CHEMOPREVCHEMOPREV
Indonesian Journal of Cancer ChemopreventionIndonesian Journal of Cancer ChemopreventionHepatitis B virus (HBV) reactivation-related hepatocellular carcinoma (HCC) presents a significant threat due to its potential to cause liver failure and mortality. Consequently, the discovery of novel treatments that offer anticancer efficacy and liver protection is urgently needed. Brazilin, a natural compound, has previously been reported to possess cytotoxic and liver-protective properties. This research aimed to investigate the potency of brazilin in suppressing the growth of HCC cells through in silico and in vitro approaches. Hep3B cells, which harbor integrated HBV DNA, were selected as the HCC model, with PGV-1 utilized as a positive control. The in silico study used network pharmacology to predict brazilins potential gene targets. Cytotoxicity was evaluated using the CCK-8 assay, and apoptosis detection was carried out using Annexin V/PI staining followed by flow cytometry. The analysis predicted that brazilin targets key genes such as SRC, EGFR, AKT1, GRB2, IGF1, ESR1, STAT1, MMP9, JAK2, and PPARG involved in cancer proliferation and metastasis. Proteins such as SRC, GRB2, and MMP9 are overexpressed in TP53-mutated HCC and linked to low survival. Brazilin showed moderate cytotoxicity with an IC50 value of 17 µM at 72 h and significantly induced apoptosis in Hep3B cells. These findings suggest that brazilin is a promising apoptosis-inducing agent for HBV-related HCC.
Brazilin and PGV-1 are predicted to share two top target genes, SRC and EGFR, in Hep3B cells.Brazilin specifically targets genes involved in apoptosis regulation, including AKT1, STAT1, MMP9, and PPARG.While exhibiting moderate cytotoxicity against Hep3B cells, brazilin significantly induces apoptosis compared to PGV-1.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi mekanisme molekuler pasti bagaimana brazilin memodulasi jalur pensinyalan AKT1 dan menyebabkan apoptosis pada sel Hep3B. Studi in vivo diperlukan untuk memvalidasi efektivitas dan keamanan brazilin sebagai agen antikanker pada model hewan HCC dengan infeksi HBV. Selain itu, penelitian perlu mengeksplorasi potensi kombinasi brazilin dengan kemoterapi standar untuk meningkatkan efektivitas pengobatan dan mengurangi efek samping, serta mengoptimalkan formulasi dan metode pengiriman brazilin untuk meningkatkan bioavailabilitas dan stabilitasnya dalam tubuh. Investigasi lebih lanjut juga diperlukan untuk memahami peran brazilin dalam menghambat migrasi sel kanker HCC, khususnya dengan menargetkan MMP9, STAT1, dan PPARG, untuk mengembangkan strategi terapeutik yang lebih komprehensif.
| File size | 2.13 MB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
YARSIYARSI Sistem imun ini yang nantinya akan bertanggung jawab untuk menetralisir virus setelah proses lisis tumor, dan sistem imun ini juga yang akan memusnahkanSistem imun ini yang nantinya akan bertanggung jawab untuk menetralisir virus setelah proses lisis tumor, dan sistem imun ini juga yang akan memusnahkan
HTPHTP Penelitian dilakukan dari Desember 2024 - Januari 2025 dan teknik analisis secara univariat, bivariat (uji chi square) dan multivariat (uji regresi logistikPenelitian dilakukan dari Desember 2024 - Januari 2025 dan teknik analisis secara univariat, bivariat (uji chi square) dan multivariat (uji regresi logistik
HTPHTP Metode: Analitik observasional dengan desain case control. Populasi penelitian adalah pasien DMT2 di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, dengan 158 sampel (79Metode: Analitik observasional dengan desain case control. Populasi penelitian adalah pasien DMT2 di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, dengan 158 sampel (79
BIOTROPBIOTROP The seagrass Enhalus acoroides is a potential biostimulant due to its rich phytochemical composition, including phenols, tannins, flavonoids, and pigments,The seagrass Enhalus acoroides is a potential biostimulant due to its rich phytochemical composition, including phenols, tannins, flavonoids, and pigments,
POLKESBANPOLKESBAN Kelompok VI adalah kelompok kontrol positif. Data berat badan, kadar glukosa darah puasa dan kadar insulin dianalisis dengan Two-Way Anova, sedangkan dataKelompok VI adalah kelompok kontrol positif. Data berat badan, kadar glukosa darah puasa dan kadar insulin dianalisis dengan Two-Way Anova, sedangkan data
INSCHOOLINSCHOOL Masalah kelancaran menyusui pada tiga hari pertama setelah melahirkan hanyalah masalah fisiologis tetapi menjadi penyebab utama gagalnya pemberian ASIMasalah kelancaran menyusui pada tiga hari pertama setelah melahirkan hanyalah masalah fisiologis tetapi menjadi penyebab utama gagalnya pemberian ASI
INSCHOOLINSCHOOL Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, ditularkan oleh nyamuk Aedes. Pencegahan DBD memerlukanDemam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, ditularkan oleh nyamuk Aedes. Pencegahan DBD memerlukan
INSCHOOLINSCHOOL Hipertensi adalah masalah kesehatan global dan nasional yang signifikan, dengan prevalensi yang terus meningkat dan dapat berawal sejak usia remaja akibatHipertensi adalah masalah kesehatan global dan nasional yang signifikan, dengan prevalensi yang terus meningkat dan dapat berawal sejak usia remaja akibat
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Kajian ini menunjukkan hukum mengadakan pernikahan karena pekerjaan dari sudut pandang fikih modern dengan mengutamakan perubahan sosial yang berdampakKajian ini menunjukkan hukum mengadakan pernikahan karena pekerjaan dari sudut pandang fikih modern dengan mengutamakan perubahan sosial yang berdampak
HTPHTP Teknik pengambilan data dilakukan melalui observasi langsung dan studi dokumentasi dari unit rekam medis. Jumlah sampel yang di analisis sebanyak 40 dariTeknik pengambilan data dilakukan melalui observasi langsung dan studi dokumentasi dari unit rekam medis. Jumlah sampel yang di analisis sebanyak 40 dari
HTPHTP Faktor sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku memiliki korelasi yang positif dengan niat responden dalam melakukan aktivitas fisik. Hasil uji korelasiFaktor sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku memiliki korelasi yang positif dengan niat responden dalam melakukan aktivitas fisik. Hasil uji korelasi
HTPHTP Survei dilakukan pada 238 responden dari komunitas PETA-TB di Jakarta, Tangerang, dan Bandung. Data dianalisis menggunakan SEM-PLS melalui R-Studio. HasilSurvei dilakukan pada 238 responden dari komunitas PETA-TB di Jakarta, Tangerang, dan Bandung. Data dianalisis menggunakan SEM-PLS melalui R-Studio. Hasil