NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO
Moderasi : Journal of Islamic StudiesModerasi : Journal of Islamic StudiesPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kecanduan media sosial memengaruhi tingkat religiusitas siswa di SMKN 5 Malang. Perkembangan teknologi yang pesat, terutama dukungan internet untuk media sosial, telah menyebabkan gangguan pada kegiatan belajar siswa. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya keseimbangan antara pendidikan imtek dan imtaq untuk membantu siswa memanfaatkan media sosial secara bijak dan meningkatkan religiusitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Dampak negatif kecanduan media sosial terhadap religiusitas siswa meliputi pengaruh konten negatif, ketidakseimbangan manajemen waktu dan fokus, serta kurangnya interaksi sosial. Sebaliknya, dampak positifnya adalah akses informasi positif, akses konten religius, serta motivasi dan inspirasi. Strategi yang dilakukan guru dan siswa untuk mengatasi kecanduan media sosial meliputi pembatasan waktu penggunaan, penyebaran konten positif, kegiatan sosialisasi, menyibukkan diri dengan aktivitas lain, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh positif dan negatif terhadap religiusitas siswa.Pengaruh negatif meliputi konten negatif, ketidakseimbangan manajemen waktu, dan kurangnya interaksi sosial, sementara pengaruh positifnya adalah akses informasi positif, konten religius, serta motivasi dan inspirasi.Strategi yang diterapkan untuk mengatasi kecanduan media sosial meliputi pembatasan waktu penggunaan, penyebaran konten positif, kegiatan sosialisasi, menyibukkan diri dengan aktivitas lain, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.Pentingnya keseimbangan antara penggunaan media sosial dan praktik religiusitas menjadi kunci untuk membentuk siswa yang religius, cerdas digital, dan bertanggung jawab.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi tingkat kecanduan media sosial pada siswa, sehingga dapat dirumuskan intervensi yang lebih tepat sasaran. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program bimbingan konseling yang efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa tentang dampak negatif media sosial dan membekali mereka dengan keterampilan mengelola penggunaan media sosial secara bijak. Ketiga, penting untuk meneliti peran orang tua dalam memantau dan mengendalikan penggunaan media sosial oleh anak-anak, serta memberikan edukasi kepada orang tua tentang pentingnya menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung perkembangan spiritual dan moral anak. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat tercipta strategi komprehensif untuk mengatasi masalah kecanduan media sosial dan meningkatkan religiusitas siswa di era digital.
- Kecerdasan Spiritual dengan Kecanduan Internet pada Mahasiswa Keperawatan | Jurnal Penelitian Perawat... jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP/article/view/894Kecerdasan Spiritual dengan Kecanduan Internet pada Mahasiswa Keperawatan Jurnal Penelitian Perawat jurnal globalhealthsciencegroup index php JPPP article view 894
- PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM PERSPEKTIF ISLAM | Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat. sosial perspektif... prin.or.id/index.php/JURRAFI/article/view/514PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM PERSPEKTIF ISLAM Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat sosial perspektif prin index php JURRAFI article view 514
- Literasi Digital, Sebuah Tantangan Baru Dalam Literasi Media | Restianty | Gunahumas. literasi digital... doi.org/10.17509/ghm.v1i1.28380Literasi Digital Sebuah Tantangan Baru Dalam Literasi Media Restianty Gunahumas literasi digital doi 10 17509 ghm v1i1 28380
- Kontribusi Kontrol Diri terhadap Kecanduan Media Sosial Tiktok pada Remaja di Kabupaten Bekasi | Jurnal... jptam.org/index.php/jptam/article/view/8611Kontribusi Kontrol Diri terhadap Kecanduan Media Sosial Tiktok pada Remaja di Kabupaten Bekasi Jurnal jptam index php jptam article view 8611
| File size | 381.55 KB |
