MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN
Cakrawala Medika: Journal of Health SciencesCakrawala Medika: Journal of Health SciencesInfeksi Menular Seksual (IMS) adalah penyakit yang dapat menular dari satu orang ke orang yang lain, dapat disebabkan oleh bakteri, virus, parasit, dan jamur. IMS dapat ditularkan melalui hubungan seksual secara vaginal, anal, dan oral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan IMS pada pelaku wisata di wilayah kerja Puskesmas Meninting tahun 2020-2021. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian sebanyak 184 data rekam medis. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji korelasi Chi-Square. Hasil dari penelitian pada karakteristik sampel didominasi usia ≥ 18 tahun (88,6%), berjenis kelamin perempuan (77,7%), berpendidikan rendah (66,3%), dan berstatus tidak kawin (79,3%). Sampel terjangkit IMS (68,5%) dengan jenis IMS terbanyak adalah Servisitis (40,5%). Pada analisis bivariat didapatkan hasil usia (p=0,029; PR=2,71), jenis kelamin (p=0,000; PR=4,52), tingkat pendidikan (p=0,028; PR=6,44), dan status perkawinan (p=0,438). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan dengan IMS sedangkan status perkawinan tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan IMS.
Dari hasil penelitian ditemukan sebanyak 126 sampel (68,5%) terjangkit IMS sedangkan 58 sampel (31,5%) tidak terjangkit IMS.Usia merupakan faktor risiko yang berhubungan IMS dan menunjukkan bahwa pasien berusia aktif lebih berisiko sebesar 2,71 kali mengalami IMS dibandingkan dengan pasien yang usianyanya tidak aktif.Jenis kelamin dan tingkat pendidikan juga terbukti berhubungan signifikan dengan IMS, sementara status perkawinan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas program edukasi IMS dalam mengubah perilaku risiko di komunitas pelaku wisata. Selain itu, perlu dijelajahi pengaruh perbedaan gender spesifik terhadap persepsi dan pengetahuan tentang IMS, serta dilakukan studi longitudinal untuk memahami dampak perubahan faktor sosial-ekonomi terhadap penyebaran IMS di wilayah kerja Puskesmas Meninting seiring waktu.
- Faktor Resiko yang Berhubungan dengan Kejadian Infeksi Menular Seksual (IMS) di Klinik Voluntary Counseling... aisyah.journalpress.id/index.php/jika/article/view/WGRFaktor Resiko yang Berhubungan dengan Kejadian Infeksi Menular Seksual IMS di Klinik Voluntary Counseling aisyah journalpress index php jika article view WGR
- Vol. 7 No. 1 (2020): Mei | Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan). vol jurnal medikes kesehatan fimeunp... doi.org/10.36743/medikes.v7i1Vol 7 No 1 2020 Mei Jurnal Medikes Media Informasi Kesehatan vol jurnal medikes kesehatan fimeunp doi 10 36743 medikes v7i1
| File size | 311.65 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UnwahasUnwahas Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan sebagian besar pasien rawat jalan diabetes melitus tipe 2 di RSU Undata dariBerdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan sebagian besar pasien rawat jalan diabetes melitus tipe 2 di RSU Undata dari
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK Keselamatan pasien stroke adalah komponen penting yang digunakan untuk menilai kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit oleh perawat. Penelitian iniKeselamatan pasien stroke adalah komponen penting yang digunakan untuk menilai kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit oleh perawat. Penelitian ini
CERICCERIC Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum semua pasien merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Semua pasien merasa puas terhadap semua dimensiHasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum semua pasien merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Semua pasien merasa puas terhadap semua dimensi
CERICCERIC Kepala ruang sebagai manajer lini pertama berperan penting dalam mendukung perawat dalam berperilaku baik terhadap pencegahan dan pengendalian infeksi.Kepala ruang sebagai manajer lini pertama berperan penting dalam mendukung perawat dalam berperilaku baik terhadap pencegahan dan pengendalian infeksi.
CERICCERIC Intervensi keperawatan yang diberikan didasarkan pada prinsip-prinsip konservasi yaitu konservasi energi, integritas struktural, personal dan sosial. HasilIntervensi keperawatan yang diberikan didasarkan pada prinsip-prinsip konservasi yaitu konservasi energi, integritas struktural, personal dan sosial. Hasil
CERICCERIC Sampel penelitian adalah 26 responden di dua rumah sakit di Sulawesi Barat. Hasil post-test menggambarkan tingkat pengetahuan dan keterampilan masing-masingSampel penelitian adalah 26 responden di dua rumah sakit di Sulawesi Barat. Hasil post-test menggambarkan tingkat pengetahuan dan keterampilan masing-masing
CERICCERIC Pengetahuan mahasiswa mengenai caring belum mencapai kriteria baik, khususnya dalam 10 faktor karitatif Watson, seperti sistem nilai kemanusiaan dan altruistik,Pengetahuan mahasiswa mengenai caring belum mencapai kriteria baik, khususnya dalam 10 faktor karitatif Watson, seperti sistem nilai kemanusiaan dan altruistik,
UNIVMEDUNIVMED Lima puluh orang terdapat dalam kelompok dewasa di bawah 60 tahun dan 17orang dalam kelompok lanjut usia. Kadar SOD, seng eritrosit, testosteron totalLima puluh orang terdapat dalam kelompok dewasa di bawah 60 tahun dan 17orang dalam kelompok lanjut usia. Kadar SOD, seng eritrosit, testosteron total
Useful /
USIUSI 0, termasuk uji normalitas, homogenitas, ANOVA, dan uji t sampel berpasangan. Temuan menunjukkan bahwa skor rata-rata post-test kelompok eksperimen (87,29)0, termasuk uji normalitas, homogenitas, ANOVA, dan uji t sampel berpasangan. Temuan menunjukkan bahwa skor rata-rata post-test kelompok eksperimen (87,29)
IFTKLEDALEROIFTKLEDALERO Artikel ini berikhtiar mengangkat solusi penyelesaian konflik di Papua dengan pendekatan filosofis-humanis. Pendekatan filosofis-humanis adalah suatu caraArtikel ini berikhtiar mengangkat solusi penyelesaian konflik di Papua dengan pendekatan filosofis-humanis. Pendekatan filosofis-humanis adalah suatu cara
ITTELKOM SBYITTELKOM SBY Hasil SS-RSRP dari simulasi adalah -50,17 dBm, dikategorikan sebagai Sangat Baik. Hasil SS-SINR adalah 20,66 dB, dikategorikan sebagai Baik, dan nilaiHasil SS-RSRP dari simulasi adalah -50,17 dBm, dikategorikan sebagai Sangat Baik. Hasil SS-SINR adalah 20,66 dB, dikategorikan sebagai Baik, dan nilai
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan kurang baik (24,1%) dan pola asuh baik (64,3%). Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuanSebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan kurang baik (24,1%) dan pola asuh baik (64,3%). Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan