STDIISSTDIIS
Al-Majaalis : Jurnal Dirasat IslamiyahAl-Majaalis : Jurnal Dirasat IslamiyahPenelitian ini mengeksplorasi perbedaan metodologis dalam klasifikasi hadits antara al‑ʿIrāqī dan Ibn al‑Jawzī, yang dipicu oleh wacana lebih luas tentang keautentikan tradisi Islam. Penelitian membandingkan lima hadits yang dinilai ḍaʿīf jiddan oleh al‑ʿIrāqī dan mawḍūʿ oleh Ibn al‑Jawzī, dengan menitikberatkan pada pendekatan yang berbeda dalam menilai isnād dan matn. Fokus sekunder menelaah ketelitian al‑ʿIrāqī dalam takhrīj dan analisis isnād versus sikap kritis Ibn al‑Jawzī terhadap perawi yang tidak dapat diandalkan serta teks yang tidak masuk akal. Studi kualitatif deskriptif‑komparatif ini menggunakan pendekatan berbasis perpustakaan dan penalaran deduktif, dengan mengandalkan sumber primer dan sekunder dalam ilmu jarḥ wa‑taʿdīl. Hasil menunjukkan satu hadits tentang keutamaan roti tepat diklasifikasikan sebagai ḍaʿīf jiddan, sementara empat hadits lainnya tentang keutamaan ʿUmar ibn al‑Khaṭṭāb, menahan keinginan, membawa barang dari pasar, dan kemurahan hati lebih tepat dianggap mawḍūʿ. Temuan ini menyoroti kekayaan tradisi kritik hadits dan menegaskan bahwa otoritas hadits dalam Islam harus berlandaskan verifikasi ilmiah yang ketat, menyeimbangkan keandalan isnād dan koherensi matn.
Penelitian menemukan bahwa lima hadits yang dinilai ḍaʿīf jiddan oleh al‑ʿIrāqī dan mawḍūʿ oleh Ibn al‑Jawzī menunjukkan perbedaan metodologis.al‑ʿIrāqī lebih berhati‑hati dengan mengkategorikan laporan sebagai ḍaʿīf jiddan, sedangkan Ibn al‑Jawzī lebih tegas dengan menyatakan laporan sebagai mawḍūʿ bila terdapat cacat serius.Setelah analisis komparatif, pandangan yang lebih kuat menyimpulkan bahwa hadits tentang keutamaan roti termasuk ḍaʿīf jiddan, sementara empat hadits lainnya mengenai keutamaan ʿUmar ibn al‑Khaṭṭāb, menahan keinginan, membawa barang dari pasar, dan kemurahan hati merupakan mawḍūʿ.Kedua ulama memberikan kontribusi penting bagi ilmu kritik hadits, al‑ʿIrāqī dengan ketelitian takhrijnya dan Ibn al‑Jawzī dengan pendekatan kritis yang ketat.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji kriteria metodologis kritikus hadits klasik lainnya, seperti al‑Bukhārī dan Muslim, untuk membandingkannya dengan al‑Irāqī dan Ibn al‑Jawzī; selanjutnya, analisis jaringan kuantitatif terhadap rantai isnād hadits yang diteliti dapat mengungkap pola kelemahan yang sistematis; terakhir, penelitian tentang pemanfaatan alat digital modern, termasuk kecerdasan buatan, dalam proses verifikasi hadits dapat mengevaluasi bagaimana teknologi baru dapat melengkapi metode tradisional jarḥ wa‑taʿdīl dan meningkatkan akurasi penilaian hadits.
