UNSULBARUNSULBAR

Seminar Nasional Peternakan, Kelautan, dan PerikananSeminar Nasional Peternakan, Kelautan, dan Perikanan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi manajemen pemeliharaan dan pakan yang diberikan kepada ternak kerbau. Lokasi Penelitian berada di Desa Tinambung Kecamatan Tinambung. Metode penelitian yang digunakan metode survei. Jumlah responden yang digunakan sebanyak 30 peternak kerbau. Analisis data secara dilakukan secara deskriptif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemeliharaan ternak kerbau yang dilakukan peternak masih sangat tradisional yang dilakukan secara ekstensif dimana ternak kerbau diperlihara dengan cara digembalakan. Ternak kerbau dikandangkan hanya pada saat melahirkan saja. Manajemen pemberian pakan yang diterapkan peternak masih belum tepat untuk memenuhi kebutuhan pakan. Jumlah pakan belum memenuhi kebutuhan oleh karena kerbau hanya digembalakan. Ternak tidak diberi pakan berupa konsentrat, serta frekuensi dan cara pemberian pakan yang belum tepat. Dapat disimpulkan bahwa masyarakat peternak kerbau belum menerapkan manajemen pemeliharaan dan pemberian pakan yang baik terhadap ternak kerbau.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen pemeliharaan dan pemberian pakan ternak kerbau di Kecamatan Tinambung masih sangat tradisional dan ekstensif.Peternak belum menerapkan praktik pemberian pakan yang optimal untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ternak.Kondisi ini perlu ditingkatkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan ternak kerbau.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai potensi sumber pakan lokal alternatif yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pakan ternak kerbau. Kedua, penelitian tentang pengaruh penerapan teknologi sederhana dalam manajemen pemeliharaan, seperti pembuatan kandang yang lebih baik atau penggunaan sistem penggembalaan terpadu, perlu dilakukan untuk melihat dampaknya terhadap produktivitas dan kesehatan ternak. Ketiga, studi mengenai perilaku peternak dalam mengadopsi teknologi dan inovasi di bidang peternakan kerbau, termasuk faktor-faktor yang menghambat atau mendorong adopsi, dapat memberikan informasi penting bagi perumusan kebijakan dan program pendampingan yang lebih efektif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan sektor peternakan kerbau di Kabupaten Polewali Mandar dan mendukung ketahanan pangan daerah.

Read online
File size457.66 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test