ILININSTITUTEILININSTITUTE

CARADDECARADDE

Masa pranikah adalah masa yang tepat untuk melakukan persiapan yang matang baik secara psikis, fisik, dan sosial. Salah satu indikasi bahwa calon pengantin yang sehat yaitu kesehatan reproduksinya berada pada kondisi yang baik, usaha untuk membentuk kualitas kesehatan keluarga dengan melakukan peran mereka sebagai pasangan, seorang suami dan istri haruslah memiliki kesehatan lahir dan batin yang baik. Dalam membangun hubungan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warohmah, calon pengantin hendaknya mempunyai bekal yang baik untuk dapat membangun suatu hubungan rumah tangga. Menurut hukum Perkawinan di Indonesia, perkawinan mendapat legalitas selama dilangsungkan dengan ketentuan agama atau kepercayaan yang dianut dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Antara lain alasan yang sering dikemukakan di dalam permohonan Dispensasi Kawin (DK) adalah hubungan di antara calon mempelai pria dan calon mempelai wanita sudah sangat erat, sehingga tidak dimungkinkan lagi untuk menunda pelaksanaan pernikahan, atau bahkan keduanya telah terlanjur melakukan hubungan suami istri di luar nikah. Untuk itu orang tua menjadi khawatir jika anak-anak mereka akan semakin terjerumus ke dalam perbuatan yang bertentangan dengan ajaran Islam. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak Pengadilan Agama Wates Kulonprogo, ditemukan masalah sebagai berikut : banyaknya kasus kehamilan diluar nikah yang datang ke Pengadilan Agama Wates untuk mendapatkan surat DK, dikarenakan usia nikah calon pengantin laki-laki maupun perempuan berada dibawah umur dan kasus perceraian usia muda meningkat seiring dengan banyaknya pengajuan DK. Solusi yang ditawarkan yaitu pemberian informasi tentang persiapan pranikah (fisik, psikis, dan materi), memberikan promosi kesehatan melalui media booklet, memfasilitasi sarana konsultasi, diskusi, dan sharing.

Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini diterima oleh pihak dari Dispensasi Kawin dengan sangat antusias dan merasa senang mendapatkan informasi kesehatan.Informasi dikemas secara detail dan lengkap dalam bentuk booklet untuk dapat dijadikan media ketika akan dibaca kembali di rumah.Pengabdian masyarakat ini berjalan dengan lancar karena pihak DK sangat antusias dan aktif, fasilitas dan media juga sangat mendukung dalam pemberian informasi kesehatan reproduksi bagi calon pasangan usia muda.Harapan dari pengabdian masyarakat ini agar remaja sebelum menikah dapat mempersiapkan dari segi fisik, mental dan sosial ekonomi dan dari segi kesehatan dapat memperhatikan kesehatan reproduksi sehat.

Berdasarkan latar belakang permasalahan yang ditemukan, khususnya terkait tingginya kasus kehamilan di luar nikah dan perceraian usia muda, penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada analisis faktor-faktor sosial, ekonomi, dan budaya yang berkontribusi terhadap keputusan perkawinan usia dini. Selain itu, penelitian kualitatif mendalam mengenai pengalaman dan persepsi calon pengantin usia muda terhadap persiapan pranikah, serta hambatan yang mereka hadapi dalam mengakses informasi dan layanan kesehatan reproduksi, akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif. Lebih lanjut, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas program edukasi pranikah yang diselenggarakan oleh Pengadilan Agama dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran calon pengantin mengenai kesehatan reproduksi dan persiapan perkawinan. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, penelitian dapat memberikan rekomendasi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas persiapan pranikah dan mengurangi angka perceraian usia muda.

  1. A review of child stunting determinants in Indonesia - Beal - 2018 - Maternal & Child Nutrition -... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/mcn.12617A review of child stunting determinants in Indonesia Beal 2018 Maternal Child Nutrition onlinelibrary wiley doi 10 1111 mcn 12617
Read online
File size684.5 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test