| Pages | 24 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALBIKESJURNALBIKES Model regresi menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersamaan menjelaskan 9,9% variasi nilai UAS (R²= 0,099). Secara parsial, kemampuan presentasiModel regresi menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersamaan menjelaskan 9,9% variasi nilai UAS (R²= 0,099). Secara parsial, kemampuan presentasi
NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO Employing a qualitative approach with a case study design at MA Riyadlus Sholihin Probolinggo, data were collected through interviews, observations, andEmploying a qualitative approach with a case study design at MA Riyadlus Sholihin Probolinggo, data were collected through interviews, observations, and
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Penelitian ini bertujuan menganalisis pengetahuan remaja tentang pencegahan DM berdasarkan tahap perkembangan dan jenis kelamin. Metode yang digunakanPenelitian ini bertujuan menganalisis pengetahuan remaja tentang pencegahan DM berdasarkan tahap perkembangan dan jenis kelamin. Metode yang digunakan
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Soepraoen Malang sebagian besar memiliki tipe kepribadian ekstrovert (66,7%) dan hampir sebagian memiliki tipe kepribadian introvert (33,3%). Penting untukSoepraoen Malang sebagian besar memiliki tipe kepribadian ekstrovert (66,7%) dan hampir sebagian memiliki tipe kepribadian introvert (33,3%). Penting untuk
ITEKES BALIITEKES BALI Remaja laki-laki memiliki titik kritis yang berbeda akibat adanya tekanan mandiri lebih awal, adanya tekanan lebih kuat untuk memenuhi peran gender danRemaja laki-laki memiliki titik kritis yang berbeda akibat adanya tekanan mandiri lebih awal, adanya tekanan lebih kuat untuk memenuhi peran gender dan
ITEKES BALIITEKES BALI Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51% responden memilikiPengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51% responden memiliki
ITEKES BALIITEKES BALI Penelitian ini membuktikan terdapat hubungan yang bermakna antara depresi dengan kualitas hidup pasien tuberkulosis paru yang menjalani pengobatan OAT,Penelitian ini membuktikan terdapat hubungan yang bermakna antara depresi dengan kualitas hidup pasien tuberkulosis paru yang menjalani pengobatan OAT,
ITEKES BALIITEKES BALI Responden yang dipilih adalah mahasiswa Sarjana Ilmu Keperawatan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bali, Indonesia. Hasil penelitian menunjukkanResponden yang dipilih adalah mahasiswa Sarjana Ilmu Keperawatan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bali, Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan
Useful /
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Terdapat hubungan erat antara efikasi diri dan dukungan sosial dengan tingkat stres yang dialami oleh mahasiswa tingkat 2 keperawatan Universitas WidyaTerdapat hubungan erat antara efikasi diri dan dukungan sosial dengan tingkat stres yang dialami oleh mahasiswa tingkat 2 keperawatan Universitas Widya
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Penelitian ini menganalisis hubungan pola asuh orang tua dan pergaulan teman sebaya dengan kenakalan remaja di SMPN 3 Banawa. Metode penelitian kuantitatifPenelitian ini menganalisis hubungan pola asuh orang tua dan pergaulan teman sebaya dengan kenakalan remaja di SMPN 3 Banawa. Metode penelitian kuantitatif
ITEKES BALIITEKES BALI Pengujian hipotesa dilakukan dengan analisis regresi logistik. Dari lima variable independent, menunjukkan bahwa hanya 3 independen variabel yang significantPengujian hipotesa dilakukan dengan analisis regresi logistik. Dari lima variable independent, menunjukkan bahwa hanya 3 independen variabel yang significant
ITEKES BALIITEKES BALI Penelitian ini merekomendasikan pentingnya menilai stres pada keluarga pasien stroke dengan afasia dan meningkatkan pengetahuan keluarga tentang afasiaPenelitian ini merekomendasikan pentingnya menilai stres pada keluarga pasien stroke dengan afasia dan meningkatkan pengetahuan keluarga tentang afasia