RADEN WIJAYARADEN WIJAYA

Sabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata dan BudayaSabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata dan Budaya

Article 31 of Law Number 13 of 2012 respecting the Special Status of the Special Region of Yogyakarta contains provisions pertaining to cultural preservation and development initiatives, one of which is the growth of culture-based tourism. Selarong Cave, located in Guwosari Village, is strongly linked to Prince Diponegoros battle. These cultural and historical artifacts have the potential to be transformed into a tourist destination that is packaged as a pilgrimage tourism idea. Finding the potential and preparedness of supporting infrastructure for the growth of pilgrimage tourism in Tanah Mataram Guwosari Village is the goal of this study. This study employs a qualitative research methodology, and its findings are presented in a descriptive manner. The government, the community, tourists, and tourism management components are among the research participants. Because of the Selarong Cave objects religious and symbolic value, authenticity, historical and cultural appeal, and highly capable natural environmental support, the research findings suggest that pilgrimage tourism may be a viable alternative for sustaining the fervor of tourism activities. It is necessary to upgrade the facilities for pilgrimage tourism-specific activities.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa Goa Selarong memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata pilgrim, didukung oleh nilai sejarah, simbolisme, keaslian, daya tarik budaya, dan lingkungan alam yang mendukung.Meskipun saat ini kunjungan wisatawan masih didominasi oleh wisatawan lokal, diversifikasi atraksi dan peningkatan fasilitas khusus wisata pilgrim dapat meningkatkan daya tarik dan keberlanjutan objek wisata ini.Pengembangan wisata pilgrim perlu memperhatikan unsur sakral dan profan, serta melibatkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk memaksimalkan manfaat ekonomi dan pelestarian budaya.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai persepsi wisatawan terhadap nilai-nilai religius dan sejarah Goa Selarong, serta bagaimana persepsi tersebut memengaruhi keputusan mereka untuk berkunjung. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan paket wisata pilgrim yang unik dan menarik, dengan menggabungkan unsur sejarah, budaya, dan spiritualitas, serta melibatkan masyarakat lokal dalam penyediaan layanan wisata. Ketiga, penting untuk mengkaji dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari pengembangan wisata pilgrim di Goa Selarong, termasuk potensi konflik kepentingan antara berbagai pihak terkait, serta strategi mitigasi risiko yang efektif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan wisata pilgrim yang berkelanjutan dan bertanggung jawab di Goa Selarong, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

  1. Administratio. jurnal ilmiah administrasi publik pembangunan biannual publication managed department... jurnaladministratio.fisip.unila.ac.id/index.php/administratioAdministratio jurnal ilmiah administrasi publik pembangunan biannual publication managed department jurnaladministratio fisip unila ac index php administratio
Read online
File size179.38 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test