengembangan kurikulum, khususnya kebutuhan memperkuat pelatihan etika yang selaras dengan tantangan teknologi digital yang muncul di pendidikan tinggi.

Berdasarkan hasil kajian literatur dan analisis teoritis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pelatihan etika profesional berperan penting dalam memperkuat integritas mahasiswa Teknik Informatika, terutama melalui peningkatan penalaran moral, pembentukan karakter etis, dan pemahaman risiko etika digital.Kajian ini memberikan kontribusi teoretis dengan mengintegrasikan perspektif etika filosofis, teori perkembangan moral, dan kerangka etika profesional TI untuk menjelaskan hubungan tersebut secara lebih komprehensif.Penelitian ini memiliki keterbatasan pada cakupan literatur, tidak adanya data empiris, serta belum mempertimbangkan perbedaan budaya akademik antar institusi.

Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris sejauh mana pelatihan etika profesional meningkatkan perilaku integritas mahasiswa dengan menggunakan desain eksperimen yang melibatkan kelompok kontrol dan kelompok intervensi di beberapa universitas, serta mengukur perubahan sikap melalui instrumen survei terstandardisasi. Selanjutnya, studi komparatif dapat membandingkan efektivitas model pelatihan etika (pengalaman, studi kasus, proyek terintegrasi, simulasi digital) dalam konteks budaya akademik yang berbeda, guna mengidentifikasi faktor konteksual yang memoderasi hasil serta menyesuaikan strategi pembelajaran dengan karakteristik institusi. Selain itu, penelitian longitudinal dapat meneliti retensi perubahan moral dan integritas mahasiswa selama beberapa tahun setelah pelatihan, serta mengkaji apakah integrasi etika dalam kurikulum inti menghasilkan dampak berkelanjutan pada praktik profesional mereka di dunia kerja. Pendekatan-pendekatan ini diharapkan dapat melengkapi temuan literatur saat ini dengan bukti empiris yang kuat, serta memberikan panduan praktis bagi penyusunan kurikulum etika TI yang adaptif.

Read online
File size291.21 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test