ISI PADANGPANJANGISI PADANGPANJANG
V-art: Journal of Fine ArtV-art: Journal of Fine ArtKarya seni dalam konteks ritual, seperti struktur Tabut di Bengkulu, merupakan media penting untuk merepresentasikan dan mempertahankan keberlanjutan identitas kolektif. Penelitian ini mengkaji visualisasi Tabut sebagai teks sosiologis untuk memahami refleksi realitas sosial serta proses negosiasi identitas budaya di antara komunitas yang mewarisi tradisi. Studi dilakukan secara kualitatif dengan mengadopsi Kerangka Sosiologi Seni Arnold Hauser dan Teori Medan Produksi Budaya Pierre Bourdieu, didukung oleh analisis visual, historis, dan tekstual. Temuan menunjukkan bahwa representasi visual Tabut berfungsi ganda: dari perspektif Hauser, struktur menjulang dan ornamentasi beragam yang menggabungkan kaligrafi, motif lokal, serta elemen non‑Melayu mencerminkan solidaritas, akulturasi, dan identitas plural komunitas Bengkulu; dari perspektif Bourdieu, visualisasi Tabut menjadi modal simbolik bagi Kerukunan Keluarga Tabut (KKT) dalam arena kekuasaan budaya, yang digunakan untuk menegosiasikan legitimasi identitas minoritas Syiah dengan meredefinisi ritual sebagai warisan Islam universal sekaligus mempertahankan otoritas spiritual melalui perbedaan antara Tabut Sakral dan Tabut Pembangunan.
Penelitian ini menegaskan bahwa visualisasi bangunan Tabut Bengkulu bukan sekadar objek estetis, melainkan teks sosial yang merekam kondisi historis, sosiologis, dan dinamika identitas budaya komunitas.Melalui kerangka Hauser, bentuk, struktur, dan ornamentasi Tabut mencerminkan nilai solidaritas, toleransi, dan akulturasi plural, sementara perspektif Bourdieu memperlihatkan Tabut sebagai modal simbolik KKT yang dipakai untuk menegosiasikan legitimasi identitas Syiah dalam dominasi Sunni.Transformasi Tabut dari ritual sakral menjadi festival publik menunjukkan adaptasi terhadap perubahan sosial‑ekonomi, khususnya pariwisata, dan menegaskan strategi KKT dalam mempertahankan tradisi serta memperoleh pengakuan dalam masyarakat heterogen Bengkulu.
Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan studi perbandingan visualisasi Tabut di berbagai wilayah Indonesia untuk mengidentifikasi variasi simbolik dan implikasinya terhadap identitas lokal, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang dinamika budaya regional. Selain itu, penelitian longitudinal yang melacak perubahan visual Tabut selama dekade terakhir dapat mengungkap hubungan antara transformasi bentuk, fungsi festival, dan persepsi komunitas terhadap identitas budaya serta dampaknya terhadap kohesi sosial. Selanjutnya, pengembangan metode dokumentasi digital berbasis pemindaian 3D dan rekonstruksi virtual Tabut dapat memperkuat pelestarian warisan budaya, memungkinkan analisis interaktif serta penyebaran pengetahuan kepada generasi muda dan peneliti internasional, sekaligus mengevaluasi potensi teknologi dalam mendukung strategi pelestarian budaya tradisional.
