ASIAASIA

Jurnal Pengabdian MasyarakatJurnal Pengabdian Masyarakat

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan limbah organik berkelanjutan melalui pembuatan kompos dari limbah baglog jamur tiram. Metode yang digunakan berupa pelatihan yang meliputi sosialisasi, sesi tanya‑jawab, dan pendampingan kepada 25 peserta; data kuantitatif dikumpulkan melalui evaluasi pra‑ dan pasca‑pelatihan, sedangkan data kualitatif diperoleh dari wawancara dan observasi lapangan. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan analisis tematik. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta, serta penerapan praktis kompos organik dalam pertanian rumah tangga. Kesimpulan menyatakan bahwa pendidikan lingkungan yang terarah dan praktik langsung dapat mendorong perubahan perilaku, prinsip ekonomi sirkular, dan ketahanan komunitas melalui pertanian berkelanjutan.

Program pelatihan berhasil memberdayakan masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan teknis untuk mengubah limbah baglog jamur menjadi pupuk kompos organik.Hal ini menghasilkan manfaat lingkungan berupa pengurangan ketergantungan pada pupuk kimia, perbaikan kualitas tanah, serta pengurangan limbah, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi peserta.Model pelatihan ini dapat direplikasi di daerah lain sebagai contoh pilot pengelolaan limbah berbasis komunitas yang berkelanjutan.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan kompos baglog terhadap kesuburan tanah dan hasil panen pada lahan pertanian rumah tangga di wilayah Gayungan, dengan desain studi longitudinal selama minimal dua tahun; selain itu, diperlukan analisis kelayakan ekonomi dan potensi pasar kompos yang dihasilkan, termasuk perhitungan biaya produksi, harga jual, serta manfaat ekonomi bagi petani lokal; terakhir, dapat dikembangkan model pelatihan yang dapat diskalakan menggunakan media digital dan modul interaktif, sehingga pengetahuan tentang pengomposan limbah baglog dapat disebarluaskan ke komunitas pertanian perkotaan lainnya, sambil menguji efektivitas pendekatan digital dalam meningkatkan partisipasi dan retensi pengetahuan peserta.

  1. TEST OF MUSHROOMS BAGLOG WASTE RESIDUE AND BIOCHAR COMPOST ON SOIL CHEMICAL PROPERTIES AND GROWTH OF... doi.org/10.32585/ags.v9i2.5985TEST OF MUSHROOMS BAGLOG WASTE RESIDUE AND BIOCHAR COMPOST ON SOIL CHEMICAL PROPERTIES AND GROWTH OF doi 10 32585 ags v9i2 5985
  2. Effectiveness of Organic Fertilizer Enriched with Humic Acid on Soil Chemical Quality, Nutrient Uptake,... doi.org/10.23960/jtep-l.v14i1.309-318Effectiveness of Organic Fertilizer Enriched with Humic Acid on Soil Chemical Quality Nutrient Uptake doi 10 23960 jtep l v14i1 309 318
  3. The Application of Liquid Organic Fertilizer from Banana Peels and NPK Phonska on Purple Eggplants (Solanum... doi.org/10.36378/juatika.v6i2.3580The Application of Liquid Organic Fertilizer from Banana Peels and NPK Phonska on Purple Eggplants Solanum doi 10 36378 juatika v6i2 3580
Read online
File size425.83 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test