IUQIBOGORIUQIBOGOR

JOURNAL ISLAMIC ECONOMICS AD DIWANJOURNAL ISLAMIC ECONOMICS AD DIWAN

Bank sentral memiliki peran krusial dalam perekonomian melalui pelaksanaan kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas inflasi dan nilai tukar. Sebagai pengendali inflasi, bank sentral menggunakan instrumen seperti suku bunga, operasi pasar terbuka, dan pengaturan cadangan wajib guna mengendalikan jumlah uang beredar dan menyesuaikan permintaan agregat. Kebijakan moneter yang ketat diterapkan untuk menekan inflasi, sedangkan kebijakan ekspansif dilakukan dalam kondisi ekonomi yang lemah guna mendorong pertumbuhan. Di sisi lain, dalam menjaga stabilitas nilai tukar, bank sentral dapat melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk mengurangi volatilitas nilai mata uang dan menjaga daya saing ekonomi. Dengan stabilitas harga dan nilai tukar yang terjaga, perekonomian dapat tumbuh secara berkelanjutan dan terhindar dari ketidakpastian. Peran bank sentral menjadi semakin penting dalam menghadapi dinamika global dan domestik yang kompleks, serta membutuhkan koordinasi yang baik dengan kebijakan fiskal untuk mencapai tujuan makroekonomi yang optimal.

Penelitian ini menekankan peran penting bank sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi melalui kebijakan moneter.Kebijakan moneter yang efektif, yang melibatkan pengaturan suku bunga, operasi pasar terbuka, dan intervensi di pasar valuta asing, dapat mengendalikan inflasi, menjaga stabilitas nilai tukar, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.Koordinasi yang baik antara kebijakan moneter dan fiskal menjadi kunci untuk mencapai tujuan makroekonomi yang optimal, terutama dalam menghadapi dinamika global dan domestik yang kompleks.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai instrumen kebijakan moneter dalam konteks ekonomi Indonesia yang terus berubah, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti tingkat suku bunga riil, ekspektasi inflasi, dan kondisi pasar keuangan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak kebijakan moneter terhadap sektor-sektor ekonomi tertentu, seperti sektor UMKM atau ekspor, untuk mengidentifikasi potensi risiko dan peluang yang perlu diantisipasi. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana koordinasi kebijakan moneter dan fiskal dapat ditingkatkan untuk mencapai stabilitas ekonomi yang lebih berkelanjutan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti struktur anggaran pemerintah, tingkat utang publik, dan kondisi global. Dengan demikian, kebijakan moneter dapat lebih efektif dalam mencapai tujuan makroekonomi yang optimal dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Read online
File size398.36 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test