- Jejak Sejarah Peradaban Islam di Bengkulu melalui Tradisi Tabot: Perspektif Sejarah dan Budaya | Mestaka:... doi.org/10.58184/mestaka.v4i4.758Jejak Sejarah Peradaban Islam di Bengkulu melalui Tradisi Tabot Perspektif Sejarah dan Budaya Mestaka doi 10 58184 mestaka v4i4 758
- The History And Values of Tolerance In Tabot Traditional Ceremonies In Bengkulu Society | Suradi | Paramita:... journal.unnes.ac.id/nju/index.php/paramita/article/view/21403The History And Values of Tolerance In Tabot Traditional Ceremonies In Bengkulu Society Suradi Paramita journal unnes ac nju index php paramita article view 21403
- TABOT TRADITION AND ACCULTURATIVE RELIGIOUS TRADITION OF THE BENGKULU COMMUNITY | Khairuddin | Journal... jurnal.uinsu.ac.id/index.php/JCIMS/article/view/14602TABOT TRADITION AND ACCULTURATIVE RELIGIOUS TRADITION OF THE BENGKULU COMMUNITY Khairuddin Journal jurnal uinsu ac index php JCIMS article view 14602
| File size | 589.73 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUGHAUNUGHA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motif Naga dan Feniks pada Batik Tionghoa Singkawang dari perspektif etnomatematika. Etnomatematika mengkajiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis motif Naga dan Feniks pada Batik Tionghoa Singkawang dari perspektif etnomatematika. Etnomatematika mengkaji
STIBAIEC JAKARTASTIBAIEC JAKARTA Puisi lama masyarakat Korea merupakan bagian dari warisan sastra yang diturunkan secara turun-temurun dan berfungsi sebagai pedoman dalam karya seni, sastra,Puisi lama masyarakat Korea merupakan bagian dari warisan sastra yang diturunkan secara turun-temurun dan berfungsi sebagai pedoman dalam karya seni, sastra,
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Secara umum, karya-karya dalam koleksi “Bala Pala Indonesia dipahami sebagai pasukan atau prajurit, yang melambangkan buah-buahan surga, yang menjadiSecara umum, karya-karya dalam koleksi “Bala Pala Indonesia dipahami sebagai pasukan atau prajurit, yang melambangkan buah-buahan surga, yang menjadi
ASDKVIASDKVI Museum dilengkapi lanskap luas dengan taman hijau, menciptakan keseimbangan visual antara struktur dan lingkungan. Tata ruang dirancang untuk alur kunjunganMuseum dilengkapi lanskap luas dengan taman hijau, menciptakan keseimbangan visual antara struktur dan lingkungan. Tata ruang dirancang untuk alur kunjungan
ISI PADANGPANJANGISI PADANGPANJANG Karya-karya tersebut merepresentasikan bentuk bunga sebagai simbol alam. Proses kreatif yang digunakan mengikuti metodologi terstruktur yang diajukan olehKarya-karya tersebut merepresentasikan bentuk bunga sebagai simbol alam. Proses kreatif yang digunakan mengikuti metodologi terstruktur yang diajukan oleh
ISI PADANGPANJANGISI PADANGPANJANG Karya sastra ini, yang merangsang imajinasi visual yang kuat, menginspirasi penciptaan serangkaian lukisan bergaya surealis. Tema-tema sentral—cintaKarya sastra ini, yang merangsang imajinasi visual yang kuat, menginspirasi penciptaan serangkaian lukisan bergaya surealis. Tema-tema sentral—cinta
PRINPRIN Tingkat disiplin kerja yang terlihat dari keterlambatan dan ketidakhadiran karyawan. Sistem promosi jabatan yang masih berdasarkan senioritas bukan berdasarkanTingkat disiplin kerja yang terlihat dari keterlambatan dan ketidakhadiran karyawan. Sistem promosi jabatan yang masih berdasarkan senioritas bukan berdasarkan
169169 Karya ini menggambarkan eksistensi seniman sebagai umat Islam dan seniman Muslim, dengan metafora sebagai idiom untuk mengkomunikasikan medium yang dipilih.Karya ini menggambarkan eksistensi seniman sebagai umat Islam dan seniman Muslim, dengan metafora sebagai idiom untuk mengkomunikasikan medium yang dipilih.
Useful /
ASDKVIASDKVI Metode kualitatif digunakan, dengan mengumpulkan data terkini mengenai bangunan terpilih. Simulasi bangunan menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD)Metode kualitatif digunakan, dengan mengumpulkan data terkini mengenai bangunan terpilih. Simulasi bangunan menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD)
ASDKVIASDKVI Penggunaan tema arsitektur neo-vernacular dalam fasilitas seni dan budaya ini tercermin dalam bentuk atap dan ornamen khas Melayu, yang bertujuan untukPenggunaan tema arsitektur neo-vernacular dalam fasilitas seni dan budaya ini tercermin dalam bentuk atap dan ornamen khas Melayu, yang bertujuan untuk
UNUBLITARUNUBLITAR Hasil penelitian menunjukkan bahwa islamic psychotherapy dapat meningkatkan mental health seseorang dan salah satu cara yang paling efektif. Melalui aspekHasil penelitian menunjukkan bahwa islamic psychotherapy dapat meningkatkan mental health seseorang dan salah satu cara yang paling efektif. Melalui aspek
169169 Eksistensinya sebagai ikon daerah menunjukkan identitas masyarakat untuk kepedulian dan selera mereka terhadap seni. Perubahan kesenian Genye terjadi karenaEksistensinya sebagai ikon daerah menunjukkan identitas masyarakat untuk kepedulian dan selera mereka terhadap seni. Perubahan kesenian Genye terjadi karena