UADUAD
http://journal.uad.ac.id/index.php/Noveltyhttp://journal.uad.ac.id/index.php/NoveltyMasalah karya yatim piatu telah ada sejak awal hukum hak cipta, tetapi Greismann (2012) dan Sarwate (2008) berpendapat bahwa fenomena ini baru mulai menarik perhatian sekitar tahun 1990-an. Masalah ini muncul dari kegagalan untuk mengidentifikasi dan berkomunikasi dengan pemegang hak cipta untuk mendapatkan izin menggunakan karyanya (Lu, 2013). Hal ini juga diperparah oleh sikap pemegang hak cipta yang tidak bermaksud untuk mengelola hak-haknya dengan tegas atau ditemukan oleh pengguna potensial (Ogbodo & Ugwu, 2020). Hansen (2016) memperkenalkan tiga indikator untuk membantu menjelaskan sifat karya yatim piatu. Pertama, karya tersebut harus masih dilindungi hak cipta karena karya yang tidak dilindungi hak cipta dapat digunakan bebas oleh siapa saja. Kedua, pengguna potensial gagal mendapatkan izin dari pemegang hak cipta, baik karena mereka tidak dapat mengidentifikasi pemilik hak cipta yang sah atau tidak dapat menemukan atau menghubungi mereka meskipun telah berusaha. Namun, status yatim piatu dari sebuah karya akan berakhir ketika pemegang hak cipta muncul kembali. Akhirnya, situasi karya yatim piatu mengganggu banyak pihak yang tertarik karena pengguna karya yang dilindungi hak cipta biasanya memerlukan izin dari pemegang hak cipta. Oleh karena itu, setiap upaya untuk melegalkan penggunaan karya yatim piatu akan menguntungkan banyak pihak dengan memastikan nilai budaya, pendidikan, dan pengetahuan dari bahan-bahan yatim piatu tersebut tetap terjaga dan dimanfaatkan (Ahmed & Al-Salihi, 2019; Khair et al., 2021).
Penelitian ini menyelidiki posisi hukum saat ini mengenai masalah karya yatim piatu di Indonesia dan Malaysia dengan menganalisis Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 dan Undang-Undang Hak Cipta 1987, masing-masing.Secara ringkas, kami menemukan bahwa Indonesia saat ini tidak memiliki mekanisme khusus untuk mengizinkan penggunaan karya yatim piatu.Sebaliknya, situasi karya yatim piatu (termasuk karya yang ditinggalkan) mungkin dapat ditangani oleh Pasal 31(3)(b) Undang-Undang Hak Cipta 1987.Ketentuan ini berkaitan dengan aplikasi ke Pengadilan untuk lisensi untuk menerjemahkan dan menerbitkan karya sastra ketika pemohon, meskipun dengan upaya yang tekun, tidak dapat menemukan atau memastikan pemilik.Namun, cakupan bagian ini dapat diperluas untuk memperluas jangkauan karya (daripada hanya fokus pada karya sastra) dan termasuk aktivitas lain, seperti reproduksi dan penggunaan transformasional.Selain itu, meskipun mekanisme seperti pertahanan penggunaan wajar tersedia di kedua yurisdiksi, mereka tidak dirancang khusus untuk penggunaan tidak sah karya yatim piatu, sehingga mengekspos pengguna potensial terhadap risiko hukum digugat oleh pemegang hak cipta yang muncul kembali.Oleh karena itu, pembuat kebijakan dan legislator di kedua yurisdiksi harus merancang berbagai solusi untuk mengatasi masalah ini.
Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, kami mengusulkan beberapa strategi untuk meningkatkan akses dan penggunaan karya yatim piatu di Indonesia dan Malaysia. Strategi-strategi ini dibagi menjadi dua kategori: (i) tanpa intervensi legislatif (Proposal 1 dan Proposal 2), dan (ii) dengan intervensi legislatif (Proposal 3 dan Proposal 4), yaitu strategi yang memerlukan amandemen undang-undang yang relevan. Proposal pertama adalah meningkatkan kesadaran dan konsultasi publik. Proposal kedua adalah mengembangkan kebijakan untuk penggunaan karya yatim piatu. Proposal ketiga adalah mendefinisikan secara hukum karya yatim piatu untuk memberikan pemahaman yang jelas tentang masalah ini. Proposal keempat adalah skema lisensi karya yatim piatu. Kami merekomendasikan agar lembaga yang relevan di Indonesia dan Malaysia yang mungkin menyimpan karya yatim piatu dalam koleksinya (misalnya, institusi budaya dan warisan) mengembangkan kebijakan mereka sendiri untuk penggunaan karya yatim piatu. Proposal ini penting untuk menunjukkan niat baik organisasi dan komitmen mereka untuk menghormati hak-hak orang lain dan mengikuti hukum. Selain itu, meskipun kebijakan tersebut tidak memiliki kekuatan hukum, ia dapat berfungsi sebagai ukuran penting untuk menunjukkan niat baik organisasi, memastikan pengguna bertindak bertanggung jawab, dan mengurangi risiko ketika berurusan dengan karya yatim piatu yang disimpan di institusi mereka. Dengan menetapkan prosedur dan standar dokumentasi yang jelas untuk pencarian yang cermat dan penggunaan yang bertanggung jawab, langkah-langkah ini dapat membantu mengurangi ketidakpastian dan mendorong pendekatan yang lebih berhati-hati secara hukum namun tetap dapat diakses untuk memanfaatkan karya yatim piatu.