- METODOLOGI TAJRIH IBN AL-JAUZI DALAM KITAB AD-DHU’AFÂ WAL-MATRÛKÎN (Bedah Kasus... doi.org/10.37397/almajaalis.v4i2.66METODOLOGI TAJRIH IBN AL JAUZI DALAM KITAB AD DHUAoAFyC WAL MATRyuKyaN Bedah Kasus doi 10 37397 almajaalis v4i2 66
- KRITIK ISRAR AHMAD KHAN TERHADAP HADIS-HADIS KITAB AL-QADAR DARI KITAB SAHIH AL-BUKHARI | Al-Majaalis... doi.org/10.37397/al-majaalis.v12i1.678KRITIK ISRAR AHMAD KHAN TERHADAP HADIS HADIS KITAB AL QADAR DARI KITAB SAHIH AL BUKHARI Al Majaalis doi 10 37397 al majaalis v12i1 678
- The making of living ḥadīth: a new direction of ḥadīth... tandfonline.com/doi/full/10.1080/14755610.2024.2336461The making of living yAAuadyEAth a new direction of yAAuadyEAth tandfonline doi full 10 1080 14755610 2024 2336461
| File size | 847.66 KB |
| Pages | 23 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA (e) Lusi Lindri sebagai objek beban ganda dalam hal bekerja dalam sektor publik dan sektor domestik secara bersamaan. yang berperan sebagai subjek maupun(e) Lusi Lindri sebagai objek beban ganda dalam hal bekerja dalam sektor publik dan sektor domestik secara bersamaan. yang berperan sebagai subjek maupun
STAINUSANTARASTAINUSANTARA Pendekatan yang digunakan bersifat holistik, mengakomodasi pendekatan akademis, rekonstruksi sosial, dan humanistik, sehingga kurikulum PAI tidak hanyaPendekatan yang digunakan bersifat holistik, mengakomodasi pendekatan akademis, rekonstruksi sosial, dan humanistik, sehingga kurikulum PAI tidak hanya
GERAKANEDUKASIGERAKANEDUKASI Namun, beberapa mahasiswa juga mengungkapkan kekhawatiran tentang kurangnya transparansi dan akuntabilitas di kampus, yang dapat menghambat efektivitasNamun, beberapa mahasiswa juga mengungkapkan kekhawatiran tentang kurangnya transparansi dan akuntabilitas di kampus, yang dapat menghambat efektivitas
STDIISSTDIIS 37 tidak sekadar perbedaan fonetik, melainkan mengandung implikasi semantik yang mendalam. bacaan kanonik (naslakhu) menegaskan agensi ilahi, bacaan 37 tidak sekadar perbedaan fonetik, melainkan mengandung implikasi semantik yang mendalam. bacaan kanonik (naslakhu) menegaskan agensi ilahi, bacaan
JOMPARNDJOMPARND Pelatihan Literasi Digital di SMAN 3 Konawe Selatan berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran siswa mengenai pemanfaatan teknologiPelatihan Literasi Digital di SMAN 3 Konawe Selatan berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran siswa mengenai pemanfaatan teknologi
UMMUMM Sumber data terdiri dari bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Masalah pelanggaran proses pemilihan dan sengketa hasilSumber data terdiri dari bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Masalah pelanggaran proses pemilihan dan sengketa hasil
UIGMUIGM Media sosial, di satu sisi dapat memperluas jaringan persahabatan dalam waktu singkat, namun juga sangat berpotensi untuk terjadinya kerawanan dan perselisihanMedia sosial, di satu sisi dapat memperluas jaringan persahabatan dalam waktu singkat, namun juga sangat berpotensi untuk terjadinya kerawanan dan perselisihan
CSISCSIS Selanjutnya, dijelaskan hubungan timbal balik antara pendidikan, kebudayaan, dan pembangunan, serta peran ilmu pengetahuan sebagai komponen integral budaya.Selanjutnya, dijelaskan hubungan timbal balik antara pendidikan, kebudayaan, dan pembangunan, serta peran ilmu pengetahuan sebagai komponen integral budaya.
Useful /
UMMUMM Undang‑Undang dan regulasi agraria Indonesia menyediakan jalur memperoleh hak melalui permohonan dan redistribusi, namun proses tersebut terhambat kebijakanUndang‑Undang dan regulasi agraria Indonesia menyediakan jalur memperoleh hak melalui permohonan dan redistribusi, namun proses tersebut terhambat kebijakan
UMMUMM Melalui analisis mendalam, kajian ini menyoroti bagaimana sistem paten untuk obat-obat dan produk farmasi mendorong inovasi serta menghadapi kritik karenaMelalui analisis mendalam, kajian ini menyoroti bagaimana sistem paten untuk obat-obat dan produk farmasi mendorong inovasi serta menghadapi kritik karena
UMMUMM Mahkamah berpendapat bahwa menteri dan gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dalam membatalkan peraturan daerah bertentangan dengan ketentuan peraturanMahkamah berpendapat bahwa menteri dan gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dalam membatalkan peraturan daerah bertentangan dengan ketentuan peraturan
LEMBAGA KITALEMBAGA KITA Berdasarkan kegiatan disimpulkan bahwa kegiatan ini telah mampu meningkatkan pengetahuan guru tentang urgensi media pendidikan dan perkembangan bentukBerdasarkan kegiatan disimpulkan bahwa kegiatan ini telah mampu meningkatkan pengetahuan guru tentang urgensi media pendidikan dan perkembangan bentuk