UBTUBT

Jurnal Pengabdian Masyarakat BorneoJurnal Pengabdian Masyarakat Borneo

Aktivitas manusia sehari-hari banyak melibatkan kegiatan fisik dan psikologis agar keduanya seimbang. Aktivitas olahraga memiliki risiko cedera pada tulang, otot, dan saraf, salah satunya cedera sprain ankle yang sering terjadi di masyarakat. Penelitian ini menggunakan program pelatihan masase frirage sebagai teknik penanganan cedera sprain ankle. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dari nilai pre-test rata-rata 65 menjadi post-test 90 setelah penyuluhan. Kesimpulan menunjukkan bahwa metode penyuluhan dengan masase frirage melalui simulasi langsung dapat meningkatkan kemampuan menangani cedera.

Berdasarkan hasil penyuluhan ini dan pembahasan di atas, disimpulkan bahwa penyuluhan dengan metode masase frirage berpengaruh positif terhadap peningkatan keterampilan penanganan sprain.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas metode masase frirage untuk cedera sprain di luar otot betis, seperti cedera lutut atau pergelangan tangan, terutama pada populasi anak-anak dan lansia yang memiliki keadaan fisik berbeda. Selain itu, perlu dikembangkan pendekatan edukasi yang lebih interaktif, seperti simulasi berbasis teknologi digital, untuk meningkatkan retensi pengetahuan di masyarakat. Studi juga bisa membandingkan dampak penyuluhan langsung versus pelatihan mandiri berbasis video terhadap durasi keterampilan yang bertahan lebih lama.

  1. Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap dan praktik pada pertolongan pertama penanganan luka bakar... ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/holistik/article/view/2825Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap dan praktik pada pertolongan pertama penanganan luka bakar ejurnalmalahayati ac index php holistik article view 2825
Read online
File size323.13 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test