- COPYRIGHT LAW IN PROTECTING CREATORS’ EXCLUSIVE RIGHTS IN THE CREATIVE INDUSTRY: A COMPARATIVE... doi.org/10.21632/tlj.1.2.200-217COPYRIGHT LAW IN PROTECTING CREATORSAo EXCLUSIVE RIGHTS IN THE CREATIVE INDUSTRY A COMPARATIVE doi 10 21632 tlj 1 2 200 217
- DOI Name 10.1007 Values. name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin namespace... doi.org/10.1007DOI Name 10 1007 Values name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin namespace doi 10 1007
- Enhancing Access and Facilitating Use of Orphan Works: A Policy-Led Framework – International Journal... doi.org/10.47772/IJRISS.2024.806188Enhancing Access and Facilitating Use of Orphan Works A Policy Led Framework Ae International Journal doi 10 47772 IJRISS 2024 806188
| File size | 338.54 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
NURUL FIKRINURUL FIKRI Sistem berfungsi dengan lancar, dibuktikan oleh keberhasilan pengujian Black Box sebesar 100% dan tingkat kepuasan pengguna sebesar 87,5% yang termasukSistem berfungsi dengan lancar, dibuktikan oleh keberhasilan pengujian Black Box sebesar 100% dan tingkat kepuasan pengguna sebesar 87,5% yang termasuk
UNDHARIUNDHARI Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan,Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan,
UM MetroUM Metro Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 45 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman. Data dikumpulkanMetode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 45 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman. Data dikumpulkan
UM MetroUM Metro Penelitian ini berkontribusi secara signifikan pada bidang pendidikan, psikologi, dan bimbingan dan konseling. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkanPenelitian ini berkontribusi secara signifikan pada bidang pendidikan, psikologi, dan bimbingan dan konseling. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan
UM MetroUM Metro Penelitian ini bertujuan untuk menilai efek keterampilan closure terhadap penguasan kosakata dalam kursus metode mengajar bagi mahasiswa tahun keempatPenelitian ini bertujuan untuk menilai efek keterampilan closure terhadap penguasan kosakata dalam kursus metode mengajar bagi mahasiswa tahun keempat
UM MetroUM Metro Skala yang digunakan meliputi Fear of Missing Out Scale (FOMOS), Short Boredom Proneness Scale (SBPS), dan Generic Phubbing Scale (GPS). Hasil penelitianSkala yang digunakan meliputi Fear of Missing Out Scale (FOMOS), Short Boredom Proneness Scale (SBPS), dan Generic Phubbing Scale (GPS). Hasil penelitian
UM MetroUM Metro Pengaruh social comparison terhadap body dissatisfaction signifikan pada perempuan dewasa awal di Kabupaten Karawang. Dampak positif social comparisonPengaruh social comparison terhadap body dissatisfaction signifikan pada perempuan dewasa awal di Kabupaten Karawang. Dampak positif social comparison
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Pandemi Covid‑19 menghasilkan dampak sekunder berupa peningkatan jumlah anak yatim piatu akibat kehilangan salah satu atau kedua orang tua. PenelitianPandemi Covid‑19 menghasilkan dampak sekunder berupa peningkatan jumlah anak yatim piatu akibat kehilangan salah satu atau kedua orang tua. Penelitian
Useful /
UBUB Setiap peningkatan 1% dalam PALS berkorelasi dengan penurunan 1,6% dalam kejadian kardiovaskular yang buruk, menjadikannya prediktor yang lebih kuat daripadaSetiap peningkatan 1% dalam PALS berkorelasi dengan penurunan 1,6% dalam kejadian kardiovaskular yang buruk, menjadikannya prediktor yang lebih kuat daripada
USN LAMPUNGUSN LAMPUNG Campuran bahan organik tanah pupuk kandang sapi cocopeat (1. 1) berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman sebesar 36,53 cm, jumlah polong 24,33Campuran bahan organik tanah pupuk kandang sapi cocopeat (1. 1) berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman sebesar 36,53 cm, jumlah polong 24,33
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI serta berbagai poster yang unik untuk memperingati hari peringatan nasional. Apalagi dengan kehadiran Perpusdes Padalarang mengalami perbedaan dan peningkatanserta berbagai poster yang unik untuk memperingati hari peringatan nasional. Apalagi dengan kehadiran Perpusdes Padalarang mengalami perbedaan dan peningkatan
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO 3) Status kepemilikan Emas virtual ditinjau fatwa DSN MUI No. 75/DSN MUI/VII/2009 tentang Jual Beli Emas tidak tunai di aplikasi Shopee hukumnya boleh3) Status kepemilikan Emas virtual ditinjau fatwa DSN MUI No. 75/DSN MUI/VII/2009 tentang Jual Beli Emas tidak tunai di aplikasi Shopee hukumnya boleh