MES BOGORMES BOGOR
Sci-tech JournalSci-tech JournalPenelitian ini berfokus pada adaptasi ulang (adaptive reuse) bangunan Rumah Sakit Dharma menjadi pusat kebugaran (fitness) dan kafe (cafe) dengan menggunakan metode kuantitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan memahami bagaimana bangunan rumah sakit yang ada dapat diubah dan dimanfaatkan kembali dengan cara yang menarik dan menguntungkan. Metode kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data tentang kondisi fisik bangunan, kebutuhan ruang, dan preferensi pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang kreatif, bangunan rumah sakit dapat diadaptasi untuk menjadi pusat kebugaran dan kafe yang modern dan nyaman sambil mempertahankan nilai historis dan arsitekturalnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa adaptive reuse adalah strategi yang inovatif dan potensial untuk memanfaatkan kembali bangunan rumah sakit yang tidak lagi digunakan. Ini tidak hanya dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah ekonomi dan sosial.
Dengan pendekatan yang tepat, proses ini dapat menghasilkan ruang baru yang menarik dan berguna, sambil mempertahankan nilai historis dan arsitektural bangunan.Selain itu, ini juga dapat memberikan manfaat lingkungan dan ekonomi, serta berkontribusi pada revitalisasi perkotaan dan pelestarian warisan arsitektural.Dengan menghidupkan kembali bangunan ini, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, seperti menciptakan peluang kerja baru dan memudahkan masyarakat sekitar untuk melakukan kegiatan berolahraga, sehingga dapat menciptakan perekonomian dan kesehatan masyarakat setempat yang baik.
Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide: Pertama, bagaimana adaptive reuse dapat diterapkan pada bangunan-bangunan bersejarah lainnya di Indonesia, dan bagaimana strategi ini dapat membantu melestarikan warisan budaya dan arsitektur. Kedua, penelitian dapat fokus pada aspek sosial dan ekonomi dari adaptive reuse, dengan menganalisis dampak positifnya terhadap masyarakat sekitar, seperti penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas hidup. Terakhir, studi dapat mengeksplorasi tantangan dan peluang dalam menerapkan adaptive reuse, termasuk aspek teknis, regulasi, dan keterlibatan masyarakat, serta bagaimana solusi inovatif dapat mengatasi tantangan tersebut.
| File size | 1.1 MB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
NHS JOURNALNHS JOURNAL 093, indicating no significant correlation between culture shock and self-esteem. The study suggests that educational institutions should provide training,093, indicating no significant correlation between culture shock and self-esteem. The study suggests that educational institutions should provide training,
SUMBARPROVSUMBARPROV Hasil penelitian ini menegaskan bahwa persepsi kemudahan penggunaan merupakan faktor dominan yang memengaruhi perilaku pasien dalam adopsi layanan digital.Hasil penelitian ini menegaskan bahwa persepsi kemudahan penggunaan merupakan faktor dominan yang memengaruhi perilaku pasien dalam adopsi layanan digital.
AHMAREDUCAHMAREDUC Sebelum intervensi, skor rata-rata kelancaran aliran air susu ibu adalah 3,62 (rentang: 3–5), menunjukkan kelancaran rendah. Setelah intervensi, skorSebelum intervensi, skor rata-rata kelancaran aliran air susu ibu adalah 3,62 (rentang: 3–5), menunjukkan kelancaran rendah. Setelah intervensi, skor
YMPAIYMPAI Assurance (Jaminan) menunjukkan bahwa pada dimensi ini terdapat (57%) responden mengatakan sudah baik. Emphaty (Empati) menunjukkan bahwa pada dimensiAssurance (Jaminan) menunjukkan bahwa pada dimensi ini terdapat (57%) responden mengatakan sudah baik. Emphaty (Empati) menunjukkan bahwa pada dimensi
CERICCERIC Determinan yang Memengaruhi Kesiapan Tenaga Nonmedis dalam Melaksanakan Bantuan Hidup Dasar di Lingkungan Rumah Sakit. Seluruh petugas rumah sakit, baikDeterminan yang Memengaruhi Kesiapan Tenaga Nonmedis dalam Melaksanakan Bantuan Hidup Dasar di Lingkungan Rumah Sakit. Seluruh petugas rumah sakit, baik
UNIDAYANUNIDAYAN Namun pendataan rumah tangga miskin di Kabupaten Buton Tengah masih dilakukan secara konvensional dan tersebar dalam bentuk laporan manual, sehingga mengakibatkanNamun pendataan rumah tangga miskin di Kabupaten Buton Tengah masih dilakukan secara konvensional dan tersebar dalam bentuk laporan manual, sehingga mengakibatkan
UNIVMEDUNIVMED Level PPE merupakan faktor risiko terjadinya sakit kepala. Strategi yang lebih baik diperlukan untuk mengurangi durasi penggunaan PPE agar kinerja danLevel PPE merupakan faktor risiko terjadinya sakit kepala. Strategi yang lebih baik diperlukan untuk mengurangi durasi penggunaan PPE agar kinerja dan
UM SURABAYAUM SURABAYA Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda data diolah dengan menggunakan program SPSS 21. Hasil penelitian berdasarkan uji parsialPengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda data diolah dengan menggunakan program SPSS 21. Hasil penelitian berdasarkan uji parsial
Useful /
UNIVMEDUNIVMED Rata-rata durasi tahap II persalinan masing-masing adalah 15,96 ± 14,26 menit dan 26,43 ± 20,90 menit (p=0,06). Sebanyak 25% wanita pada kelompok intervensiRata-rata durasi tahap II persalinan masing-masing adalah 15,96 ± 14,26 menit dan 26,43 ± 20,90 menit (p=0,06). Sebanyak 25% wanita pada kelompok intervensi
UNIVMEDUNIVMED Mutants of cefixime-resistant N. gonorrhoeae are mediated by mosaic and non-mosaic penA genes encoding penicillin binding protein 2. In addition, mutationsMutants of cefixime-resistant N. gonorrhoeae are mediated by mosaic and non-mosaic penA genes encoding penicillin binding protein 2. In addition, mutations
UNIVMEDUNIVMED Biofilm biomass dari kultur sejenis secara total tergantung pada spesies, dan biofilm biomass dari empat spesies berada dalam urutan berikut. bakteri CBiofilm biomass dari kultur sejenis secara total tergantung pada spesies, dan biofilm biomass dari empat spesies berada dalam urutan berikut. bakteri C
UM SURABAYAUM SURABAYA Pemberlakuan Peraturan Pemerintah pada pasal 10 Perda No. 2 Tahun 2002 belum efektif dalam mengatur jarak antara usaha ritel modern dan pasar tradisional.Pemberlakuan Peraturan Pemerintah pada pasal 10 Perda No. 2 Tahun 2002 belum efektif dalam mengatur jarak antara usaha ritel modern dan pasar tradisional.