RISETPRESSRISETPRESS

Pancasila International Journal of Applied Social SciencePancasila International Journal of Applied Social Science

Penelitian ini dilakukan di Wilayah Pemerintahan Lokal Owo, Ondo State, Nigeria, untuk menganalisis keamanan pangan dan kemiskinan di kalangan rumah tangga petani pedesaan. Total 120 rumah tangga dari enam komunitas dipilih menggunakan teknik sampling multistage. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur. Statistik deskriptif, pendekatan pengeluaran, dan analisis regresi berganda digunakan untuk analisis data. Penelitian ini menemukan bahwa rata-rata usia petani adalah 37,8 tahun, menunjukkan populasi muda dan potensial produktif. Sekitar 70% rumah tangga pertanian pedesaan adalah laki-laki. Rata-rata ukuran rumah tangga adalah 7, dan rata-rata ukuran lahan pertanian adalah 1,28 hektar. Rumah tangga memiliki penghasilan rata-rata N230,005 dan indeks keamanan pangan 1,5, menunjukkan mereka aman pangan. Namun, rumah tangga tersebut termasuk miskin sedang. Analisis regresi berganda mengungkapkan bahwa gender kepala rumah tangga, ukuran rumah tangga, pendapatan, dan tahun pendidikan adalah faktor signifikan dalam menjelaskan variasi keamanan pangan, yang mencakup 70% variasi. Analisis korelasi menunjukkan hubungan negatif signifikan (-0,866) antara keamanan pangan dan status kemiskinan, yang mengisyaratkan bahwa peningkatan kemiskinan akan mengurangi keamanan pangan. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar rumah tangga pedesaan memprioritaskan produksi pangan dan kegiatan produktif lainnya. Mendorong pendidikan formal di kalangan rumah tangga pedesaan dan memberikan fasilitas kredit untuk mendorong produksi pertanian juga akan meningkatkan keamanan pangan.

Studi ini menemukan bahwa rumah tangga pertanian pedesaan di Wilayah Pemerintahan Lokal Owo relatif muda, menikah, dan terdidik dengan ukuran rumah tangga yang besar serta anggota organisasi koperasi.Mereka tidak memiliki akses ke fasilitas kredit dan layanan ekstensifikasi.Para petani tidak terlalu memprioritaskan keamanan pangan tetapi tetap tergolong miskin sedang, yang berhubungan negatif.Faktor-faktor yang menentukan keamanan pangan meliputi jenis kelamin kepala rumah tangga, ukuran rumah tangga, pendapatan, dan tahun pendidikan.Disarankan untuk meningkatkan produksi pangan dan kegiatan produktif, serta mendorong pendidikan formal sebagai sarana meningkatkan keamanan pangan, terutama dalam sektor non-pertanian.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak inovasi teknologi pertanian, seperti penggunaan aplikasi digital untuk akses kredit, terhadap peningkatan produksi pangan di wilayah pedesaan. Selain itu, perlu dieksplorasi peran organisasi komunitas lokal dalam mendorong partisipasi perempuan dalam kegiatan ekonomi produktif sehingga mengurangi kesenjangan gender. Studi lebih lanjut juga direkomendasikan untuk mengevaluasi strategi adaptasi terhadap perubahan iklim di kalangan petani kecil, termasuk pengambilan risiko terhadap fluktuasi curah hujan dan cuaca ekstrem yang mengancam keamanan pangan.

  1. An Empirical Analysis of Food Security and Poverty Status Among Rural Farming Households in Owo Local... risetpress.com/index.php/pancasila/article/view/1802An Empirical Analysis of Food Security and Poverty Status Among Rural Farming Households in Owo Local risetpress index php pancasila article view 1802
Read online
File size375.16 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test