BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL

International Journal of Social ScienceInternational Journal of Social Science

Banda nutmeg sparked conflict, until negotiations culminated in the signing of three peace treaties known as the Treaty of Breda, one of which concerned the exchange of Run Island and Manhattan. Seeing Banda nutmeg as a subject that can be read as a source of inspiration with an interdisciplinary basis for art fashion, the author chose illustrations with the phenomenon of `Cinderella` art as the background, as a medium for expressing the work. The method used is the elaboration of frangipani and three aesthetic approaches by referring to the theoretical foundations of creativity, product semantics, and phenomenological aesthetics. The results of the research synthesis of creation in the form of novelty conceptual illustration works based on art fashion in the collection of works Bala Pala Indonesia, seven works in textile media with interdisciplinary creative processing techniques. The formulation of the stages of the creative process in question consists of: 1) Determination of the subject of creation; 2) Research consisting of a review of literature and sources of works with similar ideas that have existed previously and experimental research on the subject of creation as well as; 3) Exploration of forms, mediums, and creative techniques based on research results; 4) sample creation; 5) embodiment of the work; 6) presentation of the work. These process stages are flexible and can be adjusted to the needs of users.

Secara umum, karya-karya dalam koleksi “Bala Pala Indonesia dipahami sebagai pasukan atau prajurit, yang melambangkan buah-buahan surga, yang menjadi tonggak kemajuan peradaban Indonesia melalui daya pikat aroma khasnya.Berdasarkan makna dan konsep penciptaan tersebut, dilakukan pengembangan untuk membangun narasi kontra dan makna spesifik untuk setiap karya dalam koleksi “Bala Pala Indonesia.Di luar nilai fungsionalnya berdasarkan disiplin ilmu desain fesyen, koleksi “Bala Pala Indonesia juga memiliki nilai estetika yang sejalan dengan prinsip-prinsip dasar seni rupa.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada eksplorasi lebih lanjut mengenai teknik pewarnaan alami pada tekstil, khususnya dalam menghasilkan warna-warna yang unik dan tahan lama. Eksplorasi ini dapat melibatkan kombinasi berbagai bahan alami dan metode pengolahan yang berbeda untuk menghasilkan palet warna yang lebih beragam dan ramah lingkungan. Kedua, penelitian dapat mengkaji lebih dalam mengenai bagaimana nilai-nilai budaya lokal, seperti motif batik dan teknik tenun tradisional, dapat diintegrasikan ke dalam desain ilustrasi konseptual berbasis art fashion. Hal ini dapat dilakukan dengan menganalisis makna simbolis dari berbagai motif dan teknik tersebut, serta mengaplikasikannya ke dalam karya seni yang relevan dengan isu-isu kontemporer. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi digital dalam proses penciptaan ilustrasi konseptual berbasis art fashion. Penggunaan perangkat lunak desain grafis dan teknik rendering 3D dapat memungkinkan pencipta untuk menghasilkan karya seni yang lebih kompleks dan dinamis, serta memperluas jangkauan ekspresi artistik. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat menghasilkan karya seni yang tidak hanya memiliki nilai estetika yang tinggi, tetapi juga mampu merepresentasikan identitas budaya Indonesia secara autentik dan inovatif.

  1. BALA PALA INDONESIA: CREATIVE PROCESS OF CONCEPTUAL ILLUSTRATION BASED ART FASHION | International Journal... doi.org/10.53625/ijss.v5i4.11868BALA PALA INDONESIA CREATIVE PROCESS OF CONCEPTUAL ILLUSTRATION BASED ART FASHION International Journal doi 10 53625 ijss v5i4 11868
Read online
File size804.53 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test