UMKLAUMKLA

WASATHON Jurnal Pengabdian MasyarakatWASATHON Jurnal Pengabdian Masyarakat

Pembangunan kesehatan merupakan bagian dari upaya membangun manusia seutuhnya yang diselenggarakan melalui upaya kesehatan anak sedini mungkin sejak anak masih dalam kandungan. Upaya kesehatan yang dilakukan sejak anak masih di dalam kandungan sampai lima tahun pertama kehidupannya, bertujuan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya serta meningkatkan kualitas hidup anak agar mencapai tumbuh kembang optimal baik fisik, mental, emosional dan sosial serta memiliki intelegensi majemuk sesuai dengan potensi genetiknya. Pertumbuhan dan perkembangan anak secara fisik, mental, sosial, emosional dipengaruhi oleh gizi, kesehatan dan pendidikan. Pembinaan tumbuh kembang anak secara komprehensif dan berkualitas tersebut dapat diselenggarakan melalui kegiatan stimulasi, deteksi dan intervensi dini penyimpangan tumbuh kembang anak prasekolah. Program Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK). Kegiatan pengabdian Masyarakat dengan judul optimalisasi tumbuh kembang balita di desa Growong kidul Kecamatan Juana Kabupaten Pati Jawa Tengah bertujuan untuk memberikan edukasi khususnya tentang optimalisasi tumbuh kembang pada balita. Peserta dalam kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah Orang tua balita posyandu di desa Growong kidul Kecamatan Juana Kabupaten Pati Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian Masyarakat ini meliputi ceramah, diskusi, berbagi pengalaman dan problem solving. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian Masyarakat dengan perencanaan yang disusun oleh team pengadian Masyarakat menjadi mengetahui tentang strategi optimalisasi tumbuh kembang pada balita balita.

Kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa optimalisasi tumbuh kembang balita sejak usia dini merupakan tanggung jawab bersama orang tua, guru, dan lingkungan yang harus dilakukan secara berkelanjutan.Memenuhi kebutuhan nutrisi yang cukup serta memberikan stimulasi yang tepat dan terintegrasi dapat meningkatkan pertumbuhan dan potensi anak secara optimal.Stimulasi efektif dimulai dari keluarga sebagai lingkungan pertama melalui pengasuhan dan pendidikan yang sesuai.

Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah program sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan selama enam bulan atau lebih, dengan kunjungan rutin ke beberapa desa, dapat meningkatkan ukuran tubuh dan skor perkembangan balita dibandingkan dengan program satu kali saja. Selanjutnya, dapat diteliti manfaat penggunaan aplikasi mobile sederhana yang memberikan panduan harian tentang stimulasi dan pencatatan asupan gizi bagi ibu, serta bagaimana teknologi tersebut mempengaruhi kepatuhan dan pengetahuan ibu dalam jangka panjang. Penelitian ketiga dapat mengevaluasi efek penambahan kunjungan tindak lanjut oleh tenaga kesehatan profesional dalam program SDIDTK, untuk melihat apakah deteksi dini gangguan perkembangan dapat dilakukan lebih cepat dan intervensi menjadi lebih efektif. Semua penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat mengenai strategi optimal dalam meningkatkan tumbuh kembang balita pada lingkungan masyarakat. Dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan variasi geografis, hasilnya dapat lebih generalisasi untuk kebijakan kesehatan anak di tingkat daerah.

Read online
File size288.12